Secangkir Kopi Pemecah Sekat,Saat Jenderal dan Driver Ojol Duduk Bersama di Jepara

- Reporter

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Momentum Polantas  Menyapa

 

JATENG  //propamnewstv.id/ – Suasana di Kopinan 24 Jam Jepara pada Sabtu siang (30/5/2026) tampak berbeda dari biasanya. Ratusan jaket hijau dan orange khas pengemudi ojek online (ojol) memenuhi sudut-sudut kedai. Namun, alih-alih sedang menunggu orderan, hari itu mereka duduk santai, mengobrol, dan menyeruput kopi bersama pihak kepolisian dalam acara bertajuk “Polantas Menyapa”.

 

Bukan sekadar agenda seremonial biasa, acara yang diinisiasi oleh Korlantas Polri dan Satlantas Polres Jepara ini dihadiri langsung oleh Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. Hadir pula Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol. M. Pratama Adhyasastra, S.I.K., S.H., M.H., serta Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto, bersama anggota.

 

Pemilihan kedai kopi sebagai lokasi acara terbukti ampuh mencairkan ketegangan. Sekat antara aparat penegak hukum dan masyarakat jalanan seketika runtuh dalam atmosfer yang kasual.

 

Dalam obrolan santai tersebut, Kakorlantas Irjen Pol. Agus Suryonugroho menegaskan bahwa program “Polantas Menyapa dan Melayani” merupakan instruksi langsung dari Kapolri. Tujuannya adalah mengubah paradigma lama masyarakat terhadap polisi lalu lintas.

 

“Kami ingin polantas tidak lagi dipandang semata-mata sebagai aparat penegak hukum yang kaku, tetapi sebagai sahabat, pelayan, dan mitra yang selalu hadir di tengah masyarakat,” ujar Kakorlantas hangat.

 

Beliau juga berharap momen ini menjadi jembatan untuk komunikasi yang lebih erat ke depan. Menurutnya, komunitas ojol dan Polri harus berjalan beriringan dalam semangat kolaborasi dan persaudaraan.

 

Sementara itu, Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto menjelaskan bahwa acara ini dirancang sebagai ruang komunikasi dua arah. Polisi ingin mendengar langsung realita yang dihadapi para driver di lapangan.

 

“Kami ingin mendengar keluh kesah, masukan, maupun kendala yang dihadapi rekan-rekan driver ojol. Bagi kami, mereka adalah mitra strategis dalam menciptakan Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) di Jepara,” jelas AKBP Hadi.

 

Langkah jemput bola ini mendapat apresiasi tinggi dari komunitas ojol. Salah satu driver yang hadir mengaku senang karena bisa berbicara langsung dengan para jenderal tanpa rasa canggung.

 

“Kami sangat berterima kasih. Lewat acara santai seperti ini, kami jadi tidak takut atau canggung untuk menyampaikan aspirasi dan kendala kami di jalanan. Hari ini kami merasa benar-benar diayomi dan diperhatikan,” ungkapnya jujur.

 

Sebagai bentuk apresiasi atas peran ojol dalam menjaga ketertiban jalan raya dan kondusivitas kota, Polres Jepara bersama Korlantas Polri membagikan sejumlah sarana kontak dan bantuan sosial di akhir acara.

Melalui kehangatan secangkir kopi ini, Polres Jepara berharap sinergi dengan para pekerja jalanan akan semakin solid. Dengan komunikasi yang menyentuh hati ini, diharapkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Jepara dapat ditekan secara signifikan.

 

(hms Jpr -ismun)

//red

Berita Terkait

Satlantas Polres Tabalong Ajak Pengendara Utamakan Keselamatan di Jalan
Tegaskan Sinergitas Tanpa Sekat, Polres dan Kodim 0719/Jepara Buktikan TNI-Polri Tetap Solid
Rusak Nama Baik Daerah Kelahiran, Ketum PWDPI Minta Kapolda Lampung Segera Jebloskan Sekda Lamteng ke Penjara!
Dugaan Penerimaan DP Rp500 Juta Pembangunan Masjid Darussalam Dilaporkan ke Polres Kudus, Pelapor Harap Proses Hukum Transparan
DPRD Demak Gelar Rapat Paripurna ,Penyampaian Tanggapan Bupati Demak atas Pandangan dari Fraksi Fraksi di DPRD Terkait APBD Anggaran 2025
Material Besi WF Tiba, Pembangunan Jembatan Garuda di HST Masuki Tahap Lanjutan
Alarm dari Munjul. Ketika Keuntungan Tambang Korbankan Paru-paru Rakyat
Diduga Tak Sesuai Standar Teknis, JAM-BANTEN Desak Audit dan Tunda Pencairan Dana Proyek Irigasi P3A-TGAI Pandeglang
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:22

Satlantas Polres Tabalong Ajak Pengendara Utamakan Keselamatan di Jalan

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:30

Tegaskan Sinergitas Tanpa Sekat, Polres dan Kodim 0719/Jepara Buktikan TNI-Polri Tetap Solid

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:17

Rusak Nama Baik Daerah Kelahiran, Ketum PWDPI Minta Kapolda Lampung Segera Jebloskan Sekda Lamteng ke Penjara!

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:03

Dugaan Penerimaan DP Rp500 Juta Pembangunan Masjid Darussalam Dilaporkan ke Polres Kudus, Pelapor Harap Proses Hukum Transparan

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:53

DPRD Demak Gelar Rapat Paripurna ,Penyampaian Tanggapan Bupati Demak atas Pandangan dari Fraksi Fraksi di DPRD Terkait APBD Anggaran 2025

Senin, 13 Juli 2026 - 14:41

Alarm dari Munjul. Ketika Keuntungan Tambang Korbankan Paru-paru Rakyat

Senin, 13 Juli 2026 - 14:27

Diduga Tak Sesuai Standar Teknis, JAM-BANTEN Desak Audit dan Tunda Pencairan Dana Proyek Irigasi P3A-TGAI Pandeglang

Senin, 13 Juli 2026 - 14:15

RESMI DILAPOR: 250 Access Point Tak Pernah Menjadi Aset Negara, Tapi Menyulap APBN Jadi Mesin Sewa Abadi Yang Bicorkan Miliaran!

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x