Musim Kemarau Panjang, Kapolsek Sekadau Hulu Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Boti dan Desa Selintah

- Reporter

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Bantuan Air Bersih

 

KALBAR //propamnewstv.id/–14 AGUSTUS 2026 — Musim kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah membuat masyarakat mulai merasakan dampak terhadap ketersediaan air bersih. Kondisi tersebut turut menjadi perhatian jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Sekadau Hulu.

 

Merasa iba dan prihatin terhadap kondisi masyarakat yang kesulitan mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Kapolsek Sekadau Hulu bersama anggota menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di Desa Boti dan Desa Selintah, Kecamatan Sekadau Hulu, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.

 

Bantuan air bersih tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian kepolisian terhadap masyarakat yang terdampak musim kemarau panjang.

Ketersediaan air bersih menjadi salah satu kebutuhan paling penting bagi masyarakat, terutama untuk keperluan memasak, minum, mandi, mencuci, serta menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan keluarga.

Kondisi kemarau yang berlangsung cukup panjang menyebabkan sumber-sumber air di sejumlah wilayah mengalami penurunan debit. Situasi tersebut tentunya membuat masyarakat harus berusaha lebih keras untuk memperoleh air bersih. Melihat kondisi tersebut, jajaran Polsek Sekadau Hulu tidak tinggal diam dan berupaya hadir secara langsung membantu masyarakat.

Kapolsek Sekadau Hulu mengatakan bahwa penyaluran bantuan air bersih tersebut merupakan bentuk kepedulian dan rasa kemanusiaan kepada warga yang sedang mengalami kesulitan akibat dampak musim kemarau.

 

Menurutnya, kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus mendapatkan perhatian bersama. Karena itu, kepolisian berusaha memberikan bantuan sesuai dengan kemampuan yang ada agar masyarakat di Desa Boti dan Desa Selintah dapat terbantu.

 

“Kami merasa prihatin melihat masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau panjang.

 

Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, sekaligus sebagai upaya untuk meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Kapolsek Sekadau Hulu.

 

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, personel Polsek Sekadau Hulu menyalurkan air bersih secara langsung kepada masyarakat di dua desa. Warga menyambut baik bantuan tersebut karena air yang disalurkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan rumah tangga.

 

Selain memberikan bantuan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi jajaran kepolisian untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat di lapangan. Dengan hadir di tengah warga, kepolisian dapat mendengarkan keluhan dan mengetahui kebutuhan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan dampak musim kemarau.

 

Kehadiran polisi dalam kegiatan sosial seperti ini juga diharapkan semakin mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat.

 

Polri tidak hanya hadir ketika terjadi gangguan keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan sosial dan membutuhkan bantuan.

 

Warga Desa Boti dan Desa Selintah menyampaikan apresiasi atas kepedulian jajaran Polsek Sekadau Hulu yang telah memberikan bantuan air bersih.

 

Bantuan tersebut dinilai sangat berarti bagi masyarakat karena air menjadi kebutuhan utama yang harus tersedia setiap hari.

 

Di tengah kondisi musim kemarau panjang, masyarakat juga diimbau untuk menggunakan air secara bijaksana dan tidak melakukan pemborosan.

 

Masyarakat diharapkan dapat mengutamakan penggunaan air untuk kebutuhan yang benar-benar penting serta menjaga sumber-sumber air yang masih tersedia.

 

Kapolsek Sekadau Hulu juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan sumber air.

 

Menurutnya, persoalan ketersediaan air bersih bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh masyarakat serta pemerintah.

 

Penyaluran bantuan air bersih di Desa Boti dan Desa Selintah menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian jajaran Polsek Sekadau Hulu terhadap kondisi masyarakat. Bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit mengurangi kesulitan warga selama menghadapi musim kemarau panjang.

 

Kegiatan sosial tersebut sekaligus menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama masih terus tumbuh di tengah masyarakat. Ketika masyarakat mengalami kesulitan, kehadiran berbagai pihak untuk membantu menjadi sangat penting agar beban yang dirasakan warga dapat sedikit berkurang.

