Kematian Ratusan Ikan Dewa, Pemda Kuningan Bakal Evaluasi Pengelola

- Reporter

Rabu, 11 Februari 2026 - 02:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUNINGAN, // PropamNewstv.id – Kematian massal Ikan Dewa (Kancra Bodas) di objek wisata Balong Girang, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menjadi sorotan serius. Hingga laporan terbaru, jumlah ikan keramat yang mati dilaporkan telah menembus angka lebih dari 800 ekor.

Peristiwa ini tercatat sebagai salah satu kejadian terburuk yang menimpa ikon wisata sekaligus simbol budaya Kabupaten Kuningan. Selain merusak ekosistem perairan Balong Girang, tragedi tersebut juga menimbulkan pertanyaan besar terhadap tata kelola aset wisata daerah.

Pemerintah Kabupaten Kuningan memastikan akan melakukan evaluasi terhadap Perumda Aneka Usaha (PDAU) selaku pengelola kawasan wisata Balong Girang.

Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa kematian ratusan Ikan Dewa tidak disebabkan oleh satu faktor tunggal, melainkan akibat akumulasi persoalan lingkungan dan lemahnya pengelolaan.

“Laporan yang masuk pagi ini hampir mencapai 800 ekor ikan yang mati. Ini tentu menjadi keprihatinan kita bersama,” ujar Dian, Selasa (10/2/2026).

Hasil investigasi tim ahli dan dokter hewan melalui biopsi dan nekropsi mengungkap sejumlah temuan krusial. Sebagian besar ikan yang mati mengalami kondisi perut kosong atau kelaparan. Selain itu, ditemukan cacing, tingkat keasaman air yang tinggi, serta serangan jamur.

“Saat dilakukan pemeriksaan, di lambung ikan memang tidak ditemukan makanan,” ungkapnya.

Bupati juga mengungkap dugaan masuknya penyakit dari ikan luar yang tidak melalui proses sterilisasi. Ikan jenis nilem yang sebelumnya didatangkan untuk kebutuhan terapi ikan diduga menjadi media pembawa patogen yang kemudian menular ke populasi Ikan Dewa asli.

“Bisa saja dari ikan-ikan yang didatangkan, seperti nilem untuk terapi ikan, yang tidak steril sehingga menularkan penyakit. Faktor suhu juga diduga ikut berpengaruh,” jelasnya.

Sebagai langkah penanganan darurat, Pemkab Kuningan melalui Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) telah melakukan pompanisasi untuk meningkatkan suplai oksigen, pengurasan air kolam, serta pembongkaran sejumlah infrastruktur yang dinilai bermasalah.

Dalam proses tersebut, ditemukan keberadaan sumur tua yang telah tertutup selama puluhan tahun. Sumur itu menjadi perangkap ikan saat kolam dikuras.

“Ada sumur yang sudah tertutup puluhan tahun kita bongkar. Ternyata ikan banyak terjepit di situ saat pengurasan. Sekarang aliran airnya sudah dibuka kembali,” kata Dian.

Pemerintah daerah menegaskan, kejadian ini harus menjadi momentum pembenahan menyeluruh. Evaluasi total terhadap manajemen PDAU akan dilakukan agar pengelolaan Balong Girang ke depan lebih profesional, bertanggung jawab, serta menjamin kelestarian aset wisata bernilai ekologis dan historis tinggi.

“Ini tidak boleh terulang. Pengelolaan Balong Girang harus dibenahi secara menyeluruh,” tegas Bupati.

(Aziz Naga )

Berita Terkait

Pihak orang tua korban pelaku sepakat berdamai, utamakan masa depan dan pemulihan psikologis anak.”
Warga soroti pembanguan kandang ayam petelur bantuan kementrian, melalui aspirasi anggota Dewan DPR RI tanpa papan anggaran . Di Desa marga asih kecamatan cicalengka.kab bandung.
SHOWROOM EVENT & TEST DRIVE GEBYAR XFORCE HYBRID SUPER DEAL SEPTEMBER
Diduga Curi 18 Plat Lining Grinding, Seorang Pria Warga Lano Diamankan Polisi Haruai
Polsek Muara Harus Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Dugaan Penipuan Berkedok Sumbangan di Tabalong
Kemarau Melanda, Air Bersih Mengalir: Polsek Haruai Gandeng PT Jhonlin Baratama Salurkan 15 Ribu Liter Air untuk Warga Kembang Kuning
Perkuat Sinergitas Direktur Media Propam News TV Gelar Audiensi dengan Kapolres Lhokseumawe
Bupati Aceh Utara Yang di Kenal Dengan Sapaan Ayah Wa Mengajak Warga Masyarakat Sukseskan HUT ke 800 Tahun Aceh Utara

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 22:56

Pihak orang tua korban pelaku sepakat berdamai, utamakan masa depan dan pemulihan psikologis anak.”

Senin, 28 September 2026 - 16:40

Warga soroti pembanguan kandang ayam petelur bantuan kementrian, melalui aspirasi anggota Dewan DPR RI tanpa papan anggaran . Di Desa marga asih kecamatan cicalengka.kab bandung.

Senin, 28 September 2026 - 14:54

SHOWROOM EVENT & TEST DRIVE GEBYAR XFORCE HYBRID SUPER DEAL SEPTEMBER

Senin, 28 September 2026 - 14:42

Diduga Curi 18 Plat Lining Grinding, Seorang Pria Warga Lano Diamankan Polisi Haruai

Senin, 28 September 2026 - 14:28

Polsek Muara Harus Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Dugaan Penipuan Berkedok Sumbangan di Tabalong

Senin, 28 September 2026 - 05:01

Perkuat Sinergitas Direktur Media Propam News TV Gelar Audiensi dengan Kapolres Lhokseumawe

Senin, 28 September 2026 - 03:16

Bupati Aceh Utara Yang di Kenal Dengan Sapaan Ayah Wa Mengajak Warga Masyarakat Sukseskan HUT ke 800 Tahun Aceh Utara

Minggu, 27 September 2026 - 15:12

GEMPAR! BANTUAN BERAS BULOG DIDUGA SALAH SASARAN: WARGA MISKIN & LANSIA DI LADANG PANJANG KESULITAN HIDUP!

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x