Korban Tewas Kebakaran Hutan Chile Jadi 20 Orang, Ribuan Rumah Hangus

- Reporter

Selasa, 20 Januari 2026 - 07:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Santiago, // PropamNewstv.id – Kebakaran hutan melanda wilayah selatan Chile selama tiga hari berturut-turut hingga Selasa, 20 Januari 2026, yang menewaskan sedikitnya 20 orang. Kebakaran dipicu suhu panas dan angin kencang yang terjadi pada puncak musim panas.

Api pertama kali muncul sejak Sabtu di wilayah Nuble dan Biobio, sekitar 500 kilometer di selatan Santiago, lalu meluas dengan cepat. Luas area yang terbakar dilaporkan setara dengan wilayah Kota Detroit di Amerika Serikat, serta merusak atau menghancurkan sekitar 1.000 rumah warga.

Presiden Chile Gabriel Boric menyatakan sejumlah titik api telah berhasil dikendalikan. Namun, kebakaran hutan masih aktif di beberapa lokasi, sementara titik api baru muncul di wilayah Araucania yang berbatasan dengan Biobio. Pemerintah pun menetapkan Nuble dan Biobio sebagai daerah bencana.

Penetapan status darurat memungkinkan pengerahan militer untuk membantu pengamanan wilayah terdampak. Di sejumlah lokasi, puing kendaraan yang meleleh, rangka logam hangus, serta rumah-rumah yang rata dengan tanah terlihat memenuhi kawasan permukiman.

Seorang warga Lirquen, Yagora Vasquez, menggambarkan situasi mencekam saat api mendekati rumahnya. “Saya mencoba membasahi rumah, tetapi api terus mendekat. Saya lalu membawa anak saya dan kami melarikan diri,” ujarnya, dikutip dari Channel News Asia.

Seiring api mulai mereda di beberapa titik, warga perlahan kembali ke sisa permukiman untuk mencari barang yang masih dapat diselamatkan. Namun, banyak di antaranya hanya menemukan abu dan puing bangunan akibat kebakaran yang berasal dari kawasan hutan.

Lebih dari 3.500 petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api. Sejumlah studi menyebut perubahan iklim turut memperparah intensitas dan frekuensi kebakaran hutan di wilayah selatan Chile dalam beberapa tahun terakhir.

(Sumber : Metrotv)

Berita Terkait

DKPP Kabupaten Cirebon Gelar Bazar Ikan, Dorong Cegah Stunting dari Meja Makan
Sinergi Pendampingan Hukum dan Energi Terbarukan Berbasis Pemuda
Tanamkan Disiplin Sejak Dini, Satlantas Polres Tabalong Edukasi Anak TK Lewat Program Polisi Sahabat Anak
*Satgas Pangan Polda Kalsel Turun ke Pasar Antasari, Cek Harga dan Stok Bahan Pokok*
*Perkuat Perlindungan PMI, Ditreskrimucm Polda Banten Jalin Kerja Sama dengan BP3MI Banten*
*SPPG Polri Mulai Terapkan Sistem Prasmanan, Perdana di Pejaten*
PENGHAMBATAN PERS DI MBG MENES TUAI KECAMAN BASAR SOLIDARITAS RAKYAT
Reforma Agraria Desa Soso, Menguatkan Peran Petani Perempuan Menuju Kesejahteraan

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 14:56

DKPP Kabupaten Cirebon Gelar Bazar Ikan, Dorong Cegah Stunting dari Meja Makan

Rabu, 22 April 2026 - 14:34

Sinergi Pendampingan Hukum dan Energi Terbarukan Berbasis Pemuda

Rabu, 22 April 2026 - 14:10

Tanamkan Disiplin Sejak Dini, Satlantas Polres Tabalong Edukasi Anak TK Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Rabu, 22 April 2026 - 09:10

*Satgas Pangan Polda Kalsel Turun ke Pasar Antasari, Cek Harga dan Stok Bahan Pokok*

Rabu, 22 April 2026 - 09:02

*Perkuat Perlindungan PMI, Ditreskrimucm Polda Banten Jalin Kerja Sama dengan BP3MI Banten*

Rabu, 22 April 2026 - 08:32

PENGHAMBATAN PERS DI MBG MENES TUAI KECAMAN BASAR SOLIDARITAS RAKYAT

Rabu, 22 April 2026 - 08:17

Reforma Agraria Desa Soso, Menguatkan Peran Petani Perempuan Menuju Kesejahteraan

Rabu, 22 April 2026 - 08:08

Sekda Sintang Tegaskan Akan Eliminasi Anjing Penyebab Rabies

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x