 

Kapolsek Sekadau Hulu berharap kondisi musim kemarau panjang segera berakhir sehingga ketersediaan air bersih masyarakat dapat kembali normal.

 

Namun selama masyarakat masih menghadapi kesulitan, jajaran kepolisian akan terus berupaya memberikan perhatian dan bantuan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

 

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Sekadau Hulu menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan, menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial terhadap warga yang membutuhkan.

 

Bantuan air bersih tersebut bukan hanya sekadar penyaluran kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya bagi warga Desa Boti dan Desa Selintah yang terdampak musim kemarau panjang.

 

(Mr,Eddy)

Berita Terkait

Penuh Kebersamaan, Keluarga Besar Polres HST Meriahkan Kemerdekaan Lewat Aneka Lomba
Kepala Puskesmas Labuan Bersama Kasubag TU Ucapkan Selamat HUT RI ke-81: Wujudkan Pengabdian Sehat untuk Bangsa  
Terus Bergerak, Polri Kembali Kirim Personel K9 dan 2,5 Ton Logistik untuk Korban Gempa NTT Jakarta – Polri kembali bergerak cepat memperkuat operasi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Minggu (16/8/2026), Polri memberangkatkan 21 personel Direktorat Polisi Satwa bersama 10 ekor anjing K9 dan sekitar 2,5 ton peralatan serta logistik dari Bandar Udara Pondok Cabe Polri. Pemberangkatan ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolri untuk terus memperkuat Polda NTT dalam proses mitigasi, pencarian dan pertolongan, evakuasi, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak. Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., M.I.Kom., mengatakan operasi kemanusiaan Polri dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, mengikuti kebutuhan nyata di lapangan. “Polri kembali melanjutkan upaya kemanusiaan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Ini merupakan tindak lanjut arahan dan perintah Kapolri untuk memperkuat Polda NTT dalam melaksanakan misi kemanusiaan dan percepatan penanganan bencana.” K9 Dikerahkan untuk Perkuat Pencarian Korban Sebanyak 21 personel Polisi Satwa bersama 10 ekor K9 diberangkatkan menggunakan pesawat Polisi Udara Polri dari Pondok Cabe menuju Labuan Bajo. Tim K9 memiliki kemampuan pencarian korban dan akan berkoordinasi dengan Polda NTT untuk menentukan lokasi prioritas, khususnya di wilayah Sikka, Manggarai dan Manggarai Timur. Apabila terdapat wilayah lain yang membutuhkan dukungan, personel dan K9 akan digeser sesuai perkembangan situasi di lapangan. 2,5 Ton Logistik Dibawa Sekaligus Selain personel dan K9, pesawat juga membawa sekitar 2,5 ton peralatan dan bantuan, di antaranya: * Peralatan SAR; * Obat-obatan; * Tenda lapangan; * Makanan dan kebutuhan kelompok rentan; * 10 unit Wi-Fi portable; * Logistik pendukung lainnya. Setibanya di Labuan Bajo, tim akan berkoordinasi dengan Kapolda NTT dan Forkopimda untuk menentukan distribusi bantuan serta wilayah yang menjadi prioritas. Mabes Polri Terus Perkuat Polda NTT Sebelumnya, Polri telah memberangkatkan 137 personel pada Sabtu (15/8/2026) malam, termasuk personel SAR Brimob, DVI, Dokkes, Humas, Slog dan Propam. Korps Brimob juga telah mengirimkan personel dengan kemampuan SAR yang diperkuat tenaga kesehatan, dokter dan dukungan logistik. “Jadi ini bukan hanya pengiriman personel, tetapi bagaimana seluruh kemampuan yang dimiliki Polri kita gerakkan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Trunoyudo. Polri juga menyiapkan tiga unit helikopter AW169 untuk mendukung distribusi bantuan dan mobilitas personel menuju wilayah yang sulit dijangkau atau terisolasi. Pesawat CASA Polri yang telah berada di wilayah NTT juga dimanfaatkan untuk mempercepat mobilitas menuju Labuan Bajo dan wilayah lainnya. Bantuan Tidak Berhenti Hari Ini Trunoyudo menegaskan, operasi kemanusiaan Polri akan terus berjalan dan bantuan berikutnya disiapkan berdasarkan hasil kurasi kebutuhan di lapangan. Dukungan yang disiapkan meliputi obat-obatan, pelayanan kesehatan lapangan, tenda, logistik masyarakat, komunikasi, trauma healing hingga bantuan sosial Polri. Pengiriman berikutnya akan dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat dan kapasitas angkut yang tersedia. Wi-Fi dan Satgas Humas Dukung Informasi Terverifikasi Karena sejumlah wilayah mengalami kendala koneksi internet, Polri turut membawa 10 unit Wi-Fi portable untuk membantu kebutuhan komunikasi