Pandeglang —//PropamNewsTv.id-Seorang wisatawan muda asal Kabupaten Tangerang dilaporkan tenggelam saat berenang di kawasan Pantai Kondominium Utara Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari ketiga pencarian di wilayah Pantai Pasauran.
Peristiwa tersebut bermula ketika rombongan wisatawan asal Tangerang yang berjumlah sekitar 45 orang berkunjung ke destinasi wisata Pantai Kondominium Utara Carita pada Kamis, 12 Maret 2026, sekitar pukul 17.00 WIB. Kedatangan mereka bertujuan untuk melaksanakan kegiatan buka puasa bersama.
Namun tak lama setelah tiba di lokasi, beberapa anggota rombongan diketahui melakukan aktivitas bermain air dan berenang di pantai. Padahal, saat itu waktu sudah menjelang Magrib dan kondisi pantai dinilai kurang aman untuk berenang.
“Sudah banyak yang mengingatkan agar tidak berenang karena waktu sudah menjelang Magrib. Namun sebagian dari mereka tetap berenang hingga akhirnya satu orang wisatawan terbawa arus,” ujar Ervin, petugas Balawista Kabupaten Pandeglang, Selasa (17/03/2026).
Korban diketahui bernama Raka Mudiawan (14), warga Rajeg, Kabupaten Tangerang. Saat kejadian, korban mengenakan celana pendek berwarna hitam dan tidak menggunakan kaos.
Menurut Ervin, korban sempat berusaha ditolong oleh masyarakat setempat serta beberapa temannya yang berada di lokasi. Namun upaya tersebut tidak berhasil menyelamatkan korban yang akhirnya dinyatakan hilang setelah terseret arus sekitar pukul 17.45 WIB.
Beberapa saksi mata yang berada di lokasi kejadian antara lain Fahri, Daniel Anam, Amin, Epul, dan Rayhan yang merupakan teman korban, serta Embang yang merupakan warga setempat.
Setelah laporan diterima, tim gabungan langsung melakukan upaya pencarian. Tim yang terlibat di antaranya Balawista, Basarnas, serta personel dari Polsek Carita. Setelah melakukan pencarian selama tiga hari, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Pantai Pasauran.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola Pantai Kondominium Carita belum memberikan klarifikasi maupun keterangan resmi terkait peristiwa tersebut.
Jurnalis:
Endang Suhendar, S.E.








