Masih membandel Beralih Dengan Modus Baru, Pengadaan Biomasa PLTU 2 Labuan Kembali di Soal

- Reporter

Jumat, 5 Desember 2025 - 08:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pandeglang, Banten//propamnewstv.id – Pengadaan Biomasa di PT. Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Banten 2 Labuan, kembali disoal. Pasalnya, pengiriman Biomasa masih dalam kondisi basah. Bahkan, dalam pengirimannya, berganti modus baru dengan menggunakan bak besi dilengkapi plat besi diduga sebagai penahan kadar air pada bak truk pengangkut Biomasa.

“Pengiriman Biomasa sekam dan serbuk kayu, masih dalam kondisi basah, bahkan sekarang berganti modus dengan menggunakan bak truk pengangkut Biomasa yang menggunakan bak pelat besi,” kata salah satu penyuplai biomasa yang namanya enggan di sebut kepada media ini, Rabu (26/11/2025).

Lebih lanjut dia mengatakan, tujuan dari digunakannya bak plat besi, antara lain untuk menahan kadar air di dalam bak truk, agar volume hasil timbangan lebih tinggi. “Padahal dari berita acara kesepakatan antar IP, ADC dan supplier, itu ada point bahwa biomasa dikirim dalam keadaan kering atau tidak basah, namun mereka sendiri yang melanggar,” imbuhnya.

Sementara itu, perwakilan PT. Artha Data Coalindo (ADC), Heru menampik adanya pengiriman Biomasa basah. Menurutnya, pihaknya menerima pasokan biomassa mengikuti SOP yang telah ditentukan. Untuk kegiatan diluar PLTU, itu tanggung jawab masing-masing mitra, bukan tanggung jawab kami. “Kami menerima biomassa, Pertama, sebelum masuk kami screening di tempat parkir truk. Kedua, setelah lolos kami timbang, jika terlihat netes air kami keluarkan lagi. Untuk screening kedua, jika masih netes maka truk menginap, dan keesokannya sampai aman untuk dibongkar,” kilahnya.

Jika lolos di timbangan, kita bongkar, jika dibongkar ditemukan ngebyor air maka tidak dihitung, dianggap nol pasokan kata Heru. Lebih lanjut Heru mengatakan, temuan temuan yang ada dilapangan akan kami peringatkan, dan lalu dilakukan scorsing, bagi truk jika masih nakal maka kami blacklist dan tidak boleh masuk selamanya ke PLTU. “Kami lakukan cek seperti ini karena sekarang ada penambahan pemasok baru, dan itu tanggung jawab di masing masing PIC. Jadi selama kami screening dan di dalam ada air kami tolak,” bebernya.

Namun ketika ditanya adanya modus baru yang dilakukan pengirim Biomasa dengan menggunakan plat besi untuk menahan kadar air di dalam bak Truk, perwakilan PT. Artha Data Coalindo, Heru tidak menjawab alias bungkam.

Sementara itu, Humas PT Indonesia Power, Shandy mengatakan, pengawasannya kalau sisi PLTU setelah sampai di PLTU saja. Jadi sebelum masuk jembatan timbang ada pengecekan oleh tim terkait barangnya (Biomasa-Red). “Jadi dalam segi pengawasan, IP enggak, itu mah ADC,” kata Shandy.

Ditanya kaitan penggunaan plat besi didalam bak truk pengangkut Biomasa yang di temukan pada saat bongkar di dalam lingkungan PLTU, shandy heran juga saat wartawan mengirimkan fhoto penggunaan plat besi. “Itu kok ada plat besi segala, oke ijin saya sampaikan terkait info ini ke orang IP area tersebut,” pintanya.

Terpisah, Ketua LSM Forum Kedaulatan Masyarakat Banten Selatan (LSM FKMBS) Yusuf Al Bantani mengecam keras adanya dugaan permainan yang dilakukan suplier pengirim Biomasa. Patut diduga, kata Yusuf, para suplier berkerjasama dengan oknum pegawai PT. ADC dan PT. Indonesia Power untuk memuluskan kegiatan tersebut. “Tidak mungkin mereka (Suplier-Red) jalan sendiri, pastinya ada orang dalam yang ikut bermain,” tegasnya.