masyarakat dan petugas di lapangan. Satgas Humas yang dipimpin Kombes Pol. Bayu Suseno juga telah diberangkatkan untuk mendukung penyampaian informasi publik dan menyiapkan posko media/media center. Media di NTT dapat berkoordinasi dengan Kabid Humas Polda NTT dan Satgas Humas untuk memperoleh informasi yang valid, terbaru dan terverifikasi. Polri mengimbau masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi, terutama terkait korban, kerusakan maupun kondisi wilayah terdampak. Polri Terus Bergerak Polri bersama TNI, BNPB, pemerintah daerah, Basarnas dan seluruh stakeholder terus melakukan koordinasi untuk memastikan mitigasi, evakuasi dan distribusi bantuan berjalan cepat serta tepat sasaran. Dari Sabtu malam hingga Minggu pagi, perkuatan Polri terus bergerak. Personel, K9, SAR, kesehatan, logistik, komunikasi, transportasi udara hingga trauma healing disiapkan secara bertahap. Polri hadir untuk membantu masyarakat NTT. Terus bergerak, terus membantu, dan terus memastikan saudara-saudara kita yang terdampak tidak menghadapi bencana ini sendiria
23 Tahun Radio Berkah 97.3 FM Terus Mengudara Mengedukasi dan Menginspirasi Masyarakat Pandeglang
🇮🇩 SEMANGAT KEMERDEKAAN, MERAH PUTIH BERKIBAR DI BUMI SANGGAM 🇮🇩
HUT ke-81 RI di Sinak, TNI dan Pelajar Bersatu dalam Semangat Merah Putih SINAK – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah di Distrik Sinak. Satgas Yonif 621/Manuntung bersama masyarakat dan para pelajar menggelar berbagai kegiatan yang berlangsung penuh keceriaan dan Jum’at (14/8). Rangkaian kegiatan diawali dengan iring-iringan masyarakat dan pelajar yang membawa serta mengibarkan bendera Merah Putih. Suasana semakin semarak dengan berbagai permainan dan kegiatan bersama yang melibatkan anak-anak sekolah. Prajurit Satgas Yonif 621/Manuntung turut berbaur dan mendampingi para pelajar dalam mengikuti kegiatan. Tidak hanya menghadirkan hiburan, Satgas juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan pendidikan anak-anak melalui pembagian perlengkapan sekolah berupa seragam SD dan alat tulis. Kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari para pelajar. Mereka tampak gembira mengikuti berbagai permainan serta menerima perlengkapan sekolah yang diberikan oleh personel Satgas. Dansatgas Yonif 621/Manuntung, Letkol Inf Eko Arif Krismanto, mengatakan bahwa peringatan HUT ke-81 RI menjadi momentum penting untuk menumbuhkan semangat nasionalisme sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah penugasan. “Momentum kemerdekaan ini kita jadikan sebagai sarana untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat. Kami ingin anak-anak di Sinak juga dapat merasakan kegembiraan dalam menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya. Menurutnya, perhatian terhadap anak-anak merupakan bagian dari upaya Satgas dalam membantu menciptakan suasana yang positif di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung pendidikan dan menumbuhkan rasa cinta tanah air sejak usia dini. “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan semangat dan motivasi kepada anak-anak untuk terus belajar, meraih cita-cita, serta menjadi generasi penerus yang cinta terhadap bangsa dan negara,” tambahnya. Lebih lanjut, Letkol Inf Eko Arif Krismanto menegaskan bahwa kebersamaan dengan masyarakat akan terus dibangun selama Satgas menjalankan tugas di wilayah Sinak. Menurutnya, kedekatan antara prajurit dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana yang aman, nyaman dan harmonis. Selain permainan dan pembagian perlengkapan sekolah, kegiatan juga diisi dengan aktivitas bersama di lingkungan sekolah. Para pelajar dengan penuh semangat mengikuti kegiatan sambil mengenakan pakaian bernuansa Merah Putih. Kehadiran Satgas Yonif 621/Manuntung dalam kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kedekatan TNI dengan masyarakat. Melalui kebersamaan dan kepedulian, Satgas terus berupaya menciptakan suasana yang aman, harmonis dan penuh kekeluargaan di wilayah penugasan. Semarak HUT ke-81 RI di Distrik Sinak ditutup dengan suasana penuh kegembiraan. Berkibarnya Merah Putih dan keceriaan anak-anak menjadi gambaran semangat persatuan serta kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” (mask95)
Bahu Jalan di Curugciung Jadi Garasi Liar Truk Ayam Afkir, Warga Desak Satlantas dan Dishub Pandeglang Bertindak
Bupati Sintang Kukuhkan 33 Anggota Paskibaraka Kabupaten Sintang Tahun 2026

