KNPI Pandeglang Siapkan Aksi Jilid II, Tantang BGN Sidak Kelayakan Dapur Program MBG

- Reporter

Jumat, 27 Maret 2026 - 03:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pandeglang,//PropamNewsTV.id— Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Pandeglang menantang Badan Gizi Nasional (BGN) Republik Indonesia untuk segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap kelayakan seluruh dapur pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut, Jumat (27/03/2026).

Dorongan ini mencuat setelah munculnya berbagai keluhan masyarakat terkait pelaksanaan program yang sejatinya ditujukan untuk menekan angka stunting sekaligus menggerakkan ekonomi lokal. Namun, di sejumlah sekolah dan desa di Kabupaten Pandeglang, implementasi MBG dinilai menyimpang dari ketentuan teknis yang telah ditetapkan pemerintah.

Berdasarkan penelusuran DPD KNPI Pandeglang, menu yang disajikan sejumlah dapur MBG belum memenuhi standar gizi seimbang sebagaimana diatur dalam Surat Keputusan BGN RI Nomor 63 Tahun 2025. Di lapangan, ditemukan menu seperti roti kemasan, makanan ringan, spageti, hingga burger yang disajikan berulang kepada siswa.

“Menu seperti itu jelas tidak mencerminkan prinsip gizi seimbang. Kandungan protein dan seratnya sangat minim,” ujar seorang wali murid di Kecamatan Cisata yang enggan disebutkan namanya.

Keluhan serupa disampaikan wali murid di Kecamatan Patia. Ia mengaku anaknya kerap hanya menerima makanan berupa roti isi dan produk olahan kemasan saat program berlangsung.

“Katanya makan bergizi gratis, tapi yang diberikan justru seperti makanan ringan,” katanya.

Sekretaris DPD KNPI Pandeglang, Entis Sumantri, menegaskan persoalan tidak hanya terletak pada kualitas menu, tetapi juga minimnya pelibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal dalam rantai pasok program.

Menurutnya, MBG seharusnya menjadi instrumen strategis untuk memberdayakan ekonomi masyarakat desa. Namun, fakta di lapangan menunjukkan sebagian besar bahan pangan justru dipasok dari luar daerah, seperti Serang dan Jakarta.

“UMKM lokal hanya menjadi penonton. Padahal, program ini semestinya membuka ruang bagi mereka untuk terlibat aktif,” ujar Entis.

Hal senada disampaikan seorang pelaku UMKM di Kecamatan Cikedal yang mengaku kecewa karena tidak dilibatkan dalam penyediaan bahan baku. Ia menilai dampak ekonomi dari program MBG belum dirasakan signifikan di tingkat lokal.

KNPI Pandeglang menilai masih banyak aspek yang perlu dibenahi, mulai dari pengawasan kualitas menu, transparansi pengelolaan dapur, hingga keterlibatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan koperasi desa.

Entis menegaskan pihaknya akan terus mengawal pelaksanaan program agar berjalan sesuai ketentuan hukum dan tujuan awal. Ia juga mendesak BGN untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Pandeglang.

“Setidaknya ada 53 SPPG yang telah kami laporkan dan perlu ditindaklanjuti. Kami meminta langkah konkret segera dilakukan,” tegasnya.

Selain itu, KNPI Pandeglang mendorong sinergi antara Satuan Tugas MBG daerah, dinas terkait, serta pemerintah desa agar pelaku UMKM, BUMDes, dan koperasi desa dapat menjalin kerja sama resmi dengan dapur MBG sebagai pemasok bahan pangan.

Sebagai bentuk keseriusan, KNPI Pandeglang berencana kembali mendatangi kantor BGN dalam waktu dekat melalui aksi lanjutan bertajuk “Demonstrasi Jilid II Halal Bihalal”.

“Program ini sangat baik dan mulia. Jangan sampai disalahgunakan oleh segelintir pihak untuk kepentingan pribadi,” pungkas Entis.

Red

Berita Terkait

Perkuat Sinergitas, Kapolres Kuansing Gelar Nobar Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis
𝗣𝗲𝗿𝗸𝘂𝗮𝘁 𝗦𝗶𝗻𝗲𝗿𝗴𝗶𝘁𝗮𝘀, 𝗞𝗮𝗽𝗼𝗹𝗿𝗲𝘀 𝗞𝘂𝗮𝗻𝘀𝗶𝗻𝗴 𝗚𝗲𝗹𝗮𝗿 𝗡𝗼𝗯𝗮𝗿 𝗧𝗶𝗺𝗻𝗮𝘀 𝗜𝗻𝗱𝗼𝗻𝗲𝘀𝗶𝗮 𝗟𝗮𝘄𝗮𝗻 𝗦𝗮𝗶𝗻𝘁 𝗞𝗶𝘁𝘁𝘀 𝗮𝗻𝗱 𝗡𝗲𝘃𝗶𝘀.
Wakapolda Jabar Kunjungi Polres Cianjur , Apresiasi Kinerja Pengamanan Arus Mudik Ops Ketupat Lodaya 2026
Kunjungan Pangdam XII/Tpr di Jagoi Babang bersama Danrem 121/Abw, “tingkatkan Sinergi di Perbatasan
Dukung Modernisasi Pertanian, Babinsa Koramil 1002-08/Labuan Amas Utara Kawal Uji Coba Drone Pemupukan
Sinergi DLH kuansing dan Pemdes Koto Taluk Bersihkan Sampah Liar, Warga Harap Pengawasan Ketat
Danrem 121/Abw bersama Pangdam XII/Tpr kunjungi Kodim 1208/Sambas tekankan para “Prajurit harus disiplin
Polri Bangun 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Tingkatkan Akses hingga Pelosok Desa

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:07

Perkuat Sinergitas, Kapolres Kuansing Gelar Nobar Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:04

𝗣𝗲𝗿𝗸𝘂𝗮𝘁 𝗦𝗶𝗻𝗲𝗿𝗴𝗶𝘁𝗮𝘀, 𝗞𝗮𝗽𝗼𝗹𝗿𝗲𝘀 𝗞𝘂𝗮𝗻𝘀𝗶𝗻𝗴 𝗚𝗲𝗹𝗮𝗿 𝗡𝗼𝗯𝗮𝗿 𝗧𝗶𝗺𝗻𝗮𝘀 𝗜𝗻𝗱𝗼𝗻𝗲𝘀𝗶𝗮 𝗟𝗮𝘄𝗮𝗻 𝗦𝗮𝗶𝗻𝘁 𝗞𝗶𝘁𝘁𝘀 𝗮𝗻𝗱 𝗡𝗲𝘃𝗶𝘀.

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:55

Wakapolda Jabar Kunjungi Polres Cianjur , Apresiasi Kinerja Pengamanan Arus Mudik Ops Ketupat Lodaya 2026

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:36

Kunjungan Pangdam XII/Tpr di Jagoi Babang bersama Danrem 121/Abw, “tingkatkan Sinergi di Perbatasan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:53

Dukung Modernisasi Pertanian, Babinsa Koramil 1002-08/Labuan Amas Utara Kawal Uji Coba Drone Pemupukan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:25

Danrem 121/Abw bersama Pangdam XII/Tpr kunjungi Kodim 1208/Sambas tekankan para “Prajurit harus disiplin

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:52

Polri Bangun 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Tingkatkan Akses hingga Pelosok Desa

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:39

Situasi Kamtibmas Dijaga, Polres Demak Amankan Beberapa Titik Keramaian Selama Syawalan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x