Sintang, // PropamNewstv.id – Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny menghadiri pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) untuk Daerah Pemilihan (Dapil) 3 yang mencakup Kecamatan Kelam Permai, Sungai Tebelian dan Dedai di Aula SMK Negeri 1 Sintang pada Selasa, 10 Februari 2026.
Hadir pada musrenbang tersebut Kepala Bappeda, Camat Kelam Permai, Camat Sungai Tebelian, Camat Dedai, Forkopimcam, Kepala Desa, OPD Pemkab Sintang dan tamu undangan.
Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny menyampaikan Musrenbang tahun ini merupakan momentum penting untuk memastikan arah pembangunan Kabupaten Sintang berjalan selaras dengan visi dan misi RPJMD Kabupaten Sintang Tahun 2025-2029, yaitu: “Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Sintang yang Maju, Sejahtera, Berkualitas dan Berkelanjutan.”
“Dalam RPJMD, Pemerintah Kabupaten Sintang telah menetapkan tema pembangunan tahunan sebagai arah berkelanjutan hingga tahun 2029. Tema pembangunan kita untuk 2027 adalah pemerataan kualitas dan kuantitas infrastruktur guna meningkatkan daya saing daerah yang berkelanjutan. Tema ini sangat strategis dan sejalan dengan kebutuhan wilayah kita untuk menghadirkan konektivitas yang lebih baik, layanan dasar yang lebih merata, serta peningkatan daya dukung infrastruktur yang menjadi fondasi peningkatan kesejahteraan masyarakat” tegas Wakil Bupati Sintang
Wakil Bupati Sintang juga membeberkan keberhasilan di tahun 2025 yakni berhasil membangun jalan sepanjang 6,6 KM, membangun 113 unit jembatan membangun jalan permukiman sepanjang 55,81 KM, membangun sarana air bersih sebanyak 1.342 Sambungan Rumah, membangun sarana sanitasi yang dibangun sebanyak 400 unit, membangun dan rehab gedung sebanyak 41 unit, rehab dan membangun 236 unit sarana pendidikan, dan membangun sarana kesehatan sebanyak 124 unit.
“capaian tersebut tentu memberikan dampak positif, namun kita juga menyadari masih banyak kebutuhan di lapangan yang memerlukan penanganan berkelanjutan” terang Wakil Bupati Sintang
“terkait adanya pengurangan dana transfer keuangan ke daerah, membuat kita dalam menyusun perencanaan 2027 harus semakin terarah, kolektif, efektif dan prioritas. Untuk tahun perencanaan 2027, target capaian Indeks Infrastruktur Kabupaten Sintang ditetapkan pada angka: 56,26 persen dengan sasaran utama adalah meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur, terutama yang menunjang konektivitas antardesa, pelayanan dasar masyarakat, dan penguatan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi lokal” terang Wakil Bupati Sintang
“musrenbang bukan sekadar forum rutinitas, tetapi ruang untuk menyamakan persepsi terhadap prioritas pembangunan daerah, menyeleksi usulan yang paling berdampak dan paling dibutuhkan masyarakat, menjamin integrasi antara perencanaan desa, kecamatan, dan kabupaten, serta menghadirkan pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama pada sektor infrastruktur dasar, ekonomi rakyat, pendidikan, kesehatan, dan ketahanan lingkungan” tegas Wakil Bupati Sintang
“saya meminta seluruh pimpinan OPD, Camat, Kepala Desa, Tokoh Masyarakat dan adat untuk memberikan masukan, data, dan pemetaan kebutuhan yang akurat. Setiap usulan harus berbasis kebutuhan nyata, hasil musyawarah desa, dan selaras dengan prioritas daerah” pesan Wakil Bupati Sintang








