PENUMPukan SAMPAH DI KELURAHAN LEGOK JAMBI, WARGA DESAK RESPONS CEPAT PEMERINTAH

- Reporter

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Jambi,//PropamNewsTv-25 Maret 2026 —
Di tengah aktivitas warga yang berjalan seperti biasa, aroma menyengat dari tumpukan sampah menjadi pemandangan sekaligus persoalan yang tak terhindarkan di RT 26, Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin.

Di lokasi tersebut, sampah terlihat menumpuk dan membusuk di sekitar fasilitas negara, yakni kantor Babinsa TNI AD. Saat angin berhembus, plastik-plastik ringan beterbangan hingga ke badan jalan.

Kondisi itu bukan sekadar mengganggu—namun mulai membahayakan.

Sejumlah warga menyebut, sampah bahkan kerap melilit roda kendaraan roda dua yang melintas, berpotensi menyebabkan pengendara kehilangan kendali.

> “Kalau angin kencang, plastiknya ke jalan. Bahkan pernah sampai melilit roda motor. Itu sangat berbahaya,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Tim investigasi PropamNews TV yang turun langsung pada Rabu (25/3) mencatat, tumpukan sampah diduga telah berlangsung selama beberapa pekan tanpa pengangkutan. Selain mengganggu pengguna jalan, kondisi ini juga menimbulkan bau menyengat yang dirasakan hingga ke permukiman warga.

Kelompok rentan seperti anak-anak dan ibu hamil menjadi pihak yang paling terdampak, terutama akibat paparan bau dan potensi penyakit dari sampah yang membusuk.

Situasi ini kembali menyoroti lemahnya pengelolaan sampah di tingkat lokal. Dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan tidak membahayakan masyarakat.

Keberadaan sampah di sekitar fasilitas publik juga memunculkan pertanyaan terkait koordinasi antarinstansi, terutama dalam penanganan cepat terhadap kondisi darurat lingkungan.

PropamNews TV mendesak Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi untuk segera melakukan pengangkutan dan penanganan menyeluruh di lokasi tersebut, serta meminta adanya evaluasi sistem pengelolaan sampah di Kecamatan Danau Sipin.

Dalam waktu tujuh hari ke depan, pemantauan lanjutan akan dilakukan. Jika tidak ada langkah konkret, persoalan ini berpotensi diangkat ke tingkat yang lebih luas.

Bagi warga, persoalan ini bukan sekadar soal sampah—melainkan soal keselamatan di jalan dan kualitas hidup sehari-hari.

Di tengah bau yang menyengat dan risiko di jalanan, mereka kini menunggu satu hal: tindakan nyata.

Kaperwil jambi
Kamaludin
Red I PropamNewsTV

Berita Terkait

KEBERSAMAAN PENUH KEHANGATAN: MALAM MINGGU DI WADUK DARMA
KASUS PEMUKULAN DI KAWASAN CIKASO SELESAI, SITUASI KONDUSIF DAN AMAN  
BEAUTY RENI SALON: TEMPAT PERAWATAN KECANTIKAN DI JALAN CUT NYAK DIEN KUNINGAN  
Tipiring Sampah, Dan Logika Terbalik Pelayanan Publik? 
BEUTY RENI SALON Hadirkan Revolusi Perawatan Rambut Premium untuk Tampilan Percaya Diri Sepanjang Hari.”
Selamat dan Sukses: Yangto, SH., MH. Pimpin DPD Partai NasDem Pandeglang 2026-2029
Tanpa Kolaborasi, “Bilungka Jua Nang Ramaknya”
**Judul: Mendesak Regulasi Algoritma, Harris Arthur Hedar: Hukum Harus Hadir di Ruang Siber**

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:10

Pemda Sintang Akan Bentuk “Tim Oranye” Untuk Tangani Drainase

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:57

Sering Macet, Kawasan Tugu Jam Ditinjau Tim BPJN Kalbar, Ini Kata Bupati Sintang

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:49

Nonton Bagindas Gratis di Malam Penutupan Pameran Ekonomi Kreatif dan Kuliner Sintang Tahun 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:42

Rayakan Harjad Kota Sintang Ke 664 Tahun 2026, Bupati Sintang Ikuti Makan Saprahan Agung

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:37

Jadi Irup Peringatan Harjad Kota Sintang Ke 664 Tahun 2026, Bupati Sintang Ajak Warga Jaga Kebersamaan

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:56

SPPG Sindanglaya Pagelaran Diduga Minim Sarpras, Parkiran Gunakan Halaman Warga Ipal Dipertanyakan

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:06

Wujud Kehadiran Polri, Polres Jepara Pastikan Kesehatan Nelayan yang Selamat dari Musibah Kapal Tenggelam

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:59

*Polda Banten Gelar Rakor Pembatasan Jam Operasional Angkutan Tambang*

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x