Pisowanan”, Tradisi Halalbihalal Keraton Kanoman Cirebon

- Reporter

Kamis, 26 Maret 2026 - 07:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIREBON,//PropamNewsTV.id– Suasana hangat dan penuh khidmat menyelimuti lingkungan Keraton Kanoman dalam momentum Halalbihalal Idulfitri. Tradisi khas yang dikenal dengan istilah “Pisowanan” kembali digelar sebagai bagian dari open house Kesultanan Kanoman, Kamis (26/3/2026).

Pisowanan dimaknai sebagai kegiatan sowan atau silaturahmi yang dipadukan dengan riung mungpulung, mempertemukan masyarakat Cirebon dari berbagai latar belakang. Para hadirin terdiri dari trah kesultanan, ulama, umaroh, hingga masyarakat umum yang datang untuk mempererat tali persaudaraan.

Acara diawali dengan sambutan yang dibacakan Patih Kesultanan Kanoman, Qodiron, mewakili Sultan Muhammad Emirudin. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh trah dan masyarakat untuk terus menjaga ketersambungan dengan pihak kesultanan yang mulai memudar akibat minimnya intensitas silaturahmi.

Dalam kesempatan tersebut, Patih juga menyampaikan pepakem atau aturan adat Kesultanan Kanoman terkait penempatan trah bergelar Raden. Mereka diatur untuk berada pada area tertentu dan tidak bergabung dengan kelompok bergelar Pangeran, Elang, maupun Ratu dalam acara-acara khusus seperti Grebeg Syawal, Suro, dan Maulid Nabi.

Penegasan ini, menurutnya, bukan bentuk diskriminasi, melainkan upaya menjaga tatanan adat sebagai bagian dari warisan budaya tak benda yang harus dilestarikan. Penyampaian dilakukan dengan bahasa yang santun sehingga dapat diterima seluruh kalangan.

Kegiatan berlangsung di Bangsal Jinem, sebuah bangunan menyerupai pendopo dengan arsitektur khas keraton Jawa. Meski memiliki aturan adat tertentu, suasana Pisowanan tetap terasa egaliter, di mana seluruh masyarakat dapat berbaur dalam nuansa kebersamaan, keakraban, dan kekeluargaan.

Tradisi ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai budaya dan silaturahmi tetap terjaga di tengah perkembangan zaman, sekaligus memperlihatkan harmoni antara keluarga kesultanan dan masyarakat luas.

Kontributor Cirebon – Herman

Berita Terkait

KEBERSAMAAN PENUH KEHANGATAN: MALAM MINGGU DI WADUK DARMA
KASUS PEMUKULAN DI KAWASAN CIKASO SELESAI, SITUASI KONDUSIF DAN AMAN  
BEAUTY RENI SALON: TEMPAT PERAWATAN KECANTIKAN DI JALAN CUT NYAK DIEN KUNINGAN  
Tipiring Sampah, Dan Logika Terbalik Pelayanan Publik? 
BEUTY RENI SALON Hadirkan Revolusi Perawatan Rambut Premium untuk Tampilan Percaya Diri Sepanjang Hari.”
Selamat dan Sukses: Yangto, SH., MH. Pimpin DPD Partai NasDem Pandeglang 2026-2029
Tanpa Kolaborasi, “Bilungka Jua Nang Ramaknya”
**Judul: Mendesak Regulasi Algoritma, Harris Arthur Hedar: Hukum Harus Hadir di Ruang Siber**

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:10

Pemda Sintang Akan Bentuk “Tim Oranye” Untuk Tangani Drainase

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:57

Sering Macet, Kawasan Tugu Jam Ditinjau Tim BPJN Kalbar, Ini Kata Bupati Sintang

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:49

Nonton Bagindas Gratis di Malam Penutupan Pameran Ekonomi Kreatif dan Kuliner Sintang Tahun 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:42

Rayakan Harjad Kota Sintang Ke 664 Tahun 2026, Bupati Sintang Ikuti Makan Saprahan Agung

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:37

Jadi Irup Peringatan Harjad Kota Sintang Ke 664 Tahun 2026, Bupati Sintang Ajak Warga Jaga Kebersamaan

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:56

SPPG Sindanglaya Pagelaran Diduga Minim Sarpras, Parkiran Gunakan Halaman Warga Ipal Dipertanyakan

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:06

Wujud Kehadiran Polri, Polres Jepara Pastikan Kesehatan Nelayan yang Selamat dari Musibah Kapal Tenggelam

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:59

*Polda Banten Gelar Rakor Pembatasan Jam Operasional Angkutan Tambang*

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x