SINTANG –/) PropamNewsTv.id-Guna menekan angka kerusakan lingkungan, Polres Sintang bersama tim gabungan TNI, Sat Pol PP, dan Pemerintah Daerah menggelar sosialisasi serta imbauan penghentian aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kelurahan Kapuas Kanan Hilir, Selasa (17/3/2026).
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan di Mapolsek Sintang Kota pada pukul 14.30 WIB yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Sintang, Kompol Dedy Fahrudin Siregar, S.I.P., M.A.P. Sejumlah pejabat utama Polres Sintang diantaranya Kasat Intelkam AKP Albert Yusuf Iskandar, S.H., M.Sos, Kasat Reskrim Iptu Aditya Arya Nugroho, S.Tr.K., S.I.K., M.H., Kasat Binmas AKP Supoyo, Kasat Samapta AKP Supriyanto, serta unsur TNI dari Kodim 1205/Sintang, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta personel gabungan Polri, TNI dan Satpol PP serta unsur kewilayahan juga turut hadir untuk memastikan edukasi tersampaikan langsung kepada para pekerja tambang di kawasan Jalan Masuka Satu.
Kapolres Sintang AKBP Sanny Handityo, S.H., S.I.K., melalui Kabag Ops Kompol Dedy Fahrudin Siregar, menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai tindak lanjut atas keresahan masyarakat. Aktivitas PETI di aliran sungai dinilai sangat membahayakan, baik bagi ekosistem maupun keselamatan warga di bantaran sungai.
“Kami mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif. Fokus kami adalah memberikan pemahaman mengenai dampak negatif PETI, seperti risiko tanah longsor, banjir, hingga pencemaran air yang merugikan masyarakat luas,” ujar Kompol Dedy.
Dalam aksi persuasif tersebut, petugas meminta para pekerja untuk segera menghentikan aktivitasnya dan menggeser mesin tambang menjauh dari pemukiman. Tujuannya agar jalur air kembali normal dan kelestarian Sungai Melawi serta Sungai Kapuas tetap terjaga.
Kompol Dedy menambahkan bahwa pendekatan humanis ini membuahkan hasil positif.
“Alhamdulillah, masyarakat dapat menerima dan memahami imbauan kami. Kami berharap ke depan tidak ada lagi gesekan antara warga dengan aparat, karena semua pihak memiliki kesadaran yang sama untuk menjaga lingkungan,” imbuhnya.
Polres Sintang berkomitmen akan terus memantau wilayah tersebut secara berkelanjutan. Melalui sosialisasi ini, para pekerja diharapkan dapat beralih ke sektor pekerjaan lain yang lebih aman dan legal demi keselamatan bersama. ( Red )








