KUNINGAN, jabar, //PropamNewsTv.id-Rabu (25/03/2026) – Di tengah arus balik pasca Idul Fitri 1447 H, kehadiran aparat tidak hanya menjadi simbol pengamanan, tetapi juga ketenangan bagi para pemudik yang menempuh perjalanan panjang kembali ke kota tujuan.
Di Kabupaten Kuningan, sosok Dedi Damhudi terlihat berada di garis depan, mewakili Komando Distrik Militer (Kodim) 0615/Kuningan dalam pemantauan langsung arus balik bersama unsur Forkopimda.
Kehadiran Dedi Damhudi memperlihatkan pendekatan pengamanan yang tidak semata prosedural, tetapi juga humanis. Personel TNI tampak bersiaga di sejumlah titik strategis, membantu kelancaran arus lalu lintas serta siap memberikan respons cepat dalam situasi darurat.
Di jalur Kuningan–Cirebon–Jakarta, yang menjadi salah satu titik krusial pergerakan pemudik, keterlibatan TNI menjadi bagian dari upaya menjaga ritme perjalanan tetap stabil. Koordinasi dengan Polri dan instansi terkait dilakukan secara intensif untuk meminimalkan potensi kemacetan dan risiko kecelakaan.
Di sejumlah posko pengamanan, kehadiran aparat gabungan memberikan ruang istirahat bagi pemudik, sekaligus menghadirkan rasa aman di tengah perjalanan panjang.
Keterlibatan TNI dalam pengamanan arus balik ini juga mencerminkan sinergi antar-lembaga negara, termasuk dukungan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan pemerintah daerah dalam memastikan kebijakan berjalan efektif di lapangan.
Apa yang terlihat di Kuningan bukan sekadar pengaturan arus kendaraan, melainkan gambaran tentang kehadiran negara dalam momen penting masyarakat—mengawal perjalanan, menjaga keselamatan, dan memastikan setiap langkah pulang berlangsung dengan aman.

Di tengah arus yang terus bergerak, aparat tetap siaga—menjadi penanda bahwa negara hadir, hingga masyarakat tiba di tujuan.
Biro Kuningan
Tim Redaksi PropamNewsTV
Liputan Khusus Arus Balik 2026