Berita Terbaru

Berita

Terus Bergerak, Polri Kembali Kirim Personel K9 dan 2,5 Ton Logistik untuk Korban Gempa NTT Jakarta – Polri kembali bergerak cepat memperkuat operasi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Minggu (16/8/2026), Polri memberangkatkan 21 personel Direktorat Polisi Satwa bersama 10 ekor anjing K9 dan sekitar 2,5 ton peralatan serta logistik dari Bandar Udara Pondok Cabe Polri. Pemberangkatan ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolri untuk terus memperkuat Polda NTT dalam proses mitigasi, pencarian dan pertolongan, evakuasi, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak. Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., M.I.Kom., mengatakan operasi kemanusiaan Polri dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, mengikuti kebutuhan nyata di lapangan. “Polri kembali melanjutkan upaya kemanusiaan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Ini merupakan tindak lanjut arahan dan perintah Kapolri untuk memperkuat Polda NTT dalam melaksanakan misi kemanusiaan dan percepatan penanganan bencana.” K9 Dikerahkan untuk Perkuat Pencarian Korban Sebanyak 21 personel Polisi Satwa bersama 10 ekor K9 diberangkatkan menggunakan pesawat Polisi Udara Polri dari Pondok Cabe menuju Labuan Bajo. Tim K9 memiliki kemampuan pencarian korban dan akan berkoordinasi dengan Polda NTT untuk menentukan lokasi prioritas, khususnya di wilayah Sikka, Manggarai dan Manggarai Timur. Apabila terdapat wilayah lain yang membutuhkan dukungan, personel dan K9 akan digeser sesuai perkembangan situasi di lapangan. 2,5 Ton Logistik Dibawa Sekaligus Selain personel dan K9, pesawat juga membawa sekitar 2,5 ton peralatan dan bantuan, di antaranya: * Peralatan SAR; * Obat-obatan; * Tenda lapangan; * Makanan dan kebutuhan kelompok rentan; * 10 unit Wi-Fi portable; * Logistik pendukung lainnya. Setibanya di Labuan Bajo, tim akan berkoordinasi dengan Kapolda NTT dan Forkopimda untuk menentukan distribusi bantuan serta wilayah yang menjadi prioritas. Mabes Polri Terus Perkuat Polda NTT Sebelumnya, Polri telah memberangkatkan 137 personel pada Sabtu (15/8/2026) malam, termasuk personel SAR Brimob, DVI, Dokkes, Humas, Slog dan Propam. Korps Brimob juga telah mengirimkan personel dengan kemampuan SAR yang diperkuat tenaga kesehatan, dokter dan dukungan logistik. “Jadi ini bukan hanya pengiriman personel, tetapi bagaimana seluruh kemampuan yang dimiliki Polri kita gerakkan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Trunoyudo. Polri juga menyiapkan tiga unit helikopter AW169 untuk mendukung distribusi bantuan dan mobilitas personel menuju wilayah yang sulit dijangkau atau terisolasi. Pesawat CASA Polri yang telah berada di wilayah NTT juga dimanfaatkan untuk mempercepat mobilitas menuju Labuan Bajo dan wilayah lainnya. Bantuan Tidak Berhenti Hari Ini Trunoyudo menegaskan, operasi kemanusiaan Polri akan terus berjalan dan bantuan berikutnya disiapkan berdasarkan hasil kurasi kebutuhan di lapangan. Dukungan yang disiapkan meliputi obat-obatan, pelayanan kesehatan lapangan, tenda, logistik masyarakat, komunikasi, trauma healing hingga bantuan sosial Polri. Pengiriman berikutnya akan dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat dan kapasitas angkut yang tersedia. Wi-Fi dan Satgas Humas Dukung Informasi Terverifikasi Karena sejumlah wilayah mengalami kendala koneksi internet, Polri turut membawa 10 unit Wi-Fi portable untuk membantu kebutuhan komunikasi masyarakat dan petugas di lapangan. Satgas Humas yang dipimpin Kombes Pol. Bayu Suseno juga telah diberangkatkan untuk mendukung penyampaian informasi publik dan menyiapkan posko media/media center. Media di NTT dapat berkoordinasi dengan Kabid Humas Polda NTT dan Satgas Humas untuk memperoleh informasi yang valid, terbaru dan terverifikasi. Polri mengimbau masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi, terutama terkait korban, kerusakan maupun kondisi wilayah terdampak. Polri Terus Bergerak Polri bersama TNI, BNPB, pemerintah daerah, Basarnas dan seluruh stakeholder terus melakukan koordinasi untuk memastikan mitigasi, evakuasi dan distribusi bantuan berjalan cepat serta tepat sasaran. Dari Sabtu malam hingga Minggu pagi, perkuatan Polri terus bergerak. Personel, K9, SAR, kesehatan, logistik, komunikasi, transportasi udara hingga trauma healing disiapkan secara bertahap. Polri hadir untuk membantu masyarakat NTT. Terus bergerak, terus membantu, dan terus memastikan saudara-saudara kita yang terdampak tidak menghadapi bencana ini sendiria

