“Siapakah Renee Nicole Good, perempuan yang dibunuh petugas imigrasi AS?”

- Reporter

Jumat, 9 Januari 2026 - 01:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Amerika Serikat, // PropamNewstv.id – Perempuan yang ditembak mati oleh petugas imigrasi Amerika Serikat (AS) di Minneapolis telah diidentifikasi sebagai Renee Nicole Good, ibu tiga anak berusia 37 tahun yang baru saja pindah ke kota itu.

Dia adalah penyair pemenang penghargaan sastra dan pemain gitar amatir.

Good berada di sana sebagai pengamat hukum aktivitas aparat imigrasi federal (biasa disebut agen ICE), kata para pemimpin kota Minneapolis.

Namun pemerintahan Trump menuduhnya sebagai “teroris domestik”.

Kematian Good telah memicu protes di seluruh negeri, dan banyak orang memegang poster bertuliskan “Keadilan untuk Renee”.

Ibunya, Donna Ganger, berkata kepada Minnesota Star Tribune bahwa putrinya “mungkin ketakutan” saat bersitegang dengan aparat imigrasi yang melihatnya. Good kemudian ditembak hingga mati.

Sang ibu menyebut anaknya itu merupakan “salah satu orang paling baik yang pernah saya kenal”.

“Dia sangat penyayang,” ujar Ganger kepada surat kabar harian tersebut.

“Dia telah merawat orang sepanjang hidupnya. Dia penyayang, pemaaf, dan penuh kasih sayang. Dia adalah manusia yang luar biasa.”

Ayahnya, Tim Ganger, mengatakan kepada Washington Post bahwa “dia memiliki kehidupan yang baik, tetapi hidupnya sulit”.

Penggalangan dana untuk keluarga Good, yang ditargetkan sebesar $50.000 atau sekitar Rp841.600.000, berhasil mengumpulkan lebih dari $370.000 dalam 10 jam. (Red)

Berita Terkait

Arab Desak AS Batalkan Serangan ke Iran Demi Cegah Potensi Perang Kawasan
Trump Ancam Tarif 25% bagi Negara yang Berbisnis dengan Iran
Protes diIran berlanjut Korban Tewas Capai 554 Jiwa
China Makin Intensif Tangkap Pemimpin Gereja
Kuba Tak Gentar dengan Ancaman Trump, Siap Membela Kedaulatannya
Soal Presiden Venezuela yang Ditangkap AS, Dosen Hukum: Langgar Hukum Internasional!
Venezuela dan AS Bahas Pembukaan Kembali Hubungan Diplomatik
Cina Kecam Penangkapan Maduro oleh AS

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 05:01

Perkuat Sinergitas Direktur Media Propam News TV Gelar Audiensi dengan Kapolres Lhokseumawe

Senin, 28 September 2026 - 03:16

Bupati Aceh Utara Yang di Kenal Dengan Sapaan Ayah Wa Mengajak Warga Masyarakat Sukseskan HUT ke 800 Tahun Aceh Utara

Minggu, 27 September 2026 - 15:12

GEMPAR! BANTUAN BERAS BULOG DIDUGA SALAH SASARAN: WARGA MISKIN & LANSIA DI LADANG PANJANG KESULITAN HIDUP!

Minggu, 27 September 2026 - 12:12

Perkuat kemitraan sinergitas,direktur propam news tv gelar audiensi dengan polres aceh utara

Sabtu, 26 September 2026 - 15:32

Polres Tabalong Bersama BPBD Salurkan Air Bersih kepada Warga Terdampak Kekeringan

Sabtu, 26 September 2026 - 14:30

SINERGITAS FORKOPIMCAM HALONG BERSAMA PT JHONLIN BARATAMA DAN SELURUH ELEMEN SALURKAN AIR BERSIH BAGI WARGA TERDAMPAK KEKERINGAN

Sabtu, 26 September 2026 - 14:06

Catatan Konferensi Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan – KBB) KBB; Gerakan Rakyat Perwujudan Demokrasi

Sabtu, 26 September 2026 - 14:00

Bersama Partai Umat dan Rumah Zakat, Satlantas Polres Batola Aksi Kemanusiaan Bagi Masker di Depan Pos Simpang 4 Handil Bakti

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x