Penertiban Penyapu Koin di Jembatan Sewo, Pemprov Jabar dan Pemkab Indramayu Siapkan Solusi Kompensasi

- Reporter

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subang–Indramayu, Jawa Barat —//PropamNewsTv.id-
Suasana di Jembatan Sewo yang biasanya dipadati aktivitas penyapu koin, kini berubah lebih tertib. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengambil langkah tegas dengan membubarkan aktivitas tersebut demi menjaga keselamatan dan kelancaran lalu lintas.

Kebijakan ini diputuskan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, pada Rabu (18/3/2027). Aktivitas penyapu koin dinilai berisiko tinggi karena kerap memicu kemacetan serta membahayakan pengguna jalan maupun para pelaku itu sendiri. Untuk sementara, pelarangan diberlakukan selama 15 hari ke depan.

Selama ini, Jembatan Sewo dikenal sebagai titik para penyapu koin mencari nafkah dari koin yang dilemparkan pengendara. Tradisi sedekah di jalan tersebut, meski bernilai sosial, dinilai tidak lagi aman dalam praktiknya.

Sebagai bentuk kepedulian, Pemprov Jabar menyiapkan kompensasi bagi para penyapu koin yang terdampak. Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi sekaligus mendorong peralihan ke pekerjaan yang lebih aman dan berkelanjutan.

Di sisi lain, wacana serupa juga muncul di wilayah Indramayu. Bupati Lucky Hakim menggagas program pendataan dan pemberian kompensasi bagi penyapu koin di jalur Pantura.

Namun, kebijakan tersebut memunculkan dinamika baru. Alih-alih berkurang, jumlah penyapu koin justru dilaporkan meningkat. Hal ini memicu perdebatan mengenai efektivitas kompensasi tanpa diiringi solusi jangka panjang.

Peningkatan jumlah penyapu koin mencerminkan persoalan sosial yang lebih kompleks, mulai dari keterbatasan lapangan kerja hingga tekanan ekonomi masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah diharapkan tidak hanya fokus pada bantuan sementara, tetapi juga menghadirkan program pemberdayaan seperti pelatihan keterampilan dan penciptaan peluang usaha.

Selama masa penertiban, pemerintah provinsi dan kabupaten akan berkoordinasi untuk merumuskan langkah strategis yang tidak hanya menertibkan lalu lintas di kawasan Pantura, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Langkah ini diharapkan menjadi awal dari penataan yang lebih humanis—menghadirkan ketertiban di jalan, tanpa mengabaikan nasib mereka yang selama ini menggantungkan hidup di ruang-ruang tersebut.

Kasja

Berita Terkait

IBU LURIN ANGGRA PRATAMA: PENUH BERKAH, DAN KEBHAGIAAN BERSAMA KELUARGA SERTA TOKOH MASYARAKAT 
KEBERSAMAAN PENUH KEHANGATAN: MALAM MINGGU DI WADUK DARMA
KASUS PEMUKULAN DI KAWASAN CIKASO SELESAI, SITUASI KONDUSIF DAN AMAN  
BEAUTY RENI SALON: TEMPAT PERAWATAN KECANTIKAN DI JALAN CUT NYAK DIEN KUNINGAN  
Tipiring Sampah, Dan Logika Terbalik Pelayanan Publik? 
BEUTY RENI SALON Hadirkan Revolusi Perawatan Rambut Premium untuk Tampilan Percaya Diri Sepanjang Hari.”
Selamat dan Sukses: Yangto, SH., MH. Pimpin DPD Partai NasDem Pandeglang 2026-2029
Tanpa Kolaborasi, “Bilungka Jua Nang Ramaknya”

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:02

Sabtu Malam, Bandung Tak Sekadar Ramai—Ia Akan Menjadi Panggung Besar Peradaban Sunda

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:04

Pilprades 2026 Desa Sukodono Bonang Demak Memanas,di Duga Banyak Penyimpangan dan Team Pilperades Kong Kalikong Dengan Pihak ke Tiga

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:45

Jembatan Penghubung Antar Kampung di Mekarsari Nyaris Ambruk, Warga Minta Pemerintah Segera Bertindak

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:27

Panglima pwpdi buka peluang untuk seluruh masyarakat indonesi bergabung bisnis kereeennn..

Jumat, 15 Mei 2026 - 08:37

Cegah Kebakaran dari Dapur, Polres Metro Depok Imbau Warga Waspada Penggunaan Gas LPG

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:02

Forum KDKMP Pandeglang Desak DPRD Bentuk Pansus Dugaan Kisruh Anggaran Pelatihan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih 

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:54

Polsek Pamulang Lakukan Patroli ke Lapak Hewan Qurban, Berikan Himbauan Antisipasi Pencurian Jelang Idul Adha 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:47

Dikritik Soal IPAL dan Andalalin, Perwakilan SPPG Sindanglaya I: “Saya Dulu Wartawan dan Aktivis”

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x