Kolaborasi Pusat dan Daerah, Rusunami Siap Jadi Hunian Masyarakat

- Reporter

Senin, 16 Februari 2026 - 00:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, // PropamNewstv.id – Pemerintah pusat dan pemerintah daerah mempercepat program penyediaan hunian layak bagi masyarakat melalui pembangunan Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) di Kota Bandung. Program ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan rumah terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kota Bandung dalam membangun kolaborasi lintas pemerintahan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, hingga pemerintah kota menjadi kunci percepatan pembangunan perumahan rakyat.

Ia menegaskan bahwa pembangunan rusunami memang tidak lepas dari berbagai tantangan di lapangan. Namun dengan integritas, tata kelola yang baik, serta kerja sama seluruh pihak, program tersebut diyakini dapat berjalan optimal dan tepat sasaran bagi masyarakat.

Rencana pembangunan rusunami tidak hanya difokuskan pada satu lokasi. Pemerintah menyiapkan beberapa kawasan potensial, termasuk wilayah Bandung Timur, guna memperluas akses hunian layak bagi warga.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, berharap Kota Bandung dapat memperoleh alokasi sekitar 1.000 unit rumah subsidi melalui program tersebut. Skema yang dirancang berbasis kepemilikan, bukan relokasi warga, sehingga masyarakat memiliki kesempatan memiliki hunian sendiri melalui sistem cicilan terjangkau.

Pembiayaan hunian direncanakan didukung skema subsidi Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera), agar masyarakat mampu mencicil rumah dengan biaya ringan. Pemerintah Kota Bandung juga mengusulkan tenaga pendidik, khususnya guru, menjadi salah satu kelompok prioritas penerima manfaat.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyatakan siap mendukung penuh program ini. Pengembangan hunian vertikal dinilai menjadi solusi strategis untuk menekan alih fungsi lahan sekaligus menjawab kebutuhan perumahan di wilayah perkotaan.

Program rusunami diharapkan menjadi model pembangunan hunian perkotaan yang dapat direplikasi di daerah lain di Jawa Barat maupun Indonesia.

Sumber:Diskominfo kota bandung

(Red-AZ)

Berita Terkait

IKB Banjaran Jalin Silaturahmi dengan MABAL Persib, Perkuat Kolaborasi Kreatif dan Komunitas
Polres Tabalong Gelar Arus Balik Gratis dan Valet and Ride, Mudik Aman dan Nyaman
Perubahan Misterius Susunan Redaksi, Propam News TV Akan Tempuh Jalur Hukum
𝗗𝘂𝗲𝗹 𝗦𝗲𝗻𝗴𝗶𝘁 𝗱𝗶 𝗞𝗲𝗯𝘂𝗻, 𝗞𝗮𝗽𝗼𝗹𝘀𝗲𝗸 𝗕𝗲𝗻𝗮𝗶 𝗧𝗮𝗸𝗹𝘂𝗸𝗸𝗮𝗻 𝗔𝘆𝗮𝗵 𝗧𝗶𝗿𝗶 𝗣𝗲𝗹𝗮𝗸𝘂 𝗣𝗲𝗺𝗲𝗿𝗸𝗼𝘀𝗮𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗻𝗴𝗴𝘂𝗻𝗮 𝗦𝗮𝗯𝘂.
Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak ke Pasar Kuripan Menjekang Ramadhan, Temukan Sejumlah Komoditas Dijual di Atas Harga Acuan
Kapolsek Banjarmasin Tengah Terima Kunjungan Silaturahmi Apri Wilianto
Polres Demak Amankan Tiga Remaja Pelaku Pembacokan Saat Tawuran
𝗥𝗮𝘁𝘂𝘀𝗮𝗻 𝗥𝗮𝗸𝗶𝘁 𝗣𝗘𝗧𝗜 𝗞𝗲𝗽𝘂𝗻𝗴 𝗞𝘂𝗮𝗻𝘁𝗮𝗻 𝗛𝗶𝗹𝗶𝗿 𝗦𝗲𝗯𝗲𝗿𝗮𝗻𝗴, 𝗜𝗻𝗶𝘀𝗶𝗮𝗹 ‘𝗔’ 𝗱𝗮𝗻 ‘𝗥’ 𝗗𝗶𝗱𝘂𝗴𝗮 𝗝𝗮𝗱𝗶 𝗞𝗼𝗼𝗿𝗱𝗶𝗻𝗮𝘁𝗼𝗿 𝗦𝗲𝘁𝗼𝗿𝗮𝗻.

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 07:44

Musrenbang 2027, Bupati Sintang Minta Pemprov Kalbar Terus Bangun Ruas Jalan Provinsi dan Lanjutkan PLBN Sei Kelik

Kamis, 9 April 2026 - 07:37

Curiga Perselingkuhan, Cekcok Pasutri Berakhir Dengan Psoblem Solving Di Tanta

Kamis, 9 April 2026 - 06:09

Polsek Panggarangan Polres Lebak Melaksanakan Panen Raya Jagung Hibrida 2026

Kamis, 9 April 2026 - 05:57

ATR/BPN Raih Penghargaan BPK RI atas Capaian Tindak Lanjut Rekomendasi Pemeriksaan

Kamis, 9 April 2026 - 05:54

Polisi Mediasi Warga yang Resahkan Pedagang Pasar Kelua

Kamis, 9 April 2026 - 04:40

Pemkab Sintang Gelar Perpisahan Ketua PN dan Pisah Sambut Dandim Sintang

Kamis, 9 April 2026 - 04:16

Update Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Kampus

Kamis, 9 April 2026 - 04:14

Sidang PT Sawerigading di PN Jayapura: Jaksa Tuntut 4 Tahun Penjara, Status Alat Berat Picu Kontroversi

Berita Terbaru

Uncategorized

Polisi Mediasi Warga yang Resahkan Pedagang Pasar Kelua

Kamis, 9 Apr 2026 - 05:54

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x