Banjir Landa Karawang: 12 Kecamatan dan 26 Desa Terdampak

- Reporter

Senin, 19 Januari 2026 - 08:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, // PropamNewstv.id – Banjir melanda sejumlah wilayah Karawang, Jawa Barat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sebanyak 12 kecamatan di Karawang terdampak.

“Per hari ini pukul 08.00 WIB, jumlah desa yang terdampak banjir tercatat sebanyak 26 desa dari 12 kecamatan,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Karawang, Ferry Muharam, Senin (19/1).

Ferry menyebut banjir terjadi akibat tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir yang memicu luapan Sungai Citarum dan Sungai Cibeet, serta banjir rob di wilayah pesisir Karawang.

BPBD mencatat sebanyak 13.304 orang dewasa, 374 balita, dan 86 bayi terdampak banjir. “Total terdapat 4.304 keluarga, dengan 2.413 orang mengungsi dan 3.163 rumah terendam banjir,” paparnya.

Ketinggian air di 12 kecamatan tersebut bervariasi, berkisar antara 10 hingga 200 sentimeter. Kondisi paling parah terjadi di Desa Karangligar dengan ketinggian air mencapai 200 sentimeter.

Petugas BPBD bersiaga 24 jam untuk mengevakuasi korban serta mendistribusikan logistik kepada warga terdampak.

“Pendistribusian logistik berupa kebutuhan mendesak seperti makanan, minuman, selimut, dan terpal terus berlangsung,” jelasnya.

Ribuan Sawah Terendam

Tak hanya permukiman warga, banjir juga merendam lahan pertanian seluas 1.948 hektare.

Kepala Bidang Sarana Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (DPKPP) Karawang, Mahmud, menyebut dari total 1.948 hektare sawah terdampak, sebanyak 1.928 hektare berada pada fase hari setelah tanam (HST), sementara 20 hektare berada pada fase hari setelah semai (HSS).

“Banjir ini terjadi di tujuh kecamatan dan 20 desa,” katanya.

Meski demikian, pihaknya memastikan para petani terdampak akan mendapatkan asuransi guna meminimalisir kerugian.

“Selanjutnya kami akan menyinkronkan data kelompok tani yang terdaftar dalam program Asuransi Usaha Tani dengan Bidang Prasarana. Untuk kelompok tani yang baru tanam dan belum tercover asuransi, akan kami usulkan fasilitasi bantuan benih padi,” jelasnya.

(Sumber : Kumparan)

Berita Terkait

Puskesmas Entikong Gelar Cek Kesehatan Gratis di Pasar Modern PLBN Entikong
Dugaan Penyimpangan Anggaran Ambulans di Muaro Jambi: Mendorong Audit Forensik Demi Transparansi Publik
Polres Demak Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual di Al Anfas, Pengasuh Jadi Tersangka
Warga Indonesia memfaatkan waktu liburan dengan berkunjung ke malaysia.
*Ayo Cek Kesehatan Gratis Bersama Polda Banten dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80*
Kapolres Cianjur Sampaikan Ucapan Dirgahayu Polisi Militer TNI Angkatan Darat ke-80
Dipimpin Langsung Bupati, Kontingen Kuningan Turunkan 140 Orang di Porsenitas XIII, Bidik Juara Umum  
PWDPI dan IKRAR, Mendesak Dindikpora Pandeglang Berikan Sanksi Tegas Oknum Kepsek SDN Cibitung 2 Kecamatan Munju

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 14:15

Puskesmas Entikong Gelar Cek Kesehatan Gratis di Pasar Modern PLBN Entikong

Senin, 22 Juni 2026 - 13:40

Dugaan Penyimpangan Anggaran Ambulans di Muaro Jambi: Mendorong Audit Forensik Demi Transparansi Publik

Senin, 22 Juni 2026 - 13:18

Polres Demak Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual di Al Anfas, Pengasuh Jadi Tersangka

Senin, 22 Juni 2026 - 12:58

Warga Indonesia memfaatkan waktu liburan dengan berkunjung ke malaysia.

Senin, 22 Juni 2026 - 12:54

*Ayo Cek Kesehatan Gratis Bersama Polda Banten dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80*

Senin, 22 Juni 2026 - 09:54

Dipimpin Langsung Bupati, Kontingen Kuningan Turunkan 140 Orang di Porsenitas XIII, Bidik Juara Umum  

Senin, 22 Juni 2026 - 09:46

PWDPI dan IKRAR, Mendesak Dindikpora Pandeglang Berikan Sanksi Tegas Oknum Kepsek SDN Cibitung 2 Kecamatan Munju

Senin, 22 Juni 2026 - 09:13

Samsat Go Kecamatan Hadir di Entikong, Warga Diimbau Manfaatkan Layanan Pajak Kendaraan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x