“BNNK Banjarbaru Catat Capaian Positif di 2025: Rehabilitasi dan Pencegahan Narkoba Meningkat”

- Reporter

Selasa, 23 Desember 2025 - 08:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjarbaru //propamnewstv.id  Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Banjarbaru mencatat berbagai capaian positif sepanjang tahun 2025, baik dalam upaya pencegahan, rehabilitasi, maupun peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BNNK Banjarbaru, AKBP Arif Wahyu Bibitharta, saat press rilis akhir tahun yang digelar di Kantor BNNK Banjarbaru, Selasa (23/12/2025).

AKBP Arif Wahyu Bibitharta mengungkapkan, sepanjang tahun 2025 pihaknya telah melaksanakan tes urine terhadap 1.714 orang dalam berbagai kegiatan pencegahan. Dari hasil evaluasi layanan, BNNK Banjarbaru mencatat Indeks Kepuasan Layanan Rehabilitasi mencapai angka 3,79 dengan kategori sangat baik. Sementara Indeks Kinerja Utama (IKU) berada di angka 3,89 yang juga masuk kategori optimal.

“Nilai ini menunjukkan bahwa pelayanan rehabilitasi yang kami berikan kepada masyarakat berjalan dengan baik dan sesuai dengan standar yang ditetapkan,” ujarnya.

Di bidang rehabilitasi, BNNK Banjarbaru melayani sebanyak 56 klien penyalahguna narkoba selama tahun 2025. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, ia menjelaskan bahwa secara target nasional terjadi penyesuaian akibat kebijakan efisiensi anggaran.

“Kalau dilihat dari persentase, capaian rehabilitasi tahun ini meningkat cukup signifikan dibandingkan tahun lalu. Hanya saja target nasional memang disesuaikan karena adanya efisiensi anggaran,” jelasnya.

Untuk mendukung layanan rehabilitasi, BNNK Banjarbaru bekerja sama dengan sejumlah fasilitas layanan kesehatan, di antaranya Puskesmas Cempaka dan fasilitas kesehatan di wilayah Landasan Ulin Selatan. Selain itu, terdapat dua fasilitas kesehatan tingkat pertama yang beroperasi, yakni Klinik Pratama Banjarbaru dan layanan rehabilitasi rawat jalan yang terintegrasi dengan BNN.

AKBP Arif juga memaparkan karakteristik klien rehabilitasi di wilayah Banjarbaru. Berdasarkan data, mayoritas penyalahguna narkoba berada pada rentang usia produktif antara 25 hingga 40 tahun.

“Jenis narkoba yang paling banyak disalahgunakan masih didominasi sabu. Dari sisi pekerjaan, sebagian besar klien merupakan pengangguran,” ungkapnya.

Dari sisi wilayah, klien rehabilitasi terbanyak berasal dari Kabupaten Banjar. Hal ini dikarenakan BNNK Banjarbaru juga melayani rujukan rehabilitasi dari daerah sekitar. Selain itu, BNNK Banjarbaru turut melaksanakan asesmen terpadu yang melibatkan unsur kepolisian dan kejaksaan. Sepanjang tahun 2025, tercatat 29 orang mengikuti asesmen terpadu, dengan empat orang direkomendasikan menjalani rehabilitasi.

Dalam upaya pencegahan, BNNK Banjarbaru terus mengintensifkan Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Menurut AKBP Arif, tingkat kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba mulai menunjukkan peningkatan.

“Kesadaran masyarakat semakin baik. Hal ini terlihat dari meningkatnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan pencegahan, rehabilitasi, dan pelaporan,” katanya.

Menghadapi tahun 2026, BNNK Banjarbaru telah menetapkan sejumlah program prioritas. Salah satunya adalah peningkatan edukasi dan sosialisasi P4GN di lingkungan pendidikan dan pondok pesantren.

“Di Kota Banjarbaru terdapat 36 pondok pesantren. Ke depan, edukasi bahaya narkoba akan lebih kami masifkan di lingkungan pesantren dan sekolah,” ujarnya.

Selain itu, BNNK Banjarbaru juga merencanakan penguatan layanan rehabilitasi melalui mobil layanan keliling untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas. Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, AKBP Arif menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan pelayanan.