Berita

HUT ke-81 RI di Sinak, TNI dan Pelajar Bersatu dalam Semangat Merah Putih SINAK – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah di Distrik Sinak. Satgas Yonif 621/Manuntung bersama masyarakat dan para pelajar menggelar berbagai kegiatan yang berlangsung penuh keceriaan dan Jum’at (14/8). Rangkaian kegiatan diawali dengan iring-iringan masyarakat dan pelajar yang membawa serta mengibarkan bendera Merah Putih. Suasana semakin semarak dengan berbagai permainan dan kegiatan bersama yang melibatkan anak-anak sekolah. Prajurit Satgas Yonif 621/Manuntung turut berbaur dan mendampingi para pelajar dalam mengikuti kegiatan. Tidak hanya menghadirkan hiburan, Satgas juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan pendidikan anak-anak melalui pembagian perlengkapan sekolah berupa seragam SD dan alat tulis. Kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari para pelajar. Mereka tampak gembira mengikuti berbagai permainan serta menerima perlengkapan sekolah yang diberikan oleh personel Satgas. Dansatgas Yonif 621/Manuntung, Letkol Inf Eko Arif Krismanto, mengatakan bahwa peringatan HUT ke-81 RI menjadi momentum penting untuk menumbuhkan semangat nasionalisme sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah penugasan. “Momentum kemerdekaan ini kita jadikan sebagai sarana untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat. Kami ingin anak-anak di Sinak juga dapat merasakan kegembiraan dalam menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya. Menurutnya, perhatian terhadap anak-anak merupakan bagian dari upaya Satgas dalam membantu menciptakan suasana yang positif di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung pendidikan dan menumbuhkan rasa cinta tanah air sejak usia dini. “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan semangat dan motivasi kepada anak-anak untuk terus belajar, meraih cita-cita, serta menjadi generasi penerus yang cinta terhadap bangsa dan negara,” tambahnya. Lebih lanjut, Letkol Inf Eko Arif Krismanto menegaskan bahwa kebersamaan dengan masyarakat akan terus dibangun selama Satgas menjalankan tugas di wilayah Sinak. Menurutnya, kedekatan antara prajurit dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana yang aman, nyaman dan harmonis. Selain permainan dan pembagian perlengkapan sekolah, kegiatan juga diisi dengan aktivitas bersama di lingkungan sekolah. Para pelajar dengan penuh semangat mengikuti kegiatan sambil mengenakan pakaian bernuansa Merah Putih. Kehadiran Satgas Yonif 621/Manuntung dalam kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kedekatan TNI dengan masyarakat. Melalui kebersamaan dan kepedulian, Satgas terus berupaya menciptakan suasana yang aman, harmonis dan penuh kekeluargaan di wilayah penugasan. Semarak HUT ke-81 RI di Distrik Sinak ditutup dengan suasana penuh kegembiraan. Berkibarnya Merah Putih dan keceriaan anak-anak menjadi gambaran semangat persatuan serta kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” (mask95)

