Mahasiswa PPDS Unsri Jadi Korban Perundungan, Menkes: ‘Sudah Sistemik’

- Reporter

Jumat, 16 Januari 2026 - 12:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG //propamnewstv.id – Kasus dugaan perundungan yang menimpa seorang mahasiswa PPDS di Universitas Sriwijaya, berinisial OA, mencuat usai viral di media sosial. OA disebut sedang bertugas di RSUP Mohammad Hoesin, Palembang.

Dalam salinan pesan yang tersebar di media sosial itu, korban diklaim mengundurkan diri dan nyaris melakukan percobaan bunuh diri karena dirundung dan diperas oleh seniornya.

Korban disebut diperas untuk membayar ongkos kuliah, membiayai clubbing dan pesta senior, sewa alat olahraga seperti padel, sepeda dan klub sepakbola senior.

OA disebut juga diminta membelikan obat perawatan wajah, makanan dan minuman, tiket pesawat dan konser, biaya sewa rumah dan kos senior, biaya perpisahan senior, biaya penelitian ilmiah dan seminar senior.

Bahkan korban diduga diminta antar-jemput anak senior ke sekolah, membelikan alat kesehatan (alkes) serta barang mewah lainnya untuk senior.

Jika permintaan senior tersebut tidak dilakukan, korban akan diintimidasi, diancam akan dirundung, dikucilkan dan dipersulit selama masa pendidikan di PPDS Unsri Ilmu Kesehatan Mata di RSUP Mohammad Hoesin Palembang.

Berulangnya kasus dugaan perundungan dan pemerasan terhadap mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) menunjukkan belum adanya sistem perbaikan yang permanen, kata pengamat.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, bilang kejadian perundungan di PPDS sudah sistemik. Oleh karena itu, pihaknya langsung memberhentikan sementara prodi Ilmu Kesehatan Mata di RSUP Mohammad Hoesin. Langkah itu dilakukannya untuk memastikan agar insiden ini bisa dicegah dan prodi PPDS yang terkait bisa melakukan perbaikan.

Budi juga berjanji akan adopsi standar pendidikan dokter spesialis dari Amerika Serikat.

Adapun Kepala Humas Unsri, Nurly Meilinda, menegaskan pihaknya telah mengambil langkah dengan membentuk tim khusus untuk mengatasi masalah ini.

Berita Terkait

Semarak Gelar Seni Pencak Silat di Alun-Alun Mandalawangi, Jaga Warisan Budaya Perkokoh Persatuan  
Polres Demak Gandeng Sekolah Cegah Penyalahgunaan Narkoba Sejak Dini
*Api Mendekati Pemukiman, Kapolda Kalsel dan Forkopimda Turun Tangan Padamkan Karhutla di Pengayuan*
Bupati Sintang Kunjungi Lounge Imigrasi, Pastikan Urus Paspor Zero Percaloan 
Disdukcapil Kuningan Gandeng PT Pos Indonesia, Percepat Distribusi Dokumen Adminduk ke Masyarakat
Pemkab Sintang Dukung Sidang Terpadu Itsbat Nikah Untuk Kepastian Hukum dan Administrasi Kependudukan
Pemkab Sintang dan Kanwil Imigarasi Kalbar Teken MoU Hadirkan Pelayanan Keimigrasian
Bidpropam Polda Jateng Tekankan Disiplin dan Etika Personel Polres Demak

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:27

Semarak Gelar Seni Pencak Silat di Alun-Alun Mandalawangi, Jaga Warisan Budaya Perkokoh Persatuan  

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:24

Polres Demak Gandeng Sekolah Cegah Penyalahgunaan Narkoba Sejak Dini

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:17

*Api Mendekati Pemukiman, Kapolda Kalsel dan Forkopimda Turun Tangan Padamkan Karhutla di Pengayuan*

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08

Bupati Sintang Kunjungi Lounge Imigrasi, Pastikan Urus Paspor Zero Percaloan 

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:53

Disdukcapil Kuningan Gandeng PT Pos Indonesia, Percepat Distribusi Dokumen Adminduk ke Masyarakat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:00

Pemkab Sintang dan Kanwil Imigarasi Kalbar Teken MoU Hadirkan Pelayanan Keimigrasian

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:54

Bidpropam Polda Jateng Tekankan Disiplin dan Etika Personel Polres Demak

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:41

Pimpin Apel Siaga Karhutla, Bupati Sintang Tegaskan Kebakaran Hutan dan Lahan Dipicu Faktor Manusia

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x