Usai Direvitalisasi, Bupati Bandung Resmikan SDN Sapan 1, SDN Sapan 2 dan SDN Cipamokolan 4

- Reporter

Selasa, 30 Desember 2025 - 09:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bandung //propamnewstv.id — Bupati Bandung Dadang Supriatna meresmikan bangunan baru SDN Sapan 1, SDN Sapan 2, dan SDN Cipamokolan 4 yang dipusatkan di lingkungan SDN Sapan 1, Jalan Raya Sapan No.79, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Senin (29/12/2025).

Peresmian tersebut menandai selesainya program revitalisasi tiga sekolah dasar negeri yang merupakan hasil kolaborasi antara program revitalisasi Presiden Republik Indonesia dengan Pemerintah Kabupaten Bandung.

Usai peresmian, Bupati Bandung yang akrab disapa Kang DS menyaksikan pelaksanaan “Deklarasi Moral Kepala Sekolah Menuju Indonesia Emas 2045” yang dirangkaikan dengan kegiatan Evaluasi Proses Pembelajaran Tiga Muatan Lokal di wilayah Kabupaten Bandung. Para kepala sekolah secara serentak menandatangani deklarasi sebagai bentuk komitmen dalam penyelenggaraan pendidikan yang bermutu dan berkarakter.

Dalam keterangannya, Kang DS menyampaikan bahwa kolaborasi program revitalisasi tersebut memberikan perubahan signifikan terhadap kondisi sekolah.

“Setelah kita kolaborasikan, hasilnya sangat terlihat dan jauh berbeda dibandingkan kondisi sebelumnya,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, sebelum direvitalisasi, ketiga sekolah tersebut memiliki keterbatasan sarana, mulai dari ruang kelas yang tidak layak, tidak tersedianya lapangan upacara dan area bermain siswa, hingga fasilitas toilet yang kurang memadai.

“Alhamdulillah, saat ini seluruh bangunan, termasuk toilet, sudah direvitalisasi dan disesuaikan dengan kebutuhan siswa,” katanya.

Kang DS juga menegaskan bahwa standar penyediaan toilet sekolah harus disesuaikan dengan jumlah siswa, yakni satu toilet untuk 50 siswa, serta dipisahkan antara toilet laki-laki dan perempuan.

“Kebijakan ini akan kami tertibkan secara bertahap di seluruh sekolah di Kabupaten Bandung,” tegasnya.

Terkait perencanaan anggaran, Bupati Bandung menyampaikan bahwa revitalisasi sarana prasarana pendidikan sempat terdampak pengurangan Transfer ke Daerah (TKD). Dari rencana anggaran Rp 400 miliar pada tahun 2026, anggaran yang tersedia saat ini menjadi Rp 100 miliar.

Meski demikian, ia menegaskan tetap berupaya mencari sumber pendanaan lain, termasuk melalui program revitalisasi dari pemerintah pusat.

“Target kami, dalam lima tahun ke depan, seluruh sekolah dasar di Kabupaten Bandung dapat direvitalisasi secara bertahap,” ujarnya.

Kang DS juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia atas dukungan program revitalisasi sekolah melalui APBN, yang dinilai sangat membantu peningkatan kualitas pendidikan di daerah.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bandung turut memberikan pesan kepada para kepala sekolah yang tergabung dalam Gugus 8 Kabupaten Bandung (Kecamatan Bojongsoang, Ciparay, Pacet, dan Kertasari) agar deklarasi moral yang telah diikrarkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam keseharian di sekolah.

Sebagai bentuk apresiasi, Kang DS menyampaikan rencana pemberian penghargaan bagi kepala sekolah berprestasi.

“Mulai tahun 2026, kepala sekolah yang masuk peringkat tiga besar akan kami berangkatkan umrah, dengan sejumlah indikator penilaian, termasuk kedisiplinan, keteladanan, dan pembentukan karakter siswa,” tuturnya.

Menurutnya, pendidikan dasar merupakan fondasi utama pembentukan karakter, sehingga harus dikawal secara serius dan berkelanjutan.

