Foto:Pawai spontan usai PERSIB Bandung
JABAR //propamnewstv.id/— Peluit akhir di Parepare baru saja berbunyi. Namun di Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, perayaan sudah dimulai. Ribuan warga tumpah ruah ke jalan, Minggu malam (17/5/2026), menggelar pawai spontan usai PERSIB Bandung menaklukkan PSM Makassar 2-1.
Klakson kendaraan bersahut-sahutan. Bendera biru-putih berkibar di sepanjang jalan. Anak-anak, remaja, hingga orang tua larut dalam euforia yang sulit disembunyikan. Secara matematis, PERSIB memang belum resmi menjadi juara. Masih ada satu pertandingan tersisa melawan Persijap Jepara pada 23 Mei mendatang.
Namun bagi warga Ciparay, kemenangan di Parepare terasa seperti pertanda bahwa trofi itu sudah semakin dekat. Mereka tidak menunggu kepastian formal untuk merayakan harapan. Karena kadang, keyakinan datang lebih cepat daripada pengesahan. PERSIB kini mengoleksi 78 poin dan unggul dua angka atas Borneo FC. Situasi itu membuat Maung Bandung berada di posisi paling menentukan untuk mengunci gelar di laga terakhir.
Di Ciparay, angka-angka itu mungkin tak terlalu penting. Yang lebih terasa adalah optimisme. Bahwa musim panjang yang penuh tekanan ini tinggal menyisakan satu langkah kecil. Bahwa Bandung, dan seluruh wilayah yang mencintainya, sudah bisa melihat trofi itu di depan mata.
Dan malam ini, Ciparay memilih merayakannya lebih dulu. Bukan karena gelar sudah resmi diraih, tetapi karena harapan itu terasa terlalu nyata untuk ditahan sendiri.
Tim//red


