๐—ก๐—ฎ๐˜€๐—ถ๐—ฏ ๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐—ฏ๐—ฒ๐—ฑ๐—ฎ ๐——๐˜‚๐—ฎ ๐—ง๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ฎ๐—ป๐—ด๐—ธ๐—ฎ ๐—ž๐—ฃ๐—ž ๐—ฑ๐—ถ ๐—›๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ ๐—ฅ๐—ฎ๐˜†๐—ฎ ๐Ÿญ๐Ÿฐ๐Ÿฐ๐Ÿณ ๐—›: ๐—ฌ๐—ฎ๐—พ๐˜‚๐˜ ๐—–๐—ต๐—ผ๐—น๐—ถ๐—น ๐—ฑ๐—ถ ๐—ฅ๐˜‚๐—บ๐—ฎ๐—ต, ๐—”๐—ฏ๐—ฑ๐˜‚๐—น ๐—ช๐—ฎ๐—ต๐—ถ๐—ฑ ๐—ฑ๐—ถ ๐—•๐—ฎ๐—น๐—ถ๐—ธ ๐—๐—ฒ๐—ฟ๐˜‚๐—ท๐—ถ.

- Reporter

Minggu, 22 Maret 2026 - 09:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU,RIAU,//Propamnewstv.id โ€“ Penegakan hukum oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Maret 2026 menjadi sorotan tajam publik saat dua figur besar, Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Gubernur Riau Abdul Wahid, menjalani suasana Idul Fitri 1447 H dengan kondisi yang kontras. Meski Yaqut terjerat kasus korupsi kuota haji dengan dugaan kerugian negara mencapai Rp622 miliar, ia diketahui tetap berada di kediamannya, sementara Abdul Wahid yang terjerat kasus pemerasan proyek senilai Rp7 miliar harus mendekam di sel tahanan.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan mantan Menteri Agama sekaligus tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) menjadi tahanan rumah sejak 19 Maret 2026, yakni untuk sementara waktu.

โ€œPenyidik melakukan pengalihan jenis penahanan terhadap tersangka YCQ, yakni dari penahanan di Rumah Tahanan Negara Cabang KPK menjadi tahanan rumah, sejak Kamis (19/3) malam,โ€ ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Sabtu.

Lebih lanjut Budi menjelaskan bahwa pihak keluarga Yaqut pada 17 Maret 2026 memohon kepada KPK agar tersangka kasus kuota haji tersebut dialihkan jenis penahanannya.

Setelah itu, dia mengatakan KPK menelaah permohonan tersebut, dan mengabulkannya dengan mempertimbangkan Pasal 108 ayat (1) dan (11) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Pasal 108 ayat (1) KUHAP hanya mengatur jenis penahanan terdiri atas penahanan rutan, rumah, dan kota. Sementara Pasal 108 ayat (11) mengatur pengalihan jenis penahanan dapat dilakukan berdasarkan surat perintah penyidikan yang tembusannya diberikan kepada tersangka, keluarga tersangka, dan instansi yang berkepentingan.

โ€‹Di sisi lain, Gubernur Riau Abdul Wahid yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait fee proyek di Dinas PUPR-PKPP dengan barang bukti Rp1,6 miliar, tetap berada di rutan. KPK menegaskan bahwa penahanan dilakukan untuk kepentingan penyidikan dan mencegah tersangka menghilangkan barang bukti.

“Untuk tersangka AW, penahanan di rutan dilakukan demi efektivitas penyidikan serta menghindari risiko objektif sesuai KUHAP,” tambah perwakilan KPK.

โ€‹Perbedaan perlakuan ini memicu reaksi keras dari masyarakat dan pengamat hukum. Budi, seorang warga di Pekanbaru, menyatakan kebingungannya atas rasa keadilan yang dirasakan timpang. “Kami masyarakat kecil sulit memahami. Yang korupsinya ratusan miliar bisa Lebaran di rumah, sedangkan yang nominalnya jauh di bawah itu langsung dikurung. Rasanya ada ketidakadilan hukum yang sangat nyata di sini,” ungkapnya saat diwawancarai di lapangan.

