Progam MBG BGN di paneglang Dinilai Belum Maksimal Berdayakan Produk lokal

- Reporter

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pandeglang, Banten,//PropamNewsTv.id– Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Badan Gizi Nasional (BGN) di Kabupaten Pandeglang dinilai belum sepenuhnya memenuhi tujuan utama program, khususnya dalam aspek pemberdayaan produk lokal dan pelibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

‎Berdasarkan hasil amatan di lapangan, menu makanan yang disajikan dalam program MBG sebagian besar masih didominasi oleh produk dari perusahaan luar daerah. Sementara itu, hanya sebagian kecil komponen menu yang benar-benar berasal dari pelaku UMKM lokal di Pandeglang.

‎Padahal, salah satu tujuan utama program MBG tidak hanya untuk meningkatkan asupan gizi masyarakat, tetapi juga sebagai stimulus ekonomi dengan mendorong perputaran produk lokal dan memberdayakan pelaku usaha di daerah.

‎Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana implementasi program telah berpihak pada potensi lokal. Beberapa pihak menilai, jika dikelola secara optimal, program ini seharusnya mampu menjadi ruang besar bagi UMKM untuk berkembang, baik sebagai produsen maupun pemasok utama.

‎Selain itu, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah (PR) dalam pelaksanaan program tersebut. Di antaranya adalah bagaimana membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat lokal agar dapat terlibat secara langsung, tidak hanya sebagai reseller, tetapi juga sebagai supplier atau produsen utama dalam rantai distribusi program MBG.

‎Peran pemerintah daerah juga dinilai sangat penting dalam mendorong keberhasilan program ini. Mulai dari sosialisasi yang masif kepada masyarakat, edukasi terkait peluang dalam program MBG, hingga fasilitasi bagi pelaku UMKM agar mampu memenuhi standar kebutuhan program.

‎Sejumlah kalangan juga menekankan pentingnya sinergi antar pihak, baik pemerintah, pelaku usaha, maupun masyarakat, agar program ini tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar memberikan dampak ekonomi yang nyata di tingkat lokal.

‎Salah satu masyarakat pemerhati program MBG, Anji Irawan, SH atau yang lebih di kenal Panji Nugraha menyampaikan bahwa pelaksanaan program di Pandeglang masih perlu banyak evaluasi.

‎“Program ini sangat baik secara konsep, namun dalam implementasinya di Pandeglang masih belum sepenuhnya berpihak pada pelaku usaha lokal. Kita melihat menu yang disajikan masih didominasi produk dari luar daerah, sementara potensi UMKM lokal sangat besar dan seharusnya bisa dilibatkan lebih luas,” ujarnya.

‎Panji juga menambahkan bahwa pemerintah perlu hadir lebih aktif dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat.

‎“Perlu adanya sosialisasi yang lebih masif agar masyarakat benar-benar paham apa itu program MBG dan bagaimana mereka bisa terlibat. Edukasi juga penting agar pelaku UMKM siap dari sisi kualitas, produksi, hingga distribusi,” lanjutnya.

‎Ia berharap ke depan program MBG di Pandeglang tidak hanya menjadi program pemenuhan gizi semata, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal.

‎“Kalau dikelola dengan baik, program ini bisa menjadi peluang besar bagi masyarakat. Tapi tentu harus ada komitmen bersama agar pelaku lokal benar-benar menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri,” tutup Panji.

‎Dengan berbagai catatan tersebut, diharapkan pelaksanaan program MBG di Kabupaten Pandeglang dapat terus dievaluasi dan ditingkatkan, sehingga tujuan besar program, baik dari sisi kesehatan maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat, dapat tercapai secara optimal.

Berita Terkait

Dukung Modernisasi Pertanian, Babinsa Koramil 1002-08/Labuan Amas Utara Kawal Uji Coba Drone Pemupukan
Sinergi DLH kuansing dan Pemdes Koto Taluk Bersihkan Sampah Liar, Warga Harap Pengawasan Ketat
Danrem 121/Abw bersama Pangdam XII/Tpr kunjungi Kodim 1208/Sambas tekankan para “Prajurit harus disiplin
Polri Bangun 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Tingkatkan Akses hingga Pelosok Desa
Situasi Kamtibmas Dijaga, Polres Demak Amankan Beberapa Titik Keramaian Selama Syawalan
Arus Balik Lebaran, Satlantas Tabalong Pastikan Perjalanan Aman dan Lancar
Ciptakan Rasa Nyaman Pengendara di Jalan, Polres Cianjur Gelar Operasi Gabungan Penertiban Knalpot Brong
Pangdam XII/Tpr Cek Kesiapan Operasi Yonif 645/Gardatama Yuda di Sambas

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:53

Dukung Modernisasi Pertanian, Babinsa Koramil 1002-08/Labuan Amas Utara Kawal Uji Coba Drone Pemupukan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:31

Sinergi DLH kuansing dan Pemdes Koto Taluk Bersihkan Sampah Liar, Warga Harap Pengawasan Ketat

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:25

Danrem 121/Abw bersama Pangdam XII/Tpr kunjungi Kodim 1208/Sambas tekankan para “Prajurit harus disiplin

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:52

Polri Bangun 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Tingkatkan Akses hingga Pelosok Desa

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:39

Situasi Kamtibmas Dijaga, Polres Demak Amankan Beberapa Titik Keramaian Selama Syawalan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 10:36

Ciptakan Rasa Nyaman Pengendara di Jalan, Polres Cianjur Gelar Operasi Gabungan Penertiban Knalpot Brong

Sabtu, 28 Maret 2026 - 10:21

Pangdam XII/Tpr Cek Kesiapan Operasi Yonif 645/Gardatama Yuda di Sambas

Sabtu, 28 Maret 2026 - 10:19

Pererat Talisilaturahmi dan Kebersamaan dengan Masyarakat, Polres Cianjur Gelar Nobar Timnas Indonesia,

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x