Dugaan Transaksi Penghapusan Berita Mencuat di Lebak, Usai Rp1 Juta Ditransfer Muncul Permintaan Dana Tambahan

- Reporter

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Gambar Ilustrasi

‎

BANTEN //propamnewstv.id/– Dugaan praktik permintaan dana yang dikaitkan dengan penghapusan pemberitaan kembali mencuat. Seorang pria berinisial W mengaku mempertanyakan profesionalisme seorang oknum wartawan setelah muncul permintaan dana tambahan usai kesepakatan penyelesaian pemberitaan terkait salah satu SPBU di Kabupaten Lebak, Banten.

‎

‎Menurut keterangan W, persoalan bermula ketika seorang oknum wartawan berinisial A yang mengaku berasal dari salah satu media online menghubunginya untuk membantu menjembatani komunikasi dengan pihak SPBU yang menjadi objek pemberitaan.

‎

‎Sebagai sesama insan lapangan, W mengaku mencoba memfasilitasi komunikasi antara kedua belah pihak guna mencari penyelesaian atas persoalan tersebut secara baik. Dalam proses komunikasi itu, kata W, sempat terjadi negosiasi mengenai sejumlah dana yang disebut berkaitan dengan penghapusan atau penurunan berita yang telah tayang.

‎

‎”Awalnya pihak yang bersangkutan meminta Rp1,5 juta. Namun pihak SPBU hanya sanggup memberikan Rp1 juta. Setelah dilakukan komunikasi, akhirnya disepakati nominal Rp1 juta,” ungkap IW.

‎

‎Dana tersebut, lanjutnya, kemudian ditransfer langsung oleh pihak yang berkepentingan kepada pihak yang membuat pemberitaan sesuai kesepakatan yang telah dibangun melalui komunikasi sebelumnya.

‎

‎Namun, setelah dana diterima, W mengaku terkejut karena muncul kembali permintaan tambahan sebesar Rp500 ribu dengan alasan untuk kebutuhan redaksi yang akan menghapus pemberitaan tersebut.

‎

‎”Kesepakatannya Rp1 juta untuk penghapusan berita. Setelah uang ditransfer, muncul lagi permintaan tambahan Rp500 ribu. Di situlah saya merasa ada yang tidak sesuai dengan kesepakatan awal,” ujar W.

‎

‎W menilai munculnya permintaan tambahan tersebut menimbulkan pertanyaan serius mengenai kejelasan mekanisme penyelesaian yang sebelumnya telah disepakati. Ia juga mengaku merasa tidak dihargai karena telah berupaya menjadi perantara komunikasi antara kedua belah pihak.

‎

‎Tak hanya itu, W mengaku telah mencoba menghubungi nomor kontak yang tercantum dalam box redaksi media yang bersangkutan guna meminta penjelasan. Namun menurutnya, respons yang diterima tidak memberikan kepastian dan dirinya justru diarahkan kembali kepada pihak yang sebelumnya berkomunikasi dengannya.

‎

‎Lebih lanjut, W menyebut pihak yang menerima dana tersebut sulit dihubungi setelah proses transfer dilakukan. Sejumlah panggilan telepon tidak direspons, sementara pesan yang dikirim melalui aplikasi WhatsApp juga disebut tidak mendapatkan balasan.

‎

‎”Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar. Saya berharap ada penjelasan terbuka dan transparan agar masyarakat mengetahui duduk persoalan yang sebenarnya,” katanya.

‎

‎Kasus ini memunculkan sorotan terhadap integritas dan profesionalisme praktik jurnalistik apabila benar terdapat permintaan dana yang dikaitkan dengan penghapusan atau penurunan suatu pemberitaan. Di sisi lain, sejumlah pihak menilai persoalan tersebut perlu diusut secara objektif untuk memastikan fakta yang sebenarnya serta menghindari terbentuknya opini yang tidak berdasarkan bukti.

‎

‎Hingga berita ini diterbitkan, pihak media maupun oknum wartawan yang disebut dalam keterangan tersebut belum memberikan klarifikasi resmi. Karena itu, seluruh informasi yang disampaikan masih berupa pengakuan sepihak dan memerlukan verifikasi lebih lanjut.

‎

‎Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini guna menjunjung tinggi prinsip keberimbangan, akurasi, dan profesionalisme jurnalistik sebagaimana diatur dalam Kode Etik Jurnalistik.

 

sumber : Iwan kejes

Tim//red

Berita Terkait

Perkuat kemitraan sinergitas,direktur propam news tv gelar audiensi dengan polres aceh utara
Polres Tabalong Bersama BPBD Salurkan Air Bersih kepada Warga Terdampak Kekeringan
Proses Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8 Terus Berjalan, 20 Jenazah Berhasil Teridentifikasi DVI Polda Kalsel
SINERGITAS FORKOPIMCAM HALONG BERSAMA PT JHONLIN BARATAMA DAN SELURUH ELEMEN SALURKAN AIR BERSIH BAGI WARGA TERDAMPAK KEKERINGAN
Catatan Konferensi Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan – KBB) KBB; Gerakan Rakyat Perwujudan Demokrasi
Bersama Partai Umat dan Rumah Zakat, Satlantas Polres Batola Aksi Kemanusiaan Bagi Masker di Depan Pos Simpang 4 Handil Bakti
Bantuan Warga Terdampak Kekeringan Polres Barito Kuala Bersama Forkopimda Distribusikan Air Bersih di atabunganen
Ungkap Penganiayaan Oknum Kades hingga Pembunuhan di Kabiyain, Kapolres Balangan : Pelaku Diamankan

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 12:12

Perkuat kemitraan sinergitas,direktur propam news tv gelar audiensi dengan polres aceh utara

Sabtu, 26 September 2026 - 15:32

Polres Tabalong Bersama BPBD Salurkan Air Bersih kepada Warga Terdampak Kekeringan

Sabtu, 26 September 2026 - 15:18

Proses Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8 Terus Berjalan, 20 Jenazah Berhasil Teridentifikasi DVI Polda Kalsel

Sabtu, 26 September 2026 - 14:30

SINERGITAS FORKOPIMCAM HALONG BERSAMA PT JHONLIN BARATAMA DAN SELURUH ELEMEN SALURKAN AIR BERSIH BAGI WARGA TERDAMPAK KEKERINGAN

Sabtu, 26 September 2026 - 14:06

Catatan Konferensi Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan – KBB) KBB; Gerakan Rakyat Perwujudan Demokrasi

Sabtu, 26 September 2026 - 13:57

Bantuan Warga Terdampak Kekeringan Polres Barito Kuala Bersama Forkopimda Distribusikan Air Bersih di atabunganen

Sabtu, 26 September 2026 - 13:46

Ungkap Penganiayaan Oknum Kades hingga Pembunuhan di Kabiyain, Kapolres Balangan : Pelaku Diamankan

Sabtu, 26 September 2026 - 13:36

Kepedulian Polres Hulu Sungai Memberi Bantuan Berupa Tandon Air Bersih Untuk Kebutuhan Masyarakat 

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x