Sempat Hilang, Warga Terdampak Banjir Karawang Ditemukan Meninggal

- Reporter

Selasa, 20 Januari 2026 - 02:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, // PropamNewstv.id – Seorang warga terdampak banjir di Desa Karangligar Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ditemukan meninggal dunia. Korban sebelumnya dilaporkan hilang.

“Korban diketahui bernama Adi Suwardi, warga Dusun Pangasinan RT 001 RW 001, Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat,” kata Kasi Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan, di Karawang, Selasa, 20 Januari 2026.

Ia menerangkan, pada Senin, 19 Januari 2026, sekitar pukul 13.00 WIB, korban sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarganya. Saat pihak keluarga melapor, korban terakhir kali terlihat berjalan seorang diri di sekitar wilayah terdampak banjir.

Mendapat laporan dari pihak keluarga, jajaran Polsek Telukjambe Barat bersama Satpolairud Polres Karawang, BKO Ditpolairud Polda Jawa Barat, Brimob, TNI, BPBD Karawang, serta relawan Tagana langsung melakukan upaya pencarian. Petugas menyisir lokasi menggunakan perahu karet.

“Korban ditemukan tenggelam di area banjir, pada Senin, 19 Januari sekitar pukul 17.00 WIB dengan kondisi meninggal dunia. Selanjutnya dilakukan evakuasi dan penanganan sesuai prosedur,” jelas dia.

Setelah dievakuasi, petugas berkoordinasi dengan pihak terkait untuk proses pemeriksaan awal kepolisian. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga dan selanjutnya dimakamkan.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang mengungkap banjir terjadi akibat meluapnya dua sungai besar, Citarum dan Cibeet. Debit air merendam ribuan rumah di 26 desa sejak beberapa hari terakhir.

Sesuai dengan catatan BPBD Karawang, terdapat 3.162 rumah yang terendam banjir, tersebar di 26 desa dan 12 kecamatan sekitar Karawang. Sedangkan jumlah warga yang terdampak sebanyak 13.400 orang.

Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat merupakan salah satu daerah banjir yang cukup parah. Ketinggian air tercatat hampir dua meter.

(Sumber : Metrotv)

Berita Terkait

DKPP Kabupaten Cirebon Gelar Bazar Ikan, Dorong Cegah Stunting dari Meja Makan
Sinergi Pendampingan Hukum dan Energi Terbarukan Berbasis Pemuda
Tanamkan Disiplin Sejak Dini, Satlantas Polres Tabalong Edukasi Anak TK Lewat Program Polisi Sahabat Anak
*Satgas Pangan Polda Kalsel Turun ke Pasar Antasari, Cek Harga dan Stok Bahan Pokok*
*Perkuat Perlindungan PMI, Ditreskrimucm Polda Banten Jalin Kerja Sama dengan BP3MI Banten*
*SPPG Polri Mulai Terapkan Sistem Prasmanan, Perdana di Pejaten*
PENGHAMBATAN PERS DI MBG MENES TUAI KECAMAN BASAR SOLIDARITAS RAKYAT
Reforma Agraria Desa Soso, Menguatkan Peran Petani Perempuan Menuju Kesejahteraan

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 14:56

DKPP Kabupaten Cirebon Gelar Bazar Ikan, Dorong Cegah Stunting dari Meja Makan

Rabu, 22 April 2026 - 14:34

Sinergi Pendampingan Hukum dan Energi Terbarukan Berbasis Pemuda

Rabu, 22 April 2026 - 14:10

Tanamkan Disiplin Sejak Dini, Satlantas Polres Tabalong Edukasi Anak TK Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Rabu, 22 April 2026 - 09:10

*Satgas Pangan Polda Kalsel Turun ke Pasar Antasari, Cek Harga dan Stok Bahan Pokok*

Rabu, 22 April 2026 - 09:02

*Perkuat Perlindungan PMI, Ditreskrimucm Polda Banten Jalin Kerja Sama dengan BP3MI Banten*

Rabu, 22 April 2026 - 08:32

PENGHAMBATAN PERS DI MBG MENES TUAI KECAMAN BASAR SOLIDARITAS RAKYAT

Rabu, 22 April 2026 - 08:17

Reforma Agraria Desa Soso, Menguatkan Peran Petani Perempuan Menuju Kesejahteraan

Rabu, 22 April 2026 - 08:08

Sekda Sintang Tegaskan Akan Eliminasi Anjing Penyebab Rabies

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x