
BANTEN //propamnewstv.id/— Pandeglang, Revitalisasi total gedung sekolah tidak menyurutkan semangat belajar di pelosok Kabupaten Pandeglang.
Di SD Negeri Gunungbatu 2, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, Banten, kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berjalan aktif meski bangunan utama tengah dibongkar dan dibangun ulang.
SDN Gunungbatu 2 yang berlokasi di Kampung Cisampur RT/RW 01/05, Desa Gunungbatu, Kecamatan Munjul, mendapat Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.

Berdasarkan papan informasi proyek, revitalisasi bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 senilai Rp700.070.300. Proyek dengan waktu pelaksanaan 150 hari kalender ini dikerjakan secara swakelola oleh P2SP SD Negeri Gunungbatu 2.

Pantauan pada Rabu, 5 November 2026, progres pembangunan menunjukkan hasil signifikan. Pagar keliling baru bercat putih-merah berdiri kokoh, atap genteng baru terpasang rapi, dan dinding kelas telah dicat ulang dengan keramik hijau yang lebih bersih dan layak. Spanduk Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) juga terpasang di area konstruksi.

Yang menjadi sorotan adalah ketangguhan proses belajar. Karena ruang kelas utama masih dalam tahap finishing, puluhan siswa dialihkan belajar di bangunan semi-permanen berupa saung terbuka di halaman sekolah.

Saung beratap seng, berlantai tanah dan kerikil itu dilengkapi meja-kursi kayu lama dan papan tulis whiteboard portabel. Di sanalah proses belajar tetap berlangsung.

Seorang guru tetap berdiri di depan papan tulis memberikan materi. Siswa-siswi berseragam batik duduk menyimak dengan seksama. Tidak ada keluhan, yang terlihat justru antusiasme untuk tetap menimba ilmu.

“KBM tetap aktif. Anak-anak sementara kita alihkan ke saung darurat agar proses belajar tidak tertunda sambil menunggu gedung baru selesai. Alhamdulillah anak-anak tetap semangat,” ujar salah satu guru di lokasi.
Revitalisasi SDN Gunungbatu 2 menjadi potret pemerataan pembangunan pendidikan dari pemerintah pusat hingga ke pelosok desa. Gedung yang sebelumnya kurang layak, kini bertransformasi menjadi sekolah yang aman, nyaman, dan membanggakan warga.
H. Dadang Supartman, S.Pd., Kepala Sekolah SD Negeri Gunungbatu 2 menyampaikan apresiasi atas bantuan pemerintah tersebut.
“Saya selaku Kepala SD Negeri Gunungbatu 2 mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Direktorat Jenderal PAUD, Dikdas dan Dikmen, Pemerintah Pusat melalui APBN 2026, Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang, serta Tim Pelaksana P2SP, komite sekolah, para guru, orang tua, dan masyarakat,” ujarnya.
Ia melaporkan, hingga Rabu, 5 November 2026, progres revitalisasi telah mencapai sekitar 75 persen. Pagar keliling, atap, dan pengecatan dinding kelas hampir selesai dan tinggal tahap finishing.
“Selama proses pembangunan, KBM tetap kami laksanakan secara aktif di ruang darurat agar pendidikan tidak tertinggal. Alhamdulillah, berkat bantuan Rp700.070.300 ini, sekolah kami di pelosok desa kini mendapatkan bangunan yang jauh lebih layak, aman, dan nyaman,” katanya.
Ia berharap gedung baru tersebut dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.
“Semoga dengan gedung baru ini, semangat belajar siswa semakin meningkat dan Pendidikan khususnya di Kecamatan Munjul semakin maju,” pungkasnya.
[Aep//Redaksi Propamnewstv]


