Polri dan Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak, Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Idul Fitri

- Reporter

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA  //propamnewstv.id/ – Kepolisian Negara Republik Indonesia bersama Perum Bulog menggelar Gerakan Pangan Murah secara serentak di seluruh Indonesia guna menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di 36 Polda dan sekitar 500 Polres di seluruh Indonesia, dengan pusat kegiatan nasional berada di wilayah Polda Metro Jaya.

 

Wakapolri, Komjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen Polri bersama pemerintah dalam memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau. “Pada pagi hari ini, Polri bersama Direktur Utama Bulog dan kementerian terkait melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah secara serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan di 36 Polda dan sekitar 500 Polres,” ujar Wakapolri kepada awak media, Jumat (13/3/2026).

 

Dalam kegiatan tersebut, Polri menyalurkan sekitar 1.337.375 kilogram atau sekitar 1.337 ton beras kepada masyarakat di berbagai daerah. Selain beras, masyarakat juga dapat memperoleh bahan pokok lain seperti gula, minyak goreng, tepung, serta kebutuhan pokok penting lainnya. Menurutnya, program ini juga bertujuan memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa stok pangan nasional berada dalam kondisi aman dan mencukupi.

 

“Perlu kami informasikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa stok pangan nasional berada dalam kondisi aman. Artinya masyarakat tidak perlu panik, karena ketersediaan stok pangan nasional masih sangat mencukupi,” jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa pada tahun 2026 Polri mendapatkan kuota sekitar 80.000 ton beras dari Bulog untuk disalurkan kepada masyarakat melalui berbagai program distribusi pangan.

 

“Kami akan terus berkoordinasi dan bersinergi dengan Bulog untuk mendistribusikan pangan kepada masyarakat. Kami menjamin bahwa ketersediaan pangan cukup dan stabilitas harga tetap terjaga sehingga semuanya dapat terjangkau oleh masyarakat,” lanjutnya. Di wilayah Polda Metro Jaya, kegiatan ini menyasar sekitar 3.000 penerima manfaat yang terdiri dari buruh, pengemudi ojek daring, masyarakat umum, organisasi kemasyarakatan, hingga unsur keamanan lingkungan seperti Linmas dan Pokdar Kamtibmas.

 

Selain penyaluran bahan pangan, Polri juga menyelenggarakan bakti kesehatan yang memberikan layanan kepada sekitar 3.000 masyarakat. Wakapolri menegaskan bahwa program Gerakan Pangan Murah tidak hanya dilaksanakan menjelang Idul Fitri, namun akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan hingga akhir tahun 2026. “Program ini tidak hanya dilaksanakan menjelang Hari Raya Idul Fitri, tetapi akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan hingga Desember 2026,” ujarnya.

 

Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara Bulog dan Polri dalam menjaga ketahanan pangan nasional. “Kami menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada jajaran Polri yang luar biasa dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional, salah satunya melalui Gerakan Pangan Murah,” katanya.

 

