Polda Metro Jaya Sikat Jaringan Narkoba Antarkota, Ribuan Ekstasi Gagal Masuk Jakarta

- Reporter

Jumat, 16 Januari 2026 - 03:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA BARAT //propamnewstv.id – Jajaran Ditresnarkoba Polda Metro Jaya berhasil memutus rantai peredaran gelap narkotika lintas provinsi. Dalam operasi senyap yang berlangsung di dua lokasi berbeda, polisi meringkus tiga orang terduga pengedar dan menyita ribuan butir ekstasi yang siap diedarkan ke jantung ibu kota.

Penyergapan ini bermula dari penggerebekan di Apartemen Mediterania, Jakarta Barat. Di sana, tim di bawah pimpinan Kanit 5 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKP Edy Lestari, mengamankan dua pria berinisial DN dan OJ.

“Di lokasi pertama, kami menemukan barang bukti berupa 11 butir ekstasi dan sejumlah paket sabu yang dikemas dalam plastik klip berbagai ukuran,” ujar AKP Edy Lestari saat dikonfirmasi, Jumat (16/1/2026).

Tak berhenti di Jakarta, petugas langsung melakukan interogasi mendalam terhadap kedua pelaku. Hasilnya, muncul satu nama berinisial RN yang terdeteksi berada di wilayah Jawa Barat. Tim pun bergerak cepat melakukan pengejaran sejauh 200 kilometer menuju Kabupaten Indramayu.

Drama penangkapan berlanjut di depan Kantor Kecamatan Jatibarang. Di lokasi tersebut, polisi berhasil mencegat RN tanpa perlawanan berarti. Saat digeledah, petugas menemukan barang bukti yang cukup fantastis.

“Kami menyita satu kantong kertas (paperbag) yang di dalamnya berisi 8.000 butir ekstasi. Ini merupakan jumlah yang cukup besar yang berhasil kita cegah peredarannya,” lanjut Edy.

Berdasarkan pengakuan awal para tersangka, ribuan butir pil haram tersebut rencananya akan dikirim dan dipasarkan ke sejumlah titik di wilayah Jakarta. Diduga kuat, barang ini ditujukan untuk memenuhi permintaan pasar gelap di tempat-tempat hiburan malam.

Saat ini, ketiga tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolda Metro Jaya untuk proses penyidikan lebih lanjut. Polisi masih mendalami keterlibatan bandar besar di atas mereka serta menelusuri asal-usul barang haram tersebut.

(Red)

Berita Terkait

Puskesmas Entikong Gelar Cek Kesehatan Gratis di Pasar Modern PLBN Entikong
Dugaan Penyimpangan Anggaran Ambulans di Muaro Jambi: Mendorong Audit Forensik Demi Transparansi Publik
Polres Demak Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual di Al Anfas, Pengasuh Jadi Tersangka
Warga Indonesia memfaatkan waktu liburan dengan berkunjung ke malaysia.
*Ayo Cek Kesehatan Gratis Bersama Polda Banten dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80*
Kapolres Cianjur Sampaikan Ucapan Dirgahayu Polisi Militer TNI Angkatan Darat ke-80
Dipimpin Langsung Bupati, Kontingen Kuningan Turunkan 140 Orang di Porsenitas XIII, Bidik Juara Umum  
PWDPI dan IKRAR, Mendesak Dindikpora Pandeglang Berikan Sanksi Tegas Oknum Kepsek SDN Cibitung 2 Kecamatan Munju

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 14:15

Puskesmas Entikong Gelar Cek Kesehatan Gratis di Pasar Modern PLBN Entikong

Senin, 22 Juni 2026 - 13:40

Dugaan Penyimpangan Anggaran Ambulans di Muaro Jambi: Mendorong Audit Forensik Demi Transparansi Publik

Senin, 22 Juni 2026 - 13:18

Polres Demak Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual di Al Anfas, Pengasuh Jadi Tersangka

Senin, 22 Juni 2026 - 12:58

Warga Indonesia memfaatkan waktu liburan dengan berkunjung ke malaysia.

Senin, 22 Juni 2026 - 12:54

*Ayo Cek Kesehatan Gratis Bersama Polda Banten dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80*

Senin, 22 Juni 2026 - 09:54

Dipimpin Langsung Bupati, Kontingen Kuningan Turunkan 140 Orang di Porsenitas XIII, Bidik Juara Umum  

Senin, 22 Juni 2026 - 09:46

PWDPI dan IKRAR, Mendesak Dindikpora Pandeglang Berikan Sanksi Tegas Oknum Kepsek SDN Cibitung 2 Kecamatan Munju

Senin, 22 Juni 2026 - 09:13

Samsat Go Kecamatan Hadir di Entikong, Warga Diimbau Manfaatkan Layanan Pajak Kendaraan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x