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:36

Penuh Kebersamaan, Keluarga Besar Polres HST Meriahkan Kemerdekaan Lewat Aneka Lomba

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:27

Kepala Puskesmas Labuan Bersama Kasubag TU Ucapkan Selamat HUT RI ke-81: Wujudkan Pengabdian Sehat untuk Bangsa  

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:25

Terus Bergerak, Polri Kembali Kirim Personel K9 dan 2,5 Ton Logistik untuk Korban Gempa NTT Jakarta – Polri kembali bergerak cepat memperkuat operasi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Minggu (16/8/2026), Polri memberangkatkan 21 personel Direktorat Polisi Satwa bersama 10 ekor anjing K9 dan sekitar 2,5 ton peralatan serta logistik dari Bandar Udara Pondok Cabe Polri. Pemberangkatan ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolri untuk terus memperkuat Polda NTT dalam proses mitigasi, pencarian dan pertolongan, evakuasi, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak. Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., M.I.Kom., mengatakan operasi kemanusiaan Polri dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, mengikuti kebutuhan nyata di lapangan. “Polri kembali melanjutkan upaya kemanusiaan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Ini merupakan tindak lanjut arahan dan perintah Kapolri untuk memperkuat Polda NTT dalam melaksanakan misi kemanusiaan dan percepatan penanganan bencana.” K9 Dikerahkan untuk Perkuat Pencarian Korban Sebanyak 21 personel Polisi Satwa bersama 10 ekor K9 diberangkatkan menggunakan pesawat Polisi Udara Polri dari Pondok Cabe menuju Labuan Bajo. Tim K9 memiliki kemampuan pencarian korban dan akan berkoordinasi dengan Polda NTT untuk menentukan lokasi prioritas, khususnya di wilayah Sikka, Manggarai dan Manggarai Timur. Apabila terdapat wilayah lain yang membutuhkan dukungan, personel dan K9 akan digeser sesuai perkembangan situasi di lapangan. 2,5 Ton Logistik Dibawa Sekaligus Selain personel dan K9, pesawat juga membawa sekitar 2,5 ton peralatan dan bantuan, di antaranya: * Peralatan SAR; * Obat-obatan; * Tenda lapangan; * Makanan dan kebutuhan kelompok rentan; * 10 unit Wi-Fi portable; * Logistik pendukung lainnya. Setibanya di Labuan Bajo, tim akan berkoordinasi dengan Kapolda NTT dan Forkopimda untuk menentukan distribusi bantuan serta wilayah yang menjadi prioritas. Mabes Polri Terus Perkuat Polda NTT Sebelumnya, Polri telah memberangkatkan 137 personel pada Sabtu (15/8/2026) malam, termasuk personel SAR Brimob, DVI, Dokkes, Humas, Slog dan Propam. Korps Brimob juga telah mengirimkan personel dengan kemampuan SAR yang diperkuat tenaga kesehatan, dokter dan dukungan logistik. “Jadi ini bukan hanya pengiriman personel, tetapi bagaimana seluruh kemampuan yang dimiliki Polri kita gerakkan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Trunoyudo. Polri juga menyiapkan tiga unit helikopter AW169 untuk mendukung distribusi bantuan dan mobilitas personel menuju wilayah yang sulit dijangkau atau terisolasi. Pesawat CASA Polri yang telah berada di wilayah NTT juga dimanfaatkan untuk mempercepat mobilitas menuju Labuan Bajo dan wilayah lainnya. Bantuan Tidak Berhenti Hari Ini Trunoyudo menegaskan, operasi kemanusiaan Polri akan terus berjalan dan bantuan berikutnya disiapkan berdasarkan hasil kurasi kebutuhan di lapangan. Dukungan yang disiapkan meliputi obat-obatan, pelayanan kesehatan lapangan, tenda, logistik masyarakat, komunikasi, trauma healing hingga bantuan sosial Polri. Pengiriman berikutnya akan dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat dan kapasitas angkut yang tersedia. Wi-Fi dan Satgas Humas Dukung Informasi Terverifikasi Karena sejumlah wilayah mengalami kendala koneksi internet, Polri turut membawa 10 unit Wi-Fi portable untuk membantu kebutuhan komunikasi masyarakat dan petugas di lapangan. Satgas Humas yang dipimpin Kombes Pol. Bayu Suseno juga telah diberangkatkan untuk mendukung penyampaian informasi publik dan menyiapkan posko media/media center. Media di NTT dapat berkoordinasi dengan Kabid Humas Polda NTT dan Satgas Humas untuk memperoleh informasi yang valid, terbaru dan terverifikasi. Polri mengimbau masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi, terutama terkait korban, kerusakan maupun kondisi wilayah terdampak. Polri Terus Bergerak Polri bersama TNI, BNPB, pemerintah daerah, Basarnas dan seluruh stakeholder terus melakukan koordinasi untuk memastikan mitigasi, evakuasi dan distribusi bantuan berjalan cepat serta tepat sasaran. Dari Sabtu malam hingga Minggu pagi, perkuatan Polri terus bergerak. Personel, K9, SAR, kesehatan, logistik, komunikasi, transportasi udara hingga trauma healing disiapkan secara bertahap. Polri hadir untuk membantu masyarakat NTT. Terus bergerak, terus membantu, dan terus memastikan saudara-saudara kita yang terdampak tidak menghadapi bencana ini sendiria

