PANDEGLANG //propamnewstv.id – Insiden kecelakaan maut yang merenggut nyawa seorang siswa sekolah dasar yang terjadi di Jalan Raya Pandeglang-Labuan pada hari selasa (27/1/2026) kemarin, memicu reaksi keras dari aktivis.
Ikatan Rakyat Reformasi (IKRAR) Kabupaten Pandeglang mendesak pemerintah daerah segera melakukan evaluasi total terhadap operasional Mobil Siaga Desa rabu, (28/01/2026).
Ketua Presidium IKRAR, Muhamd Jihad, Ia menuntut transparansi investigasi terkait kompetensi pengemudi dan kecepatan kendaraan saat kejadian.
“Mobil Siaga sering dikemudikan oleh perangkat desa atau relawan yang tidak memiliki sertifikasi tanggap darurat. Kami mendesak kepolisian memeriksa kualifikasi sopir dalam menghadapi situasi emergency,” tegas Jihad.
Selain kompetensi, IKRAR juga menuntut adanya pemeriksaan teknis berkala terhadap seluruh unit Mobil Siaga di Pandeglang guna memastikan sistem pengereman dan visibilitas dalam kondisi prima agar tidak menjadi ancaman bagi pengguna jalan lain. (Red)








