KUANSING,RIAU/Pripamnewstv.id โ Polda Riau resmi mengoperasikan 27 unit Jembatan Merah Putih Presisi sebagai langkah strategis memutus isolasi wilayah di daerah terpencil. Program kolaboratif ini tidak hanya bertujuan memperkuat konektivitas antarwilayah, tetapi juga menjadi solusi nyata kepolisian dalam mendorong percepatan ekonomi dan akses pendidikan masyarakat di pelosok Provinsi Riau.
โ
โKapolda Riau, Irjen Pol Herry Heriawan, meresmikan langsung penggunaan jembatan tersebut di Desa Gobah, Kabupaten Kampar, Selasa (17/3/2026). Proyek ini merupakan bagian dari target besar pembangunan 110 jembatan di seluruh Riau yang diinisiasi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai turunan kebijakan Presiden. Dalam tahap awal ini, 27 jembatan telah rampung dan siap digunakan untuk mempermudah mobilitas warga yang selama ini terhambat akses transportasi.
โ
ini merupakan hasil sinergi lintas sektoral yang melibatkan jajaran kepolisian, pemerintah daerah, dan tokoh nasional. Hadir dalam peresmian tersebut Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Siti Hediati Hariyadi, serta Plt Gubernur Riau SF Hariyanto.
โKapolda Riau menegaskan bahwa peran Polri saat ini telah bertransformasi untuk lebih sensitif terhadap kebutuhan primer masyarakat.
โโPolisi hari ini harus hadir dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Jembatan ini adalah bukti konkret bahwa kami tidak hanya berfokus pada keamanan, tapi juga solusi persoalan dasar masyarakat. Ini adalah kerja kolaboratif; tanpa dukungan Forkopimda dan kepala daerah, percepatan ini tidak mungkin terjadi,โ tegas Irjen Pol Herry Heriawan.
โDampak signifikan mulai terlihat di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), khususnya di Kecamatan Pucuk Rantau. Jembatan yang menghubungkan Desa Muara Petai dan Muara Tiu kini telah berdiri kokoh, menggantikan akses lama yang sulit dilalui. Kapolres Kuansing, AKBP Hidayat Perdana, bersama Bupati Kuansing, Dr. H. Suhardiman Amby, menyatakan bahwa infrastruktur ini menjadi urat nadi baru bagi warga.
โ
โKehadiran jembatan ini mendapat sambutan positif dari berbagai lapisan masyarakat karena berdampak langsung pada biaya logistik dan waktu tempuh.
โโSekarang akses sudah terbuka. Anak sekolah lebih mudah berangkat, hasil kebun juga lebih cepat sampai ke pasar,โ ungkap AKBP Hidayat Perdana dan Bupati Suhardiman Amby secara bersamaan saat meninjau lokasi di Kuansing.
โDengan selesainya tahap awal ini, jajaran Polda Riau terus mengejar sisa pembangunan jembatan lainnya agar seluruh target di wilayah Riau dapat terpenuhi dalam waktu dekat. Program Jembatan Merah Putih Presisi ini diharapkan menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi lokal melalui distribusi hasil pertanian yang lebih lancar dan interaksi antarwilayah yang semakin intensif.***
cd/Red








