Hadapi Lonjakan Sampah Lebaran, Cicendo Andalkan Gaslah dan Patroli RW

- Reporter

Minggu, 22 Maret 2026 - 05:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung,//PropamNewsTv.id-21 Maret 2026 — Menghadapi potensi lonjakan sampah selama Idulfitri 1447 Hijriah, Kecamatan Cicendo mengandalkan kolaborasi lintas unsur melalui Petugas Pemilah dan Pengolah Sampah (Gaslah) serta penguatan patroli kewilayahan hingga tingkat RW.

Camat Cicendo, Siti Romlah, memastikan berbagai langkah antisipatif telah disiapkan secara matang. Ia menyebut, pengelolaan sampah di wilayahnya selama ini berjalan optimal berkat sinergi berbagai pihak.

“Alhamdulillah, penanggulangan sampah di Cicendo sudah sangat terkolaborasi. Semua ditangani oleh tim Gaslah. Raihan pengelolaan sudah mencapai 105 persen dan menjangkau seluruh 56 RW,” ujarnya saat diwawancarai di Stasiun Bandung, Jumat (20/3/2026).

Memasuki periode Lebaran, patroli lingkungan diintensifkan melalui sistem piket terpadu yang melibatkan unsur kecamatan, kelurahan, Gober, serta Linmas. Setiap wilayah memiliki titik tanggung jawab yang terstruktur dan terpantau.

“Selama Lebaran, patroli dilakukan secara terjadwal. Semua pihak memiliki tanggung jawab di wilayah binaan masing-masing, khususnya di tingkat RW,” jelasnya.

Pengawasan juga difokuskan pada titik-titik keramaian, termasuk masjid saat pelaksanaan salat Idulfitri. Setiap lokasi telah memiliki mekanisme monitoring guna memastikan kebersihan tetap terjaga.

Di sisi lain, pengelolaan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) turut menjadi perhatian. Dari lima TPS yang ada, saat ini hanya TPS Sukaraja di kawasan Dakota yang masih aktif, sementara lainnya telah beralih ke sistem ritase.

“Dari lima TPS, saat ini hanya Sukaraja di Dakota yang masih aktif. Sisanya sudah menggunakan sistem ritase,” ungkap Siti.

Penjagaan TPS dilakukan secara ketat untuk mencegah pembuangan sampah ilegal dari luar wilayah, mengingat posisi Cicendo yang berbatasan dengan Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat.

“Pengawasan diperketat karena ada potensi sampah dari luar wilayah masuk ke Cicendo,” tambahnya.

Ia memastikan, hingga saat ini tidak ditemukan timbunan sampah liar. Kondisi tersebut merupakan hasil dari patroli aktif yang dilakukan secara berkala oleh petugas di lapangan.

“Alhamdulillah, hampir tidak ada tumpukan sampah. Semua dapat dikendalikan karena patroli berjalan aktif, termasuk peran Linmas yang terus bergerak di lapangan,” tuturnya.

Keberhasilan ini juga didukung kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta UPT terkait dalam memastikan kelancaran sistem ritase di seluruh wilayah.

Selain itu, edukasi kepada masyarakat terus digencarkan, khususnya dalam pemilahan sampah rumah tangga. Saat ini, tingkat partisipasi warga dalam memilah sampah telah mencapai lebih dari 70 persen.

“Kami terus mendorong masyarakat untuk memilah sampah organik dan anorganik. Saat ini partisipasinya sudah di atas 70 persen,” katanya.

Pengolahan sampah organik pun kini telah banyak dilakukan di tingkat RW, sehingga tidak lagi dibuang ke TPS.

“Sampah organik sudah diolah di lingkungan masing-masing, tidak lagi dikirim ke TPS,” imbuhnya.

Meski terdapat penyesuaian layanan pada hari H Idulfitri, petugas Gaslah tetap disiagakan melalui sistem piket untuk mengantisipasi potensi penumpukan sampah.

“Petugas tetap siaga melalui piket. Setelah hari raya, pelayanan langsung kembali normal. Sampah yang tidak ditangani satu hari saja bisa menjadi masalah,” tegasnya.

Di akhir, Siti mengimbau masyarakat untuk bijak dalam memproduksi sampah selama Lebaran serta menjaga kebersihan lingkungan, termasuk saat pelaksanaan salat Idulfitri.

“Kami mengajak masyarakat untuk mengurangi produksi sampah dan mengelolanya dari rumah. Termasuk saat salat Id, sampah seperti alas atau koran agar dikumpulkan dan dibuang pada tempatnya,” pungkasnya.

Sumber
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung
Red I PropamNewsTv

Berita Terkait

IBU LURIN ANGGRA PRATAMA: PENUH BERKAH, DAN KEBHAGIAAN BERSAMA KELUARGA SERTA TOKOH MASYARAKAT 
KEBERSAMAAN PENUH KEHANGATAN: MALAM MINGGU DI WADUK DARMA
KASUS PEMUKULAN DI KAWASAN CIKASO SELESAI, SITUASI KONDUSIF DAN AMAN  
BEAUTY RENI SALON: TEMPAT PERAWATAN KECANTIKAN DI JALAN CUT NYAK DIEN KUNINGAN  
Tipiring Sampah, Dan Logika Terbalik Pelayanan Publik? 
BEUTY RENI SALON Hadirkan Revolusi Perawatan Rambut Premium untuk Tampilan Percaya Diri Sepanjang Hari.”
Selamat dan Sukses: Yangto, SH., MH. Pimpin DPD Partai NasDem Pandeglang 2026-2029
Tanpa Kolaborasi, “Bilungka Jua Nang Ramaknya”

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:02

Sabtu Malam, Bandung Tak Sekadar Ramai—Ia Akan Menjadi Panggung Besar Peradaban Sunda

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:04

Pilprades 2026 Desa Sukodono Bonang Demak Memanas,di Duga Banyak Penyimpangan dan Team Pilperades Kong Kalikong Dengan Pihak ke Tiga

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:45

Jembatan Penghubung Antar Kampung di Mekarsari Nyaris Ambruk, Warga Minta Pemerintah Segera Bertindak

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:27

Panglima pwpdi buka peluang untuk seluruh masyarakat indonesi bergabung bisnis kereeennn..

Jumat, 15 Mei 2026 - 08:37

Cegah Kebakaran dari Dapur, Polres Metro Depok Imbau Warga Waspada Penggunaan Gas LPG

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:02

Forum KDKMP Pandeglang Desak DPRD Bentuk Pansus Dugaan Kisruh Anggaran Pelatihan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih 

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:54

Polsek Pamulang Lakukan Patroli ke Lapak Hewan Qurban, Berikan Himbauan Antisipasi Pencurian Jelang Idul Adha 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:47

Dikritik Soal IPAL dan Andalalin, Perwakilan SPPG Sindanglaya I: “Saya Dulu Wartawan dan Aktivis”

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x