Pemkot Bandung Siap Ikuti WFH, Sektor Pariwisata Berpotensi Terdongkrak

- Reporter

Kamis, 26 Maret 2026 - 01:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bandung//PropamNewsTV.id— Di tengah dinamika pasca-Idulfitri, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyatakan kesiapan mengikuti kebijakan pemerintah pusat terkait wacana penerapan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan bagi aparatur sipil negara (ASN).

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya masih menunggu petunjuk teknis resmi dari pemerintah pusat. Ia menyebut, kebijakan tersebut baru disampaikan secara verbal dan belum memiliki aturan tertulis.

“Kita masih menunggu juknis dari pusat, karena ini baru disampaikan secara lisan,” ujarnya saat ditemui di Mal Pelayanan Publik, Rabu (25/3/2026).

Meski demikian, Pemkot Bandung tidak tinggal diam. Berbagai skema kerja telah disiapkan sebagai langkah antisipasi agar pelayanan publik tetap berjalan optimal jika kebijakan tersebut resmi diberlakukan.

Salah satu opsi yang tengah dikaji adalah penerapan WFH pada hari Jumat. Menurut Iskandar, skema ini berpotensi memberikan efek domino positif, khususnya terhadap sektor pariwisata.

“Kalau misalnya hari Jumat WFH, orang bisa datang lebih awal ke Bandung. Ini tentu berdampak positif,” jelasnya.

Sebagai salah satu destinasi wisata unggulan, Kota Bandung dinilai memiliki peluang besar untuk memanfaatkan kebijakan ini dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Peningkatan kunjungan wisatawan diyakini akan berimbas pada sektor perhotelan, kuliner, hingga UMKM lokal.

“Kota Bandung ini salah satu sumber pendapatannya dari wisata. Kalau kunjungan meningkat, tentu akan menguntungkan,” ungkapnya.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa kebijakan WFH tidak boleh mengganggu kualitas layanan kepada masyarakat. Pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama Pemkot Bandung.

“Pada prinsipnya, pelayanan publik harus tetap berjalan optimal. Itu yang menjadi prioritas,” tegasnya.

Ke depan, Pemkot Bandung juga akan melakukan evaluasi lebih lanjut terkait hari pelaksanaan WFH, apakah pada Jumat, Senin, atau hari lainnya, menyesuaikan kebutuhan dan kebijakan resmi dari pemerintah pusat.

Sumber I diskominfo
Red I PropamNewsTV

Berita Terkait

Momen Bersejarah: Teman Lama Kumpul Kembali Setelah 26 Tahun di Saung Love Cikaso, Kuningan
Gelar Selamatan Kontrakan dan Kos‑kosan Baru, Harapkan Penuh Berkah dan Kelancaran Usaha  
PEMKAB KARO BAHAS TIGA DRAFT PERATURAN BUPATI UNTUK PERKUAT TATA KELOLA PARKIR DAN KETERTIBAN LALU LINTAS
Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Demak Gelar Bakti Religi di Tempat Ibadah
Pererat Soliditas , Ditkrimum Polda NTT Gelar Turnamen Mini Soccer 
Alhamdulillah, Lahir Cucu Pertama: Ibu dan Bayi Perempuan Selamat Sehat  
Asep Susanto Sampaikan Terima Kasih kepada Pimpinan Atas Pengertian yang Diberikan
Bukan Sekadar Kejuaraan, Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 Suguhkan Cosplay, Meet & Greet, Food Festival hingga Pelayanan Kesehatan Gratis

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 00:49

*Polri Gelar Pasar Rakyat dan Bazar UMKM Serentak di Lima Wilayah, Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80*

Senin, 29 Juni 2026 - 00:35

Thb Bhayangkara ke-80, Polres Metro Jakarta Utara Gelar Turnamen Mobile Legends Diikuti 54 Tim*

Senin, 29 Juni 2026 - 00:15

Peringati Hari Bhayangkari ke – 80, Kapolres HST Pimpin Upacara Tabur Bunga di Makam Pahlawan

Senin, 29 Juni 2026 - 00:00

Diduga Gunakan BBM Subsidi, Rusak Ekosistem, dan Belum Ada Persetujuan Adat, Aktivitas Star Energy-Wika di Lampung Barat Disorot PWDPI

Minggu, 28 Juni 2026 - 13:50

Pihak “Percetakan Mau” Buka Suara, Klaim Dugaan Penyekapan Tak Ada Unsur Pemerasan 

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:07

Gubernur Kalsel H Muhidin Bantu Pembangunan Mesjid Jami’ Asy Syifa Sungai Andai Banjarmasin 

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:55

Dandim Sragen buka perkemahan KKRI, apa itu KKRI?

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:40

Wapimred Propam News TV dan Divisi Hukum PWDPI Desak Aparat Usut Dugaan Ujaran Kebencian Terhadap Media Oleh Oknum Kepsek di Kab. Pandeglang

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x