Takut Dimarahi Ortu, ABG di Bogor Ngaku Korban Begal Padahal Ikut Tawuran

- Reporter

Senin, 9 Februari 2026 - 03:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, // PropamNewstv.id – Sebuah unggahan di media sosial menyebutkan seorang remaja laki-laki menjadi korban begal di wilayah Kecamatan Ciseeng, Bogor, Jawa Barat. Ternyata remaja tersebut merupakan korban tawuran.

Peristiwa itu sendiri terjadi pada hari Minggu (8/2) dini hari. Pihak kepolisian mendapatkan informasi tersebut usai melakukan penyelidikan.

“Betul, sudah diklarifikasi sama keluarga,” kata Kapolsek Parung Kompol Maman Firmansyah, Senin (9/2/2026).

Dia menjelaskan alasan remaja tersebut berbohong menjadi korban begal. Menurutnya hal itu dilakukan karena takut dimarahi oleh orang tuanya.

“Betul, supaya tidak dimarah orang tua,” ungkapnya.

Dalam video yang dibagikannya, pihak keluarga melakukan klarifikasi. Perwakilan pihak keluarga mengakui bahwa remaja itu merupakan korban tawuran.

“Saya perwakilan keluarga korban ingin menginformasikan bahwa kejadian yang diberitakan di media sosial itu tidak benar, yang terjadi itu tawuran,” kata perwakilan keluarga.

Dia memastikan bahwa kejadian itu bukanlah begal. Pihak keluarga meminta maaf atas kegaduhan yang sempat ditimbulkan karena adanya kabar burung tersebut.

“Kejadian itu tidak terjadi begal, tapi tawuran. Saya mohon maaf atas perwakilan keluarga, yang diberitakan itu hoaks,” bebernya. (Red)

Berita Terkait

Terdakwa Ungkap Dugaan Intimidasi Senjata Api, Sidang PT Sawerigading di PN Jayapura Terhenti Akibat Kendala Bahasa
SABTU KTV dan Karaoke ‘Jalan H. Adam Malik Diduga Edarkan Ekstasi, Beroperasi Siang–Malam, Sikap Aparat Dipertanyakan, Ada Oknum di Balik Layar?
Jet Tempur Mendarat di Tol Mesuji, Uji Runway Darurat Perkuat Pertahanan Nasional
Wali Kota Maulana Buka Rakerda MUI Kota Jambi, Tegaskan Peran Strategis Ulama dalam Kehidupan Masyarakat
Polisi Tetapkan Tersangka Yang Diduga Miras Oplosan Tewaskan Sejumlah Orang Di Jepara
Seharusnya Pendidikan Anti Korupsi Jadi Muatan Lokal Wajib di SD dan SMP di Kabupaten Pandeglang
Aksi Bersih-Bersih di Pantai Kongsi Kolaborasi Pemerintah, Mahasiswa, dan Banser
“Awal Ramadan 2026 Diprediksi Tidak Seragam, BRIN Sebut Ada Dua Kemungkinan Tanggal”

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:32

Terdakwa Ungkap Dugaan Intimidasi Senjata Api, Sidang PT Sawerigading di PN Jayapura Terhenti Akibat Kendala Bahasa

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:18

SABTU KTV dan Karaoke ‘Jalan H. Adam Malik Diduga Edarkan Ekstasi, Beroperasi Siang–Malam, Sikap Aparat Dipertanyakan, Ada Oknum di Balik Layar?

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:34

Jet Tempur Mendarat di Tol Mesuji, Uji Runway Darurat Perkuat Pertahanan Nasional

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:25

Wali Kota Maulana Buka Rakerda MUI Kota Jambi, Tegaskan Peran Strategis Ulama dalam Kehidupan Masyarakat

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:21

Polisi Tetapkan Tersangka Yang Diduga Miras Oplosan Tewaskan Sejumlah Orang Di Jepara

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:32

Aksi Bersih-Bersih di Pantai Kongsi Kolaborasi Pemerintah, Mahasiswa, dan Banser

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:25

“Awal Ramadan 2026 Diprediksi Tidak Seragam, BRIN Sebut Ada Dua Kemungkinan Tanggal”

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:19

Grand Launching SPPG Yayasan Karsa Swadesi Merdesa, Siap Layani Ribuan Siswa di Ciparay

Berita Terbaru