KAB TANGERANG-//PropamNewsTv.id-Menjelang perhelatan akbar musik reggae nasional, Hunter Festival 2026 mulai mematangkan berbagai persiapan strategis. Salah satu langkah krusial yang diambil adalah menggelar agenda bertajuk “Silatuhreggae”, sebuah forum silaturahmi sekaligus koordinasi lintas elemen yang akan berlangsung pada 24 Maret 2026, di Cafe Hunter, Samanea Alam Sutra, Kedaton Cikupa.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Divisi Talent Hunter Festival 2026 sebagai ruang temu antara musisi, vendor, event organizer (EO), komunitas, hingga media. Mengusung semangat “We Are Hunter, We Are Brother”, acara ini tidak hanya berfungsi sebagai technical meeting, tetapi juga sebagai momentum memperkuat ikatan emosional antar pelaku yang terlibat.
*Visi Kreatif dan Skala Besar*
Sebagai sosok di balik layar yang merancang arah besar festival ini, Surya Abdul Fitri selaku Promotor Hunter Festival 2026, menjelaskan bahwa konsep kreatif tahun ini dirancang untuk melampaui sekadar pertunjukan musik biasa.
”Hunter Festival 2026 bukan hanya panggung hiburan, melainkan sebuah ekosistem budaya. Secara kreatif, kami mengintegrasikan nilai-nilai persaudaraan Reggae ke dalam pengalaman audio-visual yang lebih modern dan masif. ‘Silatuhreggae’ adalah cara kami memastikan bahwa ruh dari konsep ini dipahami oleh semua pihak, sehingga pesan persatuan yang kami rancang bisa tersampaikan secara utuh kepada penonton,” ujar Surya Abdul Fitri.
*Implementasi dan Kesiapan Teknis*
Senada dengan visi tersebut, Wahyu Kreswandi selaku Project Director Hunter Festival 2026, menegaskan kesiapan tim operasional dalam mengeksekusi perencanaan besar ini di lapangan.
”Tugas kami adalah memastikan setiap detail dari visi kreatif Promotor dapat terimplementasi dengan sempurna secara teknis. ‘Silatuhreggae’ menjadi titik temu krusial untuk sinkronisasi jalur koordinasi antara talent, vendor, dan tim produksi. Kami ingin memastikan bahwa pada 25 April nanti, alur produksi berjalan tanpa celah sehingga energi musisi dan kenyamanan penonton terjaga maksimal,” tegas Wahyu Kreswandi.
*Line-up Nasional dan Dukungan Musisi*
Sejumlah nama besar dalam skena reggae Indonesia dijadwalkan tampil, di antaranya Coconuttreez, Momonon, Dhyo Haw, Sejedewe, High Therapy, hingga Republik 21. Kehadiran mereka diyakini akan memperkuat posisi Hunter Festival sebagai salah satu event reggae terbesar di tanah air.
Vokalis Republik 21, Ari, turut menekankan pentingnya agenda ini. “Silatuhreggae bukan cuma soal teknis panggung, tapi soal menjaga marwah persaudaraan. Kita kunci chemistry-nya di sini supaya ledakan energinya benar-benar sampai ke penonton nanti,” ungkapnya.
*Informasi Penting Kegiatan*
Panitia mengimbau seluruh personel band, komunitas, dan rekan media untuk hadir atau mengirimkan perwakilan. Agenda ini bersifat terbatas dan diperuntukkan bagi peserta berusia 18 tahun ke atas.
Puncak acara Hunter Festival 2026 sendiri akan digelar pada 25 April 2026 di Samanea Kuliner Junction. Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang solid, festival ini diharapkan mampu meninggalkan kesan mendalam dan menjadi tonggak sejarah baru bagi musik reggae di Indonesia.
Sebagai informasi Tentang Hunter Festival perlu diketahui bahwa Hunter Festival adalah perhelatan musik tahunan yang merayakan nilai persaudaraan, kebebasan berekspresi, dan kekuatan komunitas kreatif melalui musik reggae.
sumber : Jumadi







