KOMANDO HAM PANDEGLANG Hidupkan Aspirasi Masyarakat, Fahru Soroti Sarana, Parkir, dan Transparansi Dana BOK di RSUD Labuan

- Reporter

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuan, Banten –//propamnewstv.id/- Komando HAM Kabupaten Pandeglang melalui Fahru menghidupkan kembali aspirasi masyarakat terkait kondisi sarana dan prasarana di RSUD Labuan.

Berdasarkan ulasan serta pengamatan langsung di lapangan, Fahru menilai lingkungan rumah sakit saat ini tergolong kondusif, bersih, dan konsisten menerapkan kawasan bebas asap rokok. Namun, seiring meningkatnya kunjungan pasien dan beroperasinya gedung baru secara penuh, sejumlah persoalan fasilitas dinilai perlu mendapat perhatian serius.

Menurutnya, peningkatan pelayanan kesehatan tidak hanya sebatas pada aspek medis, tetapi juga menyangkut kenyamanan lingkungan serta keterbukaan informasi publik.

“Secara umum lingkungan rumah sakit sudah baik dan tertib. Namun, dengan meningkatnya jumlah pasien dan aktivitas pelayanan, kami melihat perlunya peningkatan sarana pendukung demi kenyamanan masyarakat,” ujar Fahru.

Fahru mengungkapkan, pihaknya menerima laporan dari warga sekitar, keluhan pasien, serta pengguna jalan terkait keterbatasan fasilitas pendukung di lingkungan rumah sakit.

Beberapa poin yang menjadi sorotan antara lain:

1. Ruang Terbuka Hijau (RTH)
Keberadaan RTH dinilai penting sebagai bagian dari konsep green hospital yang berfungsi menyerap polusi, meningkatkan estetika, serta memberikan kenyamanan bagi pasien dan keluarga yang menunggu.

2. Keterbatasan Lahan Parkir Pengunjung
Terbatasnya area parkir menyebabkan antrean kendaraan dan memicu munculnya parkir liar yang mengganggu arus lalu lintas serta kenyamanan pengunjung maupun pengguna jalan.

3. Tarif Parkir di Bahu Jalan Umum
Ditemukan adanya kendaraan yang diparkir di bahu jalan umum dengan pungutan tarif oleh oknum jasa parkir.

“Kami ingin mengetahui kepada siapa uang parkir tersebut disetorkan dan apakah praktik itu telah diketahui atau disetujui oleh pemerintah daerah,” tegasnya.

Selain persoalan fisik dan tata kelola lingkungan, Fahru juga menyoroti transparansi penggunaan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK).

Ia mempertanyakan beberapa hal mendasar, di antaranya:

Berapa jumlah dana BOK yang diterima rumah sakit atau puskesmas tahun ini dan untuk kegiatan apa saja dana tersebut dialokasikan.

Apakah penggunaan dana BOK sudah sesuai dengan target penurunan angka kematian ibu dan bayi, serta penanganan malnutrisi di wilayah tersebut.

Bagaimana mekanisme pengawasan agar dana BOK benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, keterbukaan informasi publik merupakan bagian dari akuntabilitas pelayanan kesehatan. Ia mendorong manajemen rumah sakit dan pemerintah daerah untuk memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat.

“Kami berharap ada transparansi dan evaluasi bersama. Tujuannya bukan untuk menyudutkan, tetapi memastikan pelayanan kesehatan benar-benar optimal dan dana publik tepat sasaran,” lanjutnya.

Komando HAM menyatakan akan terus mengawal aspirasi masyarakat serta membuka ruang dialog dengan pihak rumah sakit dan pemerintah daerah guna mencari solusi bersama demi peningkatan kualitas layanan kesehatan di Labuan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak rumah sakit. Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

//red//tim

Berita Terkait

Paskas Entikong Salurkan Air Bersih untuk Masyarakat, Perkuat Kolaborasi Sosial Bersama Karang Taruna dan Remaja Masjid Istiqamah
Ketua Karang taruna RW 11. Baranang siang indah, kang Boris jadi pelopor dalam memeriah kan HUT RI ke – 81.
Hak Adat Diabaikan, Prosedur Dilanggar — Prianto Kecam Keras Upaya Pengesahan Sepihak di Lahei!*
*Polda Kalsel Resmikan 22 Jembatan Merah Putih Presisi, Bangun Akses Aman bagi Masyarakat*
Wabup Sintang Audiensi ke BNPP RI, Dorong Percepatan Pembangunan Kawasan Perbatasan
Diduga Curi Buah Sawit, Seorang Pria Berinisial RW Diamankan Polisi
PERHATIAN PUBLIK MENINGKAT LUAS: VIRALNYA PERJUANGAN WARGA NEGARA ASAL DUGAAN S.A.D. RT 23 DESA BUNGKU KLAIM RUANG PENGHIDUPAN SELUAS DUGAAN 1.400 HEKTAR DI JAMBI
*Dukung Program Presiden, 15 Taruna Akpol dan AAL Rampungkan Kegiatan ‘Taruna Bakti’ di Kalsel*

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 16:20

Percepat Digitalisasi Perlinsos, Disdukcapil Kuningan Aktifkan IKD Seluruh Babinsa Kodim 0615

Jumat, 18 September 2026 - 15:22

Personel Polres Balangan dengan Sigap Datangi Karhutla di Desa Kusambi Hulu

Jumat, 18 September 2026 - 14:14

Personel Polres Balangan Berjibaku Padamkan Karhutla di Desa Teluk Mesjid

Kamis, 17 September 2026 - 14:30

Polres Batola Panen 2,35 Ton Jagung Pipil di Cerbon, Dukung Swasembada Pangan 2026

Kamis, 17 September 2026 - 14:16

*Polda Banten Peringati Hari Demokrasi Internasional, Dorong Penguatan Hak Asasi dan Nilai Demokrasi*

Kamis, 17 September 2026 - 13:52

Polres Tabalong Bagikan Air Mineral kepada Masyarakat yang Antre BBM

Kamis, 17 September 2026 - 13:46

SERAH TERIMA JABATAN DI LINGKUNGAN POLRES BALANGAN BERLANGSUNG KHIDMAT

Kamis, 17 September 2026 - 12:36

*Kapolda Kalsel Tinjau Langsung Korban Selamat KM Virgo Transport 8 di Banjarmasin*

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x