“Kami tetap berkomitmen meningkatkan kualitas layanan rehabilitasi dan pencegahan narkoba, meskipun dengan keterbatasan anggaran. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat dan menekan angka penyalahgunaan narkoba di Banjarbaru,” pungkasnya.

Berita Terkait

Polres Tabalong Gelar Arus Balik Gratis dan Valet and Ride, Mudik Aman dan Nyaman
Perubahan Misterius Susunan Redaksi, Propam News TV Akan Tempuh Jalur Hukum
𝗗𝘂𝗲𝗹 𝗦𝗲𝗻𝗴𝗶𝘁 𝗱𝗶 𝗞𝗲𝗯𝘂𝗻, 𝗞𝗮𝗽𝗼𝗹𝘀𝗲𝗸 𝗕𝗲𝗻𝗮𝗶 𝗧𝗮𝗸𝗹𝘂𝗸𝗸𝗮𝗻 𝗔𝘆𝗮𝗵 𝗧𝗶𝗿𝗶 𝗣𝗲𝗹𝗮𝗸𝘂 𝗣𝗲𝗺𝗲𝗿𝗸𝗼𝘀𝗮𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗻𝗴𝗴𝘂𝗻𝗮 𝗦𝗮𝗯𝘂.
Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak ke Pasar Kuripan Menjekang Ramadhan, Temukan Sejumlah Komoditas Dijual di Atas Harga Acuan
Kapolsek Banjarmasin Tengah Terima Kunjungan Silaturahmi Apri Wilianto
Polres Demak Amankan Tiga Remaja Pelaku Pembacokan Saat Tawuran
𝗥𝗮𝘁𝘂𝘀𝗮𝗻 𝗥𝗮𝗸𝗶𝘁 𝗣𝗘𝗧𝗜 𝗞𝗲𝗽𝘂𝗻𝗴 𝗞𝘂𝗮𝗻𝘁𝗮𝗻 𝗛𝗶𝗹𝗶𝗿 𝗦𝗲𝗯𝗲𝗿𝗮𝗻𝗴, 𝗜𝗻𝗶𝘀𝗶𝗮𝗹 ‘𝗔’ 𝗱𝗮𝗻 ‘𝗥’ 𝗗𝗶𝗱𝘂𝗴𝗮 𝗝𝗮𝗱𝗶 𝗞𝗼𝗼𝗿𝗱𝗶𝗻𝗮𝘁𝗼𝗿 𝗦𝗲𝘁𝗼𝗿𝗮𝗻.
Pelantikan Pengurus BEM UNUKASE Periode 2025/2026

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:07

Perkuat Sinergitas, Kapolres Kuansing Gelar Nobar Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:04

𝗣𝗲𝗿𝗸𝘂𝗮𝘁 𝗦𝗶𝗻𝗲𝗿𝗴𝗶𝘁𝗮𝘀, 𝗞𝗮𝗽𝗼𝗹𝗿𝗲𝘀 𝗞𝘂𝗮𝗻𝘀𝗶𝗻𝗴 𝗚𝗲𝗹𝗮𝗿 𝗡𝗼𝗯𝗮𝗿 𝗧𝗶𝗺𝗻𝗮𝘀 𝗜𝗻𝗱𝗼𝗻𝗲𝘀𝗶𝗮 𝗟𝗮𝘄𝗮𝗻 𝗦𝗮𝗶𝗻𝘁 𝗞𝗶𝘁𝘁𝘀 𝗮𝗻𝗱 𝗡𝗲𝘃𝗶𝘀.

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:55

Wakapolda Jabar Kunjungi Polres Cianjur , Apresiasi Kinerja Pengamanan Arus Mudik Ops Ketupat Lodaya 2026

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:36

Kunjungan Pangdam XII/Tpr di Jagoi Babang bersama Danrem 121/Abw, “tingkatkan Sinergi di Perbatasan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:53

Dukung Modernisasi Pertanian, Babinsa Koramil 1002-08/Labuan Amas Utara Kawal Uji Coba Drone Pemupukan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:25

Danrem 121/Abw bersama Pangdam XII/Tpr kunjungi Kodim 1208/Sambas tekankan para “Prajurit harus disiplin

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:52

Polri Bangun 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Tingkatkan Akses hingga Pelosok Desa

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:39

Situasi Kamtibmas Dijaga, Polres Demak Amankan Beberapa Titik Keramaian Selama Syawalan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x