Hujan Lebat Picu Longsor di Selandia Baru, Sejumlah Orang Dilaporkan Hilang

- Reporter

Kamis, 22 Januari 2026 - 03:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wellington, // PropamNewstv.id – Hujan lebat yang mengguyur Selandia Baru menyebabkan kerusakan luas dan memicu longsor di Pulau Utara pada Kamis, 22 Januari 2026. Sejumlah orang dilaporkan hilang setelah longsor terjadi di dekat sebuah lokasi perkemahan, sementara rumah-rumah dievakuasi, ribuan warga kehilangan aliran listrik, dan sejumlah ruas jalan utama ditutup.

Layanan darurat menangani insiden longsor di sekitar area perkemahan di Mount Maunganui, destinasi wisata populer di kawasan Bay of Plenty di pesisir utara Selandia Baru.

Polisi menyatakan lokasi perkemahan tersebut telah dikosongkan dan petugas darurat tengah berupaya menemukan siapa pun yang kemungkinan masih berada di area terdampak.

Media lokal melaporkan sejumlah helikopter dikerahkan untuk mendukung operasi pencarian dan penyelamatan yang masih berlangsung.

Dilansir dari Channel News Asia, Kamis, 22 Januari 2026, Perdana Menteri Selandia Baru Christopher Luxon mengatakan melalui platform X bahwa dirinya “secara aktif memantau situasi di seluruh negeri, termasuk insiden besar di Mount Maunganui”. Ia menambahkan bahwa cuaca ekstrem terus menciptakan kondisi berbahaya di berbagai wilayah Pulau Utara.

Menteri Penanggulangan Darurat dan Pemulihan Mark Mitchell mengatakan kepada Radio NZ bahwa hujan lebat melanda hampir seluruh garis pantai timur Pulau Utara.

“Kabar baiknya adalah semua pihak merespons dengan sangat cepat. Ada waktu untuk melakukan persiapan, dan hal itu membantu mengurangi dampak serta menciptakan respons yang kuat,” ujar Mitchell.

Otoritas Transportasi Selandia Baru melaporkan penutupan sejumlah jalan utama di wilayah Northland, Bay of Plenty, dan Waikato. Pemerintah daerah menyebut beberapa komunitas kecil masih terisolasi akibat kerusakan jalan.

Sementara itu, badan prakiraan cuaca Selandia Baru, MetService, menyatakan seluruh peringatan cuaca di Pulau Utara telah dicabut seiring pergerakan sistem tekanan rendah tropis ke arah timur. Namun, beberapa peringatan masih berlaku di Pulau Selatan dan diperkirakan akan mereda pada Kamis, tambah lembaga tersebut.

(Sumber : Metrotv)

Berita Terkait

DKPP Kabupaten Cirebon Gelar Bazar Ikan, Dorong Cegah Stunting dari Meja Makan
Sinergi Pendampingan Hukum dan Energi Terbarukan Berbasis Pemuda
Tanamkan Disiplin Sejak Dini, Satlantas Polres Tabalong Edukasi Anak TK Lewat Program Polisi Sahabat Anak
*Satgas Pangan Polda Kalsel Turun ke Pasar Antasari, Cek Harga dan Stok Bahan Pokok*
*Perkuat Perlindungan PMI, Ditreskrimucm Polda Banten Jalin Kerja Sama dengan BP3MI Banten*
*SPPG Polri Mulai Terapkan Sistem Prasmanan, Perdana di Pejaten*
PENGHAMBATAN PERS DI MBG MENES TUAI KECAMAN BASAR SOLIDARITAS RAKYAT
Reforma Agraria Desa Soso, Menguatkan Peran Petani Perempuan Menuju Kesejahteraan

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 14:56

DKPP Kabupaten Cirebon Gelar Bazar Ikan, Dorong Cegah Stunting dari Meja Makan

Rabu, 22 April 2026 - 14:34

Sinergi Pendampingan Hukum dan Energi Terbarukan Berbasis Pemuda

Rabu, 22 April 2026 - 14:10

Tanamkan Disiplin Sejak Dini, Satlantas Polres Tabalong Edukasi Anak TK Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Rabu, 22 April 2026 - 09:10

*Satgas Pangan Polda Kalsel Turun ke Pasar Antasari, Cek Harga dan Stok Bahan Pokok*

Rabu, 22 April 2026 - 09:02

*Perkuat Perlindungan PMI, Ditreskrimucm Polda Banten Jalin Kerja Sama dengan BP3MI Banten*

Rabu, 22 April 2026 - 08:32

PENGHAMBATAN PERS DI MBG MENES TUAI KECAMAN BASAR SOLIDARITAS RAKYAT

Rabu, 22 April 2026 - 08:17

Reforma Agraria Desa Soso, Menguatkan Peran Petani Perempuan Menuju Kesejahteraan

Rabu, 22 April 2026 - 08:08

Sekda Sintang Tegaskan Akan Eliminasi Anjing Penyebab Rabies

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x