Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak ke Pasar Kuripan Menjekang Ramadhan, Temukan Sejumlah Komoditas Dijual di Atas Harga Acuan

- Reporter

Senin, 16 Maret 2026 - 04:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Satuan Tugas, // PropamNewstv.id –  (Satgas) Pangan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Kuripan, Banjarmasin, pada Senin (16/3/2026) pagi. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau langsung harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang bulan suci Ramadhan serta memastikan tidak ada permainan harga yang merugikan masyarakat.

Sidak yang digelar sejak pukul 09.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kompol Suryanthi, S.H., didampingi oleh AKP Suparli, S.H., M.H., serta sejumlah personel lainnya, yaitu Aiptu Taufan Eriwibowo, S.H., Bripka Rizal G, S.H., M.M., Bripka Fathi, S.H., dan Brigadir Andreanus Manalu, S.H. Tim menyusuri los-los pasar dan berinteraksi langsung dengan para pedagang untuk menanyakan harga jual serta mengecek stok di lapangan.

Kompol Suryanthi menyampaikan bahwa secara umum stok bahan pokok di Pasar Kuripan terpantau aman. Namun, dari hasil pengecekan di lapangan, tim menemukan beberapa komoditas yang masih dijual di atas Harga Acuan/Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

“Kita menemukan harga beras premium di salah satu pedagang di kisaran Rp.15.400 hingga Rp.16.000 per kilogram. Angka ini berada di atas HET sesuai Perbadan 5 Tahun 2024 yang menetapkan HET Beras Premium di angka Rp.15.400 per kilogram. Meskipun harganya tinggi, stok beras premium di lapangan terpantau aman,” ujar Kompol Suryanthi di lokasi.

Selain beras, tim juga menyoroti harga cabai rawit merah yang melonjak tinggi. Salah satu Pedagang menjual cabai rawit merah seharga Rp.90.000 per kilogram. Angka ini melesat jauh di atas acuan Harga Acuan Pembelian (HAP) yang tertuang dalam Perbadan 12 Tahun 2024, yaitu di kisaran Rp.40.000 hingga Rp.57.000 per kilogram. Untuk cabai keriting, pedagang yang sama menjual di angka Rp.50.000 per kilogram yang masih berada dalam rentang HAP.

Komoditas daging sapi juga mencatatkan harga di atas acuan. Pedagang atas nama Bu Turiah menjual daging sapi seharga Rp.160.000 per kilogram, sementara acuan HAP dalam Perbadan 12 Tahun 2024 untuk daging sapi berada di rentang Rp.80.000 hingga Rp.140.000 per kilogram. “Stok daging sapi terpantau aman, namun harganya perlu kami catat dan akan kami koordinasikan lebih lanjut dengan instansi terkait,” tambah Kompol Suryanthi.

Sementara itu, untuk sejumlah komoditas lain seperti telur ayam ras, daging ayam ras, bawang merah, bawang putih, gula pasir, dan minyak goreng rakyat (Minyakita), harga yang ditemukan di lapangan masih sesuai dengan HET atau HAP yang ditetapkan. Stok untuk komoditas-komoditas tersebut juga dilaporkan dalam kondisi aman.

Kompol Suryanthi menegaskan bahwa temuan harga di atas acuan ini akan menjadi atensi pihaknya. “Kami akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan Dinas Perdagangan dan instansi vertikal seperti Bapanas. Kami imbau kepada pedagang untuk menjual sesuai ketentuan agar daya beli masyarakat tetap terjaga. Jika ditemukan indikasi penimbunan atau permainan harga yang meresahkan, kami tidak akan segan untuk menindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Kegiatan sidak ini merupakan bagian dari upaya preventif Satgas Pangan Polda Kalsel dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan pangan di wilayah Kalimantan Selatan, khususnya menjelang hari-hari besar keagamaan.

Berita Terkait

Ungkap Sejumlah Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, Ditres PPA dan PPO Polda Jateng Siapkan Hotline Pengaduan Masyarakat
Kodim 0724/Boyolali Gelar Bakti Kesehatan Gratis, Wujud Nyata Kepedulian TNI terhadap Kesehatan Masyarakat
KLARIFIKASI seluruh ketua rw desa Pada mukti kecamatan Solokan jeruk tidak ada pungutan pungli, dana yang d impun murni suka rela ( infak). 
KLARIFIKASI seluruh ketua rw desa Pada mukti kecamatan Solokan jeruk tidak ada pungutan pungli, dana yang d impun murni suka rela ( infak). 
Wisuda Sekolah Lansia Alam Aisyiyah “Husnul Khatimah” Banua Anyar Banjarmasin, Usia Lansia Tetap Semangat Menimba Ilmu 
Pelindo Tanam 2.500 Pohon di Banjarmasin, Wujudkan Komitmen Pelestarian Lingkungan Berkelanjutan
Kodim 1002/HST percepat pembangunan infrastruktur, dua jembatan Garuda masuk tahap konstruksi abutment
Warga Resah Melihat Mobil Parkir di Separuh Jalan Kampung, Bhabinkamtibmas Polsek Entikong Gerak Cepat Atasi Keluhan

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:00

Ungkap Sejumlah Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, Ditres PPA dan PPO Polda Jateng Siapkan Hotline Pengaduan Masyarakat

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:55

Kodim 0724/Boyolali Gelar Bakti Kesehatan Gratis, Wujud Nyata Kepedulian TNI terhadap Kesehatan Masyarakat

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:51

KLARIFIKASI seluruh ketua rw desa Pada mukti kecamatan Solokan jeruk tidak ada pungutan pungli, dana yang d impun murni suka rela ( infak). 

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:46

KLARIFIKASI seluruh ketua rw desa Pada mukti kecamatan Solokan jeruk tidak ada pungutan pungli, dana yang d impun murni suka rela ( infak). 

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:18

Wisuda Sekolah Lansia Alam Aisyiyah “Husnul Khatimah” Banua Anyar Banjarmasin, Usia Lansia Tetap Semangat Menimba Ilmu 

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:34

Kodim 1002/HST percepat pembangunan infrastruktur, dua jembatan Garuda masuk tahap konstruksi abutment

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:27

Warga Resah Melihat Mobil Parkir di Separuh Jalan Kampung, Bhabinkamtibmas Polsek Entikong Gerak Cepat Atasi Keluhan

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:13

*Polisi Tangani Lakalantas Dua Sepeda Motor di Nanga Mahap, Satu Korban Meninggal Dunia*

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x