Darurat Karhutla Kalimantan: LEKEM Kalimantan Desak Pemerintah Pusat Tetapkan Status Bencana Nasional

- Reporter

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KALSEL //propamnewstv.id/ — Samarinda Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyelimuti wilayah Kalimantan, termasuk Kalimantan Selatan, di tengah musim kemarau panjang tahun ini. Memburuknya kualitas udara hingga mencapai kategori berbahaya memicu respons keras dari berbagai lembaga, organisasi masyarakat sipil, serta komunitas kemanusiaan yang mendesak adanya langkah konkret dan terobosan nyata dari pemerintah.

Direktur Eksekutif Lembaga Kerukunan Masyarakat (LEKEM) Kalimantan, Aspihani Ideris Assegaf, S.A.P., S.H., M.H., mendesak pemerintah pusat agar segera menetapkan status karhutla sebagai bencana nasional.

Langkah ini dinilainya bersifat mendesak, mengingat dampak buruk terhadap kesehatan masyarakat dan perekonomian yang sudah meluas.

“Pemerintah harus memberikan pengawasan ketat dan sanksi tegas, termasuk pencabutan izin konsesi terhadap perusahaan-perusahaan yang lahannya terbukti berulang kali terbakar dengan sengaja,” ujar Aspihani Assegaf saat ditemui sejumlah awak media di Samarinda, Jum’at (9/10/2026).

Selain penindakan tegas terhadap korporasi pembakar lahan, Aspihani yg yang juga di ketahui seorang Ketua Umum di Perkumpulan Pengacara dan Penasehat Hukum Indonesia (P3HI) ini berharap, pemerintah memperkuat sinergi lintas sektoral dalam penanganan darurat kesehatan bagi warga terdampak.

Ia menekankan pentingnya penyediaan fasilitas kesehatan darurat, pembagian masker medis secara masif, serta evakuasi kelompok rentan, seperti anak-anak dan lansia ke tempat yang lebih aman dari polusi asap, harap pencetus Pemekaran Wilayah Kabupaten Gambut Raya ini.

LEKEM Kalimantan juga mengharapkan penanganan karhutla tahun ini tidak hanya bersifat reaktif saat kejadian, melainkan ditindaklanjuti dengan pencegahan jangka panjang yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat adat dan lokal di sekitar kawasan hutan.

Di samping itu, Aspihani yang juga diketahu salah seorang dosen Fakultas Hukum UNISKA MAB meminta lembaga pemerintah di tingkat nasional untuk mengoptimalkan bantuan anggaran, personel, serta logistik guna memperkuat operasi pemadaman darat dan udara yang saat ini difokuskan di area rawan, seperti Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat.

Aspihani juga meminta agar bantuan kesehatan dan kemanusiaan dipusatkan serta bergerak cepat dalam menyalurkan masker dan mendirikan rumah oksigen.

“Langkah darurat ini diharapkan dapat meminimalkan risiko penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), khususnya bagi kelompok rentan seperti bayi, anak-anak, dan lansia” tukasnya.

Tim//red

Berita Terkait

Polres Demak Tingkatkan Kemampuan Personel Lewat Lapangan Tembak Al Fath
Empat Titik Terbakar, Tiga Pelaku Diamankan, Polresta Banjarmasin Ungkap Dugaan Pembakaran Disengaja
*Aksi Cepat Tanggap, Kapolda Kalsel Tinjau Langsung Pemadaman Karhutla di Handil Bakti*
GEPAK Kalimantan Selatan Apresiasi Deklarasi Rakyat Kalimantan 2007: Warisan Bersama, Kompas Pembangunan Masa Depan
Pak Gubernur DKI, Masih Terjadi Pungutan PMI di Jakarta Utara
DPW PWDPI Provinsi Banten: Selamat dan Sukses Irjen Pol. Hendra Setiawan, S.I.K., M.M., M.H. — Semoga Membawa Banten Semakin Aman dan Damai
Jaga Kampung Dari Narkoba, Kapolresta Banjarmasin Ajak Warga Bersinergi
Penuh Haru, Polda Banten Lepas Irjen Pol Hengki untuk Melanjutkan Pengabdian

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:54

Polres Demak Tingkatkan Kemampuan Personel Lewat Lapangan Tembak Al Fath

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:49

Darurat Karhutla Kalimantan: LEKEM Kalimantan Desak Pemerintah Pusat Tetapkan Status Bencana Nasional

Jumat, 9 Oktober 2026 - 03:38

Empat Titik Terbakar, Tiga Pelaku Diamankan, Polresta Banjarmasin Ungkap Dugaan Pembakaran Disengaja

Jumat, 9 Oktober 2026 - 03:15

*Aksi Cepat Tanggap, Kapolda Kalsel Tinjau Langsung Pemadaman Karhutla di Handil Bakti*

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:12

GEPAK Kalimantan Selatan Apresiasi Deklarasi Rakyat Kalimantan 2007: Warisan Bersama, Kompas Pembangunan Masa Depan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:02

DPW PWDPI Provinsi Banten: Selamat dan Sukses Irjen Pol. Hendra Setiawan, S.I.K., M.M., M.H. — Semoga Membawa Banten Semakin Aman dan Damai

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:58

Jaga Kampung Dari Narkoba, Kapolresta Banjarmasin Ajak Warga Bersinergi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:51

Penuh Haru, Polda Banten Lepas Irjen Pol Hengki untuk Melanjutkan Pengabdian

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x