Operasi Keselamatan 2026 Berhasil Tekan Kecelakaan, Kakorlantas: Fatalitas Turun 51 Persen

- Reporter

Selasa, 17 Februari 2026 - 09:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, // PropamNewstv – Korlantas Polri mencatat hasil positif pada pelaksanaan Operasi Keselamatan 2026 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi tersebut dinilai berhasil menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus menurunkan fatalitas korban meninggal dunia secara signifikan di seluruh Indonesia, Senin (16/2/2026).

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengungkapkan, angka korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas turun hingga 51,06 persen dibandingkan periode sebelum operasi. Penurunan ini menjadi indikator utama keberhasilan pelaksanaan operasi yang melibatkan sinergi berbagai pemangku kepentingan di lapangan.

“Alhamdulillah, secara umum Operasi Keselamatan 2026 berhasil, berkolaborasi dengan seluruh stakeholder di lapangan. Parameter paling membahagiakan adalah jumlah korban meninggal dunia turun drastis sebesar 51,06 persen jika dibandingkan periode sebelum operasi,” ujar Irjen Pol Agus di Jakarta.

Selain fatalitas, jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas juga mengalami penurunan sebesar 34,96 persen atau berkurang sebanyak 2.098 kejadian. Penurunan turut terjadi pada korban luka berat sebesar 23,04 persen serta luka ringan sebesar 33,17 persen.

Menurut Irjen Pol Agus, capaian tersebut tidak terlepas dari masifnya kegiatan preemtif dan preventif melalui program “Polantas Menyapa dan Melayani”. Selama operasi berlangsung, tercatat lebih dari 14,8 juta kegiatan edukasi dilakukan personel di lapangan sebagai upaya membangun kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Ia menegaskan pendekatan humanis menjadi kunci dalam meningkatkan kepatuhan pengguna jalan. Edukasi dilakukan tanpa pendekatan represif sehingga masyarakat tertib berlalu lintas karena kesadaran akan pentingnya keselamatan.

“Semangat melayani yang humanis telah menjadi urat nadi anggota di lapangan. Kita mengedepankan edukasi tanpa jarak kekuasaan. Masyarakat tertib bukan karena takut, tapi karena sadar akan keselamatan. Inilah yang kita sebut mewujudkan jalan raya sebagai ruang peradaban,” tambahnya.

Jelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, Korlantas Polri juga memperkuat pengawasan terhadap kelaikan angkutan umum. Melalui pemeriksaan di seluruh Polda, sebanyak 3.618 kendaraan telah dicek dan 93 persen di antaranya dinyatakan laik jalan.

Namun demikian, sebanyak 248 kendaraan atau sekitar 7 persen dinyatakan tidak laik jalan. Pelanggaran yang ditemukan didominasi ketiadaan alat pemadam api ringan (APAR), pemecah kaca yang tidak tersedia, hingga penggunaan ban gundul.

“Kita pastikan angkutan umum yang beroperasi adalah angkutan berkeselamatan. Jumlah pemudik tahun ini diprediksi mencapai 143,91 juta orang, sehingga memastikan kendaraan laik jalan menjadi prioritas demi melindungi nyawa pemudik,” kata Irjen Pol Agus.

Di sisi lain, penegakan hukum berbasis teknologi melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan ETLE Drone Patrol Presisi mengalami peningkatan sebesar 25,96 persen. Penggunaan teknologi dinilai mampu menghadirkan penindakan yang objektif dan transparan sekaligus mendukung pendekatan humanis.

Hasil Operasi Keselamatan 2026 ini, lanjut Agus, menjadi fondasi penting dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang aman menjelang Operasi Ketupat 2026. Korlantas Polri memastikan kolaborasi bersama seluruh stakeholder terus diperkuat guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

“Keberhasilan ini menjadi modal penting untuk menyongsong mudik Lebaran yang aman dan kondusif. Kami ingin masyarakat merasakan Polantas sebagai sahabat dalam setiap perjalanan,” ujar Kakorlantas.

Berita Terkait

Polres Tabalong Gelar Arus Balik Gratis dan Valet and Ride, Mudik Aman dan Nyaman
Perubahan Misterius Susunan Redaksi, Propam News TV Akan Tempuh Jalur Hukum
𝗗𝘂𝗲𝗹 𝗦𝗲𝗻𝗴𝗶𝘁 𝗱𝗶 𝗞𝗲𝗯𝘂𝗻, 𝗞𝗮𝗽𝗼𝗹𝘀𝗲𝗸 𝗕𝗲𝗻𝗮𝗶 𝗧𝗮𝗸𝗹𝘂𝗸𝗸𝗮𝗻 𝗔𝘆𝗮𝗵 𝗧𝗶𝗿𝗶 𝗣𝗲𝗹𝗮𝗸𝘂 𝗣𝗲𝗺𝗲𝗿𝗸𝗼𝘀𝗮𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗻𝗴𝗴𝘂𝗻𝗮 𝗦𝗮𝗯𝘂.
Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak ke Pasar Kuripan Menjekang Ramadhan, Temukan Sejumlah Komoditas Dijual di Atas Harga Acuan
Kapolsek Banjarmasin Tengah Terima Kunjungan Silaturahmi Apri Wilianto
Polres Demak Amankan Tiga Remaja Pelaku Pembacokan Saat Tawuran
𝗥𝗮𝘁𝘂𝘀𝗮𝗻 𝗥𝗮𝗸𝗶𝘁 𝗣𝗘𝗧𝗜 𝗞𝗲𝗽𝘂𝗻𝗴 𝗞𝘂𝗮𝗻𝘁𝗮𝗻 𝗛𝗶𝗹𝗶𝗿 𝗦𝗲𝗯𝗲𝗿𝗮𝗻𝗴, 𝗜𝗻𝗶𝘀𝗶𝗮𝗹 ‘𝗔’ 𝗱𝗮𝗻 ‘𝗥’ 𝗗𝗶𝗱𝘂𝗴𝗮 𝗝𝗮𝗱𝗶 𝗞𝗼𝗼𝗿𝗱𝗶𝗻𝗮𝘁𝗼𝗿 𝗦𝗲𝘁𝗼𝗿𝗮𝗻.
Pelantikan Pengurus BEM UNUKASE Periode 2025/2026

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 22:19

Kementerian ATR/BPN Perkuat Layanan Pertanahan Melalui Webinar di Mal Pelayanan Publik

Sabtu, 4 April 2026 - 22:12

Satresnarkoba Polres Tabalong Ungkap Kasus Peredaran Narkotika di Kelua

Sabtu, 4 April 2026 - 22:08

Perkuat Sinergi dan Program Kerja, BPPKB DPAC Cikupa Gelar Rapat Konsolidasi Perdana

Sabtu, 4 April 2026 - 13:26

Kapolres Demak Tutup Turnamen Mobile Legends, Ratusan Pelajar Ikuti Kapolres Cup 2026

Sabtu, 4 April 2026 - 12:38

Siap Terlihat dan Bermanfaat, Personel Samapta Polri Pastikan Keamanan Pengadegan Lewat Patroli Humanis

Sabtu, 4 April 2026 - 11:31

Polda Banten Ungkap Kronologi Kecelakaan Kerja di PT Harindra

Sabtu, 4 April 2026 - 10:44

Advokat Horas Sianturi Ajukan RDP ke DPR RI, Ungkap Dugaan Kriminalisasi – Perdamaian Sah Jadi Fakta Kunci

Sabtu, 4 April 2026 - 10:38

Halalbihalal APPSI Jabar di Cirebon, Pedagang Pasar Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x