Kuningan,//PropamNewsTv.id/Rabu, 08 April 2026. Di bawah terik siang yang perlahan meninggi, kantor pemadam kebakaran di Jalan Jenderal Sudirman No. 81 menjadi tempat berlabuhnya sebuah kegelisahan sederhana—tentang cincin yang tak lagi bersahabat dengan pemiliknya.
Fikri (34), warga Perum Gren Amelia, datang dengan langkah yang menyimpan cemas. Cincin yang dulu melingkar pas, kini justru menjadi tekanan. Tak terasa saat dikenakan, namun menyiksa saat hendak dilepaskan—seolah benda kecil itu enggan berpisah, meski keadaan sudah tak lagi sama.

Perubahan tubuh yang tak disadari membuat jari membengkak. Dan di titik itulah, yang sederhana berubah menjadi darurat kecil yang tak bisa diabaikan.
Di tengah siang, petugas damkar hadir bukan hanya membawa alat, tetapi juga ketenangan. Dengan kehati-hatian, cincin itu akhirnya dipotong—sebuah keputusan yang mungkin berat, namun perlu. Karena tak semua yang pernah pas, akan selalu cocok selamanya.
“Awalnya saya kira biasa saja, ternyata makin lama malah jadi masalah. Sempat panik juga. Tapi alhamdulillah, petugas cepat dan sangat hati-hati. Terima kasih banyak,” ujar Fikri, lega setelah terbebas dari lilitan yang menyesakkan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Andri Arga Kusumah, S.E., mengingatkan bahwa hal kecil pun bisa menjadi besar jika diabaikan, dan damkar akan selalu siap hadir dalam berbagai kondisi.
Apresiasi juga datang dari Aziz Naga yang merasakan langsung pelayanan tersebut.
“Sambutan dan pelayanannya sangat luar biasa, respon cepat. Atas nama pribadi dan media PropamNewsTv, saya ucapkan terima kasih,” ungkapnya.
Siang itu, bukan api yang dipadamkan. Namun sebuah masalah kecil yang nyaris membesar—dan di situlah damkar kembali membuktikan diri, sebagai penyelamat di waktu yang tak terduga.
Sumber Biro kuningan
Tim investigasi I PropamNewsTv
Editor I Aziz Naga


