“Aya Wijaya: Sejalan Arahan Presiden Prabowo, Kadin Mantapkan MoU Ekraf dan Siapkan Ekosistem Kreatif 5 Tahun ke Depan”

- Reporter

Selasa, 2 Desember 2025 - 02:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta // propamnewstv.id — Aya Wijaya, Wakil Ketua Komtap Kadin Bidang Industri Kreatif di bawah pimpinan Wakil Ketua Umum Gilang Widya Pramana, hadir dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin Indonesia 2025 yang digelar di The Park Hyatt Hotel, Jakarta, Senin 1 – 2 Desember 2025.

Di sela-sela acara, Aya Wijaya menyampaikan pandangannya mengenai perkembangan industri kreatif Indonesia yang dinilai semakin pesat menjelang 2026.

Menurut Aya, industri ekonomi kreatif saat ini memiliki peran signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. “Industri kreatif bahkan sudah berhasil mendorong PDB Indonesia, dan sumbangannya bisa sampai angka yang fantastis. Salah satu contohnya ada di sektor fashion, kuliner, musik dan film. Kemarin kita ada film animasi yang sudah menembus pasar internasional, dan itu buatan Indonesia,” ujarnya.

Aya menegaskan bahwa Kadin Ekonomi Kreatif berupaya melahirkan lebih banyak pelaku usaha baru berkelas dari berbagai subsektor industri kreatif. Salah satu program yang kini dijalankan adalah Young Creative Championpreneure, sebuah ajang untuk menjaring para pengusaha kreatif dari Sabang sampai Merauke.

Kita menjaring pengusaha untuk mendapatkan permodalan bisnis dengan nilai sampai Rp500 juta secara cuma-cuma. Tapi bukan hanya dikasih uang terus selesai. Bisnis mereka tetap kita awasi, apakah ada realisasinya dan apakah berdampak pada masyarakat,” jelasnya.

Hingga saat ini, program tersebut telah menerima sekitar 3.000 peserta dari seluruh Indonesia. Aya juga menyampaikan adanya penandatanganan nota kesepahaman (MOU) bersama pihak terkait hingga Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia ini semakin menguatkan komitmen Kadin dalam membangun ekosistem industri kreatif.

Kita berkomitmen bersama untuk membangun mereka para pelaku ekonomi kreatif. Bahkan bukan hanya pemenang yang akan kita bantu, tapi juga peserta lainnya yang potensial. Kami dari Kadin Ekonomi Kreatif juga akan berkeliling Indonesia memberikan sosialisasi bagaimana cara men-scale up bisnis kreatif,” katanya.

Program pembinaan tersebut mencakup pelatihan praktis, termasuk fotografi produk, pemasaran, hingga coaching bagi para pelaku UMKM yang masih kesulitan mengemas produknya secara kreatif.

Aya menambahkan bahwa langkah Kadin sejalan dengan arahan Presiden Prabowo yang menekankan pentingnya penguatan industri kreatif sebagai penyumbang PDB dengan nilai yang sangat besar.

Industri kreatif ini penyumbang PDB yang cukup fantastis, sampai belasan triliun. Jadi ajang ini dan program kerja 5 tahun ini bukan hanya wacana. Ada kesempatan nyata untuk mereka bisa bangkit,” tegasnya.

Sebagai seseorang yang memiliki latar belakang jurnalis, penyiar radio, dan musisi, Aya turut menyoroti perlunya edukasi masyarakat agar lebih sadar terhadap dampak teknologi baru, termasuk kecerdasan buatan (AI).

Kita ingin memberikan informasi kepada masyarakat, jangan sampai terpengaruh hal-hal negatif dari AI dan lainnya. Pelaku media, fotografi, video, dan lainnya perlu lebih siap menghadapi tantangan industri ke depan,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Aya mengajak masyarakat untuk melihat bahwa kekuatan Indonesia bukan hanya berasal dari sektor pertambangan atau sumber daya alam lainnya.

