Tabalong,//PropamNewsTv.id/– Dengan pendekatan yang hangat dan penuh kepedulian, Polres Tabalong melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) melaksanakan kegiatan Penerangan Keliling (Penling) dengan menyapa langsung para pengguna jalan, sekaligus mengedukasi pentingnya keselamatan berlalu lintas, Jumat (27/03/2026) pagi.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Tabalong, AKP Oki Hermawan, S.H., M.M., ini dilaksanakan di Simpang depan Mako Polres Tabalong, Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong.
Dalam suasana yang humanis dan penuh keakraban, para personel Satlantas tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat. Dengan senyum dan sapaan, petugas mengingatkan pengendara untuk selalu menggunakan helm berstandar SNI, tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara, tidak melawan arus, serta melengkapi surat-surat kendaraan seperti SIM dan STNK.
Selain itu, masyarakat juga diajak untuk lebih disiplin serta saling menghargai sesama pengguna jalan. Pesan sederhana namun bermakna ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bahwa keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab pribadi, tetapi juga kepedulian terhadap orang lain.
Kegiatan Penling ini menjadi salah satu langkah preventif Satlantas Polres Tabalong dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, khususnya di titik-titik yang rawan. Dengan pendekatan yang persuasif dan edukatif, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya tertib berlalu lintas.
Untuk memperluas jangkauan pesan, petugas juga memanfaatkan spanduk, hand banner, serta mobil penerangan keliling yang dilengkapi pengeras suara, sehingga imbauan keselamatan dapat tersampaikan dengan jelas kepada para pengguna jalan.
Menanggapi kegiatan tersebut, Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla melalui Kasi Humas Polres Tabalong IPTU Heri Siswoyo, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pendekatan humanis menjadi kunci dalam membangun kesadaran masyarakat.
“Kami ingin hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat. Melalui pendekatan yang humanis ini, kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas demi kebaikan bersama,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat, sehingga tercipta suasana jalan yang aman, nyaman, dan saling peduli antar sesama pengguna jalan.(*)