Isi Pokok “Deklarasi Moral Kepala Sekolah Menuju Indonesia Emas 2045”

Deklarasi tersebut memuat lima komitmen utama, di antaranya:

1. Menjunjung tinggi nilai Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, serta etika kepemimpinan.

2. Menjamin hak peserta didik atas pendidikan yang aman, inklusif, dan bermutu.

3. Memimpin pembelajaran dan meningkatkan profesionalisme pendidik.

4. Mengelola sekolah secara transparan, akuntabel, dan patuh regulasi.

5. Membangun kolaborasi pendidikan yang berkelanjutan dengan seluruh pemangku kepentingan.

Deklarasi ini menjadi komitmen moral bersama dalam mewujudkan Kabupaten Bandung yang Edukatif, Maju, dan Berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

Byline:Aziz Naga

Editor: PropamnewsTV

Berita Terkait

Polres Tabalong Gelar Arus Balik Gratis dan Valet and Ride, Mudik Aman dan Nyaman
Perubahan Misterius Susunan Redaksi, Propam News TV Akan Tempuh Jalur Hukum
𝗗𝘂𝗲𝗹 𝗦𝗲𝗻𝗴𝗶𝘁 𝗱𝗶 𝗞𝗲𝗯𝘂𝗻, 𝗞𝗮𝗽𝗼𝗹𝘀𝗲𝗸 𝗕𝗲𝗻𝗮𝗶 𝗧𝗮𝗸𝗹𝘂𝗸𝗸𝗮𝗻 𝗔𝘆𝗮𝗵 𝗧𝗶𝗿𝗶 𝗣𝗲𝗹𝗮𝗸𝘂 𝗣𝗲𝗺𝗲𝗿𝗸𝗼𝘀𝗮𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗻𝗴𝗴𝘂𝗻𝗮 𝗦𝗮𝗯𝘂.
Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak ke Pasar Kuripan Menjekang Ramadhan, Temukan Sejumlah Komoditas Dijual di Atas Harga Acuan
Kapolsek Banjarmasin Tengah Terima Kunjungan Silaturahmi Apri Wilianto
Polres Demak Amankan Tiga Remaja Pelaku Pembacokan Saat Tawuran
𝗥𝗮𝘁𝘂𝘀𝗮𝗻 𝗥𝗮𝗸𝗶𝘁 𝗣𝗘𝗧𝗜 𝗞𝗲𝗽𝘂𝗻𝗴 𝗞𝘂𝗮𝗻𝘁𝗮𝗻 𝗛𝗶𝗹𝗶𝗿 𝗦𝗲𝗯𝗲𝗿𝗮𝗻𝗴, 𝗜𝗻𝗶𝘀𝗶𝗮𝗹 ‘𝗔’ 𝗱𝗮𝗻 ‘𝗥’ 𝗗𝗶𝗱𝘂𝗴𝗮 𝗝𝗮𝗱𝗶 𝗞𝗼𝗼𝗿𝗱𝗶𝗻𝗮𝘁𝗼𝗿 𝗦𝗲𝘁𝗼𝗿𝗮𝗻.
Pelantikan Pengurus BEM UNUKASE Periode 2025/2026

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 07:38

Gempar! Video Narapidana di Jambi Gunakan Narkotika di Kamar Hunian

Sabtu, 28 Maret 2026 - 07:10

Bupati Garut Dorong Penguatan Ekosistem Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

Sabtu, 28 Maret 2026 - 07:02

Perkuat Sinergi Ulama–Umara, Bupati Kuningan Hadiri Halal Bihalal KOMIT di Maleber

Sabtu, 28 Maret 2026 - 00:22

Kuasa Hukum William Ciam Klarifikasi Tuduhan di Media Sosial, Tegaskan Bukan Kasus Penipuan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 00:19

Klarifikasi Direktur RSUD Teluk Kuantan: Tuduhan Tunggakan Jaspel Rp7 Miliar Tidak Berdasar

Jumat, 27 Maret 2026 - 23:48

Habiskan Sisa Libur Lebaran di Kota Bandung, Tempat Ngopi Ini Bisa Anda Jajal

Jumat, 27 Maret 2026 - 22:21

Sekda Provinsi Banten Dampingi Menteri LH Bersih-bersih di Royal Baroe

Jumat, 27 Maret 2026 - 22:18

Andra Soni Percepat Rencana Pembangunan Pengelolaan Sampah Jadi Energi di Banten

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x