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:15

23 Tahun Radio Berkah 97.3 FM Terus Mengudara Mengedukasi dan Menginspirasi Masyarakat Pandeglang

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:09

🇮🇩 SEMANGAT KEMERDEKAAN, MERAH PUTIH BERKIBAR DI BUMI SANGGAM 🇮🇩

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:59

Bahu Jalan di Curugciung Jadi Garasi Liar Truk Ayam Afkir, Warga Desak Satlantas dan Dishub Pandeglang Bertindak

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:48

Bupati Sintang Kukuhkan 33 Anggota Paskibaraka Kabupaten Sintang Tahun 2026

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:20

Musim Kemarau Panjang, Kapolsek Sekadau Hulu Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Boti dan Desa Selintah

Berita Terbaru

Berita

Terus Bergerak, Polri Kembali Kirim Personel K9 dan 2,5 Ton Logistik untuk Korban Gempa NTT Jakarta – Polri kembali bergerak cepat memperkuat operasi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Minggu (16/8/2026), Polri memberangkatkan 21 personel Direktorat Polisi Satwa bersama 10 ekor anjing K9 dan sekitar 2,5 ton peralatan serta logistik dari Bandar Udara Pondok Cabe Polri. Pemberangkatan ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolri untuk terus memperkuat Polda NTT dalam proses mitigasi, pencarian dan pertolongan, evakuasi, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak. Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., M.I.Kom., mengatakan operasi kemanusiaan Polri dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, mengikuti kebutuhan nyata di lapangan. “Polri kembali melanjutkan upaya kemanusiaan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Ini merupakan tindak lanjut arahan dan perintah Kapolri untuk memperkuat Polda NTT dalam melaksanakan misi kemanusiaan dan percepatan penanganan bencana.” K9 Dikerahkan untuk Perkuat Pencarian Korban Sebanyak 21 personel Polisi Satwa bersama 10 ekor K9 diberangkatkan menggunakan pesawat Polisi Udara Polri dari Pondok Cabe menuju Labuan Bajo. Tim K9 memiliki kemampuan pencarian korban dan akan berkoordinasi dengan Polda NTT untuk menentukan lokasi prioritas, khususnya di wilayah Sikka, Manggarai dan Manggarai Timur. Apabila terdapat wilayah lain yang membutuhkan dukungan, personel dan K9 akan digeser sesuai perkembangan situasi di lapangan. 