PERGERAKAN AKTIVIS JAKARTA Mendesak Keterbukaan atas Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi senilai Rp 90 Miliar di KPU RI

- Reporter

Kamis, 20 November 2025 - 06:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA//propamnewstv.id Ketika publik mendengar kabar bahwa Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin, bersama jajaran puncak KPU menggunakan private jet mewah dengan anggaran mencapai sekitar Rp 90 miliar, muncul pertanyaan serius mengenai akuntabilitas dan etika pemerintahan. Dugaan gratifikasi melalui penggunaan pesawat jet pribadi ini menimbulkan keraguan bahwa dana APBN benar-benar digunakan untuk kepentingan teknis dan logistik pemilu, bukan sebagai fasilitas kemewahan bagi pejabat penyelenggara. Dalam putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), terungkap 59 kali perjalanan menggunakan jet pribadi yang tidak sesuai dengan tujuan awal distribusi logistik. 

Dugaan ini semestinya menjadi momentum bagi KPU untuk menyatakan transparansi penuh, menjelaskan secara terbuka setiap detail penggunaan anggaran tersebut, serta mengakui jika ada kesalahan moral atau etis Dalam kerangka tata kelola publik. gratifikasi tersebut jika terbukti merupakan jenis korupsi yang sangat berbahaya karena tidak hanya berdampak pada kerugian keuangan negara, tetapi juga merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi demokrasi. Tanggung jawab moral para pimpinan KPU harus diuji secara publik agar tidak menjadi preseden buruk.

Sikap KPU sejauh ini belum sepenuhnya menenangkan keresahan publik. Meskipun Afifuddin menyatakan bahwa penggunaan jet bersifat “teknis” untuk mempercepat distribusi logistik dan bahwa anggaran telah diaudit oleh BPK, masih terdapat dugaan selisih sekitar Rp 30 miliar antara perhitungan koalisi masyarakat dan laporan anggaran KPU. kami menduga bahwa adanya mark-up sekitar Rp 19 miliar dalam kontrak sewa jet pribadi kepada KPK. 

Di sisi penegakan hukum, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyatakan akan menelaah dugaan penyalahgunaan anggaran tersebut.  Proses investigasi oleh KPK sangat krusial. Jika temuan DKPP dibuktikan lebih lanjut, maka gratifikasi jet pribadi dapat dikategorikan sebagai tindak pidana korupsi yang merugikan negara secara substansial. Tindakan ini jika tidak ditindak dengan serius, juga bisa melemahkan rasa keadilan dan memperparah krisis kepercayaan publik terhadap lembaga pemilu.

demi menjaga integritas penyelenggaraan pemilu dan mempertahankan kepercayaan masyarakat, diperlukan langkah tegas dari pimpinan KPU mengeluarkan pernyataan maaf publik, memberikan klarifikasi transparan atas seluruh perjalanan jet pribadi, dan mempertimbangkan pertanggungjawaban moral termasuk mundur dari jabatan apabila terbukti menyalahgunakan fasilitas negara. Di saat bersamaan KPK dan lembaga pengawas lainnya harus memastikan bahwa dugaan gratifikasi ini diselidiki secara profesional, objektif, dan tidak ada tekanan politik dalam prosesnya. Masyarakat berhak mendapatkan kepastian bahwa anggaran publik dikelola dengan penuh tanggung jawab dan sesuai etika publik.

 

 

Lucky suryani

Berita Terkait

Pemkab Sintang Dukung Kelancaran Seluruh Kegiatan Imlek dan Cap Go Meh
Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan Dalam rangka mencegah Pelanggaran, Bidang Profesi dan Pengamanan Polda
Wakil Wali Kota Bengkulu Hadiri Pelantikan Pengurus Daerah PERPAMSI Periode 2026–2030
Wakil Wali Kota Bengkulu Hadiri Pelantikan Pengurus Daerah PERPAMSI Periode 2026–2030
Banyak Warga Sumut Berobat ke Luar Negeri, Bobby Nasution Ajak Rumah Sakit Tingkatkan Layanan
Langkah Sunyi di Tengah Sunyi Papua, Polisi Hadir Untuk Mengobati
956 Pengunjung Padati Booth Polri, Raih Juara Terbaik 3 pada Pameran Kampung Hukum MA 2026
Dana sudah ditransfer, Wagub Aceh Apresiasi Presiden Prabowo atas Bantuan Sapi Meugang bagi Daerah Terdampak Bencana Aceh

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 10:59

Pemkab Sintang Dukung Kelancaran Seluruh Kegiatan Imlek dan Cap Go Meh

Rabu, 11 Februari 2026 - 10:26

Polres Hulu Sungai Tengah Polda Kalimantan Selatan Dalam rangka mencegah Pelanggaran, Bidang Profesi dan Pengamanan Polda

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:53

Wakil Wali Kota Bengkulu Hadiri Pelantikan Pengurus Daerah PERPAMSI Periode 2026–2030

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:53

Wakil Wali Kota Bengkulu Hadiri Pelantikan Pengurus Daerah PERPAMSI Periode 2026–2030

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:31

Langkah Sunyi di Tengah Sunyi Papua, Polisi Hadir Untuk Mengobati

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:27

956 Pengunjung Padati Booth Polri, Raih Juara Terbaik 3 pada Pameran Kampung Hukum MA 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:23

Dana sudah ditransfer, Wagub Aceh Apresiasi Presiden Prabowo atas Bantuan Sapi Meugang bagi Daerah Terdampak Bencana Aceh

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:20

Kapolri Hadiri Gala Dinner General Assembly ASEAN TUC 2026, Tekankan Hubungan Industrial Harmonis

Berita Terbaru