Bojongsari, // PropamNewstv.id – Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terasa kuat di Lapangan Bola Haurhapit, Desa Bojongsari, saat Yayasan Yastahim Kabupaten Bandung bersama Sapamadegan menggelar kegiatan seni budaya yang dirangkaikan dengan santunan anak yatim serta bakti sosial (bansos), melibatkan warga RW 13 dan RW 14, yang dilaksanakan dalam waktu dan jam yang sama secara serentak, Sabtu (7/02/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Jiah, selaku Ketua Yastahim Kabupaten Bandung yang juga menjabat sebagai Koordinator Wilayah Jawa Barat Sapamadegan. Sosok yang akrab disapa Neng Rojiah ini dikenal aktif mendorong kegiatan sosial dan pelestarian budaya sebagai bagian dari penguatan nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.
Acara tersebut mengusung slogan Yastahim, “Lurus bakal alus, bengkok bakal potong,” sebagai pesan moral tentang pentingnya integritas, kejujuran, dan keberpihakan pada nilai-nilai kebaikan. Semangat tersebut tercermin dalam rangkaian kegiatan yang memadukan seni budaya dengan aksi nyata kepedulian sosial.
Hadir dalam kegiatan ini Kepala Desa Bojongsari, Asep Sunandar, serta perwakilan Kecamatan Bojongsoang yang diwakili Ketua Karang Taruna Kecamatan Bojongsoang, Bang Utun. Turut hadir pula perwakilan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebagai bentuk dukungan terhadap ketertiban dan keamanan acara.
Dari unsur seni dan budaya, tampil dan hadir Warma Sindo Romayanti, Nanggala Bima Suta, Cakar Buana Siliwangi Putra dan Putri, PPSI Pencak Silat Putra, serta Garda Manggala KBB, yang turut memeriahkan acara sekaligus memperkuat semangat pelestarian budaya lokal.
Dari unsur organisasi, hadir pula Yastahim Pusat yang dipimpin oleh Rianto beserta jajaran, bersama Sapamadegan, yang secara langsung menyapa masyarakat dan terlibat dalam seluruh rangkaian kegiatan.
Momen paling menyentuh terjadi saat santunan anak yatim berlangsung. Puluhan anak menerima bantuan dengan penuh haru, disertai doa dan harapan agar kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Kolaborasi Yastahim Kabupaten Bandung dan Sapamadegan ini menjadi bukti bahwa merawat tradisi dan menyemai kepedulian dapat berjalan beriringan, memperkuat nilai gotong royong serta kebersamaan di tengah masyarakat Desa Bojongsari.
Sumber : Rojiah
Aziz Naga -Bandung
(PropamNewsTv)