2,5 Ton Logistik Dibawa Sekaligus Selain personel dan K9, pesawat juga membawa sekitar 2,5 ton peralatan dan bantuan, di antaranya: * Peralatan SAR; * Obat-obatan; * Tenda lapangan; * Makanan dan kebutuhan kelompok rentan; * 10 unit Wi-Fi portable; * Logistik pendukung lainnya. Setibanya di Labuan Bajo, tim akan berkoordinasi dengan Kapolda NTT dan Forkopimda untuk menentukan distribusi bantuan serta wilayah yang menjadi prioritas. Mabes Polri Terus Perkuat Polda NTT Sebelumnya, Polri telah memberangkatkan 137 personel pada Sabtu (15/8/2026) malam, termasuk personel SAR Brimob, DVI, Dokkes, Humas, Slog dan Propam. Korps Brimob juga telah mengirimkan personel dengan kemampuan SAR yang diperkuat tenaga kesehatan, dokter dan dukungan logistik. “Jadi ini bukan hanya pengiriman personel, tetapi bagaimana seluruh kemampuan yang dimiliki Polri kita gerakkan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Trunoyudo. Polri juga menyiapkan tiga unit helikopter AW169 untuk mendukung distribusi bantuan dan mobilitas personel menuju wilayah yang sulit dijangkau atau terisolasi. Pesawat CASA Polri yang telah berada di wilayah NTT juga dimanfaatkan untuk mempercepat mobilitas menuju Labuan Bajo dan wilayah lainnya. Bantuan Tidak Berhenti Hari Ini Trunoyudo menegaskan, operasi kemanusiaan Polri akan terus berjalan dan bantuan berikutnya disiapkan berdasarkan hasil kurasi kebutuhan di lapangan. Dukungan yang disiapkan meliputi obat-obatan, pelayanan kesehatan lapangan, tenda, logistik masyarakat, komunikasi, trauma healing hingga bantuan sosial Polri. Pengiriman berikutnya akan dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat dan kapasitas angkut yang tersedia. Wi-Fi dan Satgas Humas Dukung Informasi Terverifikasi Karena sejumlah wilayah mengalami kendala koneksi internet, Polri turut membawa 10 unit Wi-Fi portable untuk membantu kebutuhan komunikasi masyarakat dan petugas di lapangan. Satgas Humas yang dipimpin Kombes Pol. Bayu Suseno juga telah diberangkatkan untuk mendukung penyampaian informasi publik dan menyiapkan posko media/media center. Media di NTT dapat berkoordinasi dengan Kabid Humas Polda NTT dan Satgas Humas untuk memperoleh informasi yang valid, terbaru dan terverifikasi. Polri mengimbau masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi, terutama terkait korban, kerusakan maupun kondisi wilayah terdampak. Polri Terus Bergerak Polri bersama TNI, BNPB, pemerintah daerah, Basarnas dan seluruh stakeholder terus melakukan koordinasi untuk memastikan mitigasi, evakuasi dan distribusi bantuan berjalan cepat serta tepat sasaran. Dari Sabtu malam hingga Minggu pagi, perkuatan Polri terus bergerak. Personel, K9, SAR, kesehatan, logistik, komunikasi, transportasi udara hingga trauma healing disiapkan secara bertahap. Polri hadir untuk membantu masyarakat NTT. Terus bergerak, terus membantu, dan terus memastikan saudara-saudara kita yang terdampak tidak menghadapi bencana ini sendiria

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:25

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x