Indonesia tidak melulu tentang hutan, baja, atau tembaga. Banyak sekali potensi kreatif yang harus kita angkat dan naikkan kelas. Saya sendiri lahir dari industri kreatif. Saya melihat begitu banyak talenta luar biasa yang layak diberdayakan,” tutupnya. (Lucky suryani)

Berita Terkait

Polres Tabalong Gelar Arus Balik Gratis dan Valet and Ride, Mudik Aman dan Nyaman
Perubahan Misterius Susunan Redaksi, Propam News TV Akan Tempuh Jalur Hukum
𝗗𝘂𝗲𝗹 𝗦𝗲𝗻𝗴𝗶𝘁 𝗱𝗶 𝗞𝗲𝗯𝘂𝗻, 𝗞𝗮𝗽𝗼𝗹𝘀𝗲𝗸 𝗕𝗲𝗻𝗮𝗶 𝗧𝗮𝗸𝗹𝘂𝗸𝗸𝗮𝗻 𝗔𝘆𝗮𝗵 𝗧𝗶𝗿𝗶 𝗣𝗲𝗹𝗮𝗸𝘂 𝗣𝗲𝗺𝗲𝗿𝗸𝗼𝘀𝗮𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗻𝗴𝗴𝘂𝗻𝗮 𝗦𝗮𝗯𝘂.
Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak ke Pasar Kuripan Menjekang Ramadhan, Temukan Sejumlah Komoditas Dijual di Atas Harga Acuan
Kapolsek Banjarmasin Tengah Terima Kunjungan Silaturahmi Apri Wilianto
Polres Demak Amankan Tiga Remaja Pelaku Pembacokan Saat Tawuran
𝗥𝗮𝘁𝘂𝘀𝗮𝗻 𝗥𝗮𝗸𝗶𝘁 𝗣𝗘𝗧𝗜 𝗞𝗲𝗽𝘂𝗻𝗴 𝗞𝘂𝗮𝗻𝘁𝗮𝗻 𝗛𝗶𝗹𝗶𝗿 𝗦𝗲𝗯𝗲𝗿𝗮𝗻𝗴, 𝗜𝗻𝗶𝘀𝗶𝗮𝗹 ‘𝗔’ 𝗱𝗮𝗻 ‘𝗥’ 𝗗𝗶𝗱𝘂𝗴𝗮 𝗝𝗮𝗱𝗶 𝗞𝗼𝗼𝗿𝗱𝗶𝗻𝗮𝘁𝗼𝗿 𝗦𝗲𝘁𝗼𝗿𝗮𝗻.
Pelantikan Pengurus BEM UNUKASE Periode 2025/2026

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:43

Kunjungan di Pos wilayah Perbatasan RI-Malaysia Danrem 121/Abw dampingi Pangdam XII/Tpr berpesan “Jaga kedaulatan Negara

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:20

Dugaan TPPO Remaja Bandung Mengarah ke Jaringan Terorganisir, Keluarga Desak Pengusutan Perekrut

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:13

Danrem 121/Abw dampingi Pangdam XII/Tpr kunjungi prajurit di perbatasan, berikan semangat serta dukungan moril bagi prajurit yang sedang melaksanakan tugas

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:02

Kebakaran Lahan di Desa Binturu, Lokasi Bekas Kebun Karet

Minggu, 29 Maret 2026 - 12:58

Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) Serukan Keseriusan Pemerintah Berantas Narkoba

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:43

Penemuan Jenazah Seorang Warga di Kelurahan Hikun, Diduga Meninggal Karena Sakit

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:40

Satgas Pangan Polda Kalsel Turun ke Pasar Antasari, Harga Cabai Rawit Masih Diatas HET

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:31

Perkuat Kedisiplinan, Subden C Detasemen Perintis Laksanakan Kurve Kebersihan Mako Cikeas

Berita Terbaru

Uncategorized

Kebakaran Lahan di Desa Binturu, Lokasi Bekas Kebun Karet

Minggu, 29 Mar 2026 - 13:02

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x