โ€‹Kondisi ini menciptakan narasi di ruang publik mengenai adanya standar ganda dalam penegakan hukum. Meskipun KPK berdalih pada alasan prosedur medis, publik melihat adanya disparitas yang melukai rasa keadilan, mengingat skala kerugian negara dalam kasus kuota haji jauh lebih fantastis dibandingkan kasus pemerasan di tingkat daerah.

Muncul pertanyaan besar apakah ada tekanan tertentu atau pertimbangan politis di balik layar yang membuat “pedang” hukum terasa tajam ke bawah namun tumpul pada pihak tertentu.

โ€‹Hingga berita ini diturunkan, KPK telah menyita aset senilai lebih dari Rp100 miliar milik Yaqut Cholil, sementara dalam kasus Abdul Wahid, penyidik masih terus mendalami aliran dana dari total kesepakatan fee Rp7 miliar tersebut untuk melengkapi berkas perkara.**

cd/Red

Berita Terkait

MERIAH PASCA IDUL FITRI, HIMPUNAN PEMUDA CIUPAS GELAR HIBURAN DAN SANTUNAN ANAK YATIM
Pasca Idul Fitri, Kaperwil Propam News TV Banten Gelar Santunan Anak Yatim di Pandeglang
Benyamin Ajak Warga Tangsel Perkuat Ukhuwah di Momen Idul Fitri 1447 H
2.266 Petugas Kebersihan Siaga Saat Libur Idulfitri, Pemkot Bandung Ajak Warga Jaga Kebersihan Kota
Bhayangkari Cabang Cianjur mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026
Wabup Tuti Lepas Peserta Dadakan Fest XIX Fun Run 2026, Semangat Sehat dan Kebersamaan Menggema
Khitanan Massal Maleber, Tradisi Guyub yang Menguatkan Kebersamaan
Diduga Oknum Polsek Patrol Terima Upeti dari Penjual Obat Keras di Arjasari

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 14:51

MERIAH PASCA IDUL FITRI, HIMPUNAN PEMUDA CIUPAS GELAR HIBURAN DAN SANTUNAN ANAK YATIM

Minggu, 22 Maret 2026 - 14:26

Pasca Idul Fitri, Kaperwil Propam News TV Banten Gelar Santunan Anak Yatim di Pandeglang

Minggu, 22 Maret 2026 - 13:53

Benyamin Ajak Warga Tangsel Perkuat Ukhuwah di Momen Idul Fitri 1447 H

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:12

2.266 Petugas Kebersihan Siaga Saat Libur Idulfitri, Pemkot Bandung Ajak Warga Jaga Kebersihan Kota

Minggu, 22 Maret 2026 - 09:55

๐—ก๐—ฎ๐˜€๐—ถ๐—ฏ ๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐—ฏ๐—ฒ๐—ฑ๐—ฎ ๐——๐˜‚๐—ฎ ๐—ง๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ฎ๐—ป๐—ด๐—ธ๐—ฎ ๐—ž๐—ฃ๐—ž ๐—ฑ๐—ถ ๐—›๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ ๐—ฅ๐—ฎ๐˜†๐—ฎ ๐Ÿญ๐Ÿฐ๐Ÿฐ๐Ÿณ ๐—›: ๐—ฌ๐—ฎ๐—พ๐˜‚๐˜ ๐—–๐—ต๐—ผ๐—น๐—ถ๐—น ๐—ฑ๐—ถ ๐—ฅ๐˜‚๐—บ๐—ฎ๐—ต, ๐—”๐—ฏ๐—ฑ๐˜‚๐—น ๐—ช๐—ฎ๐—ต๐—ถ๐—ฑ ๐—ฑ๐—ถ ๐—•๐—ฎ๐—น๐—ถ๐—ธ ๐—๐—ฒ๐—ฟ๐˜‚๐—ท๐—ถ.

Minggu, 22 Maret 2026 - 07:57

Wabup Tuti Lepas Peserta Dadakan Fest XIX Fun Run 2026, Semangat Sehat dan Kebersamaan Menggema

Minggu, 22 Maret 2026 - 07:33

Khitanan Massal Maleber, Tradisi Guyub yang Menguatkan Kebersamaan

Minggu, 22 Maret 2026 - 06:22

Diduga Oknum Polsek Patrol Terima Upeti dari Penjual Obat Keras di Arjasari

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x