Hal ini, lanjut Yusuf, harus disikapi mengingat pengadaan pembelian Biomassa serbuk kayu dan sekam padi ini, menggunakan anggaran negara yang digelontorkan kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN). “Dengan mensiasati volume tonase, mereka diduga telah merugikan keuangan negara, dan kami dari LSM FKMBS akan menggiring persoalan ini keranah hukum, supaya Aparat Penegak Hukum (APH) menyikapi hal ini,” pungkasnya.

Berita Terkait

Polres Tabalong Gelar Arus Balik Gratis dan Valet and Ride, Mudik Aman dan Nyaman
Perubahan Misterius Susunan Redaksi, Propam News TV Akan Tempuh Jalur Hukum
𝗗𝘂𝗲𝗹 𝗦𝗲𝗻𝗴𝗶𝘁 𝗱𝗶 𝗞𝗲𝗯𝘂𝗻, 𝗞𝗮𝗽𝗼𝗹𝘀𝗲𝗸 𝗕𝗲𝗻𝗮𝗶 𝗧𝗮𝗸𝗹𝘂𝗸𝗸𝗮𝗻 𝗔𝘆𝗮𝗵 𝗧𝗶𝗿𝗶 𝗣𝗲𝗹𝗮𝗸𝘂 𝗣𝗲𝗺𝗲𝗿𝗸𝗼𝘀𝗮𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗻𝗴𝗴𝘂𝗻𝗮 𝗦𝗮𝗯𝘂.
Pastikan Mudik Aman dan Lancar, Kasdim Boyolali Bersama Forkopimda Cek Kesiapan Pos Pam Lebaran
Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak ke Pasar Kuripan Menjekang Ramadhan, Temukan Sejumlah Komoditas Dijual di Atas Harga Acuan
Kapolsek Banjarmasin Tengah Terima Kunjungan Silaturahmi Apri Wilianto
Pererat Sinergitas, Polres dan Kodim 0608/Cianjur Gelar Silaturahmi serta Buka Puasa Bersama
Polres Demak Amankan Tiga Remaja Pelaku Pembacokan Saat Tawuran

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 18:44

RAT Kopontren Nurul Hijrah Tahun Buku 2025 Di Buka Kadis Koperasi dan UKM Prop. Kalsel

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:07

Perkuat Sinergitas, Kapolres Kuansing Gelar Nobar Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:04

𝗣𝗲𝗿𝗸𝘂𝗮𝘁 𝗦𝗶𝗻𝗲𝗿𝗴𝗶𝘁𝗮𝘀, 𝗞𝗮𝗽𝗼𝗹𝗿𝗲𝘀 𝗞𝘂𝗮𝗻𝘀𝗶𝗻𝗴 𝗚𝗲𝗹𝗮𝗿 𝗡𝗼𝗯𝗮𝗿 𝗧𝗶𝗺𝗻𝗮𝘀 𝗜𝗻𝗱𝗼𝗻𝗲𝘀𝗶𝗮 𝗟𝗮𝘄𝗮𝗻 𝗦𝗮𝗶𝗻𝘁 𝗞𝗶𝘁𝘁𝘀 𝗮𝗻𝗱 𝗡𝗲𝘃𝗶𝘀.

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:55

Wakapolda Jabar Kunjungi Polres Cianjur , Apresiasi Kinerja Pengamanan Arus Mudik Ops Ketupat Lodaya 2026

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:36

Kunjungan Pangdam XII/Tpr di Jagoi Babang bersama Danrem 121/Abw, “tingkatkan Sinergi di Perbatasan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:31

Sinergi DLH kuansing dan Pemdes Koto Taluk Bersihkan Sampah Liar, Warga Harap Pengawasan Ketat

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:25

Danrem 121/Abw bersama Pangdam XII/Tpr kunjungi Kodim 1208/Sambas tekankan para “Prajurit harus disiplin

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:52

Polri Bangun 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Tingkatkan Akses hingga Pelosok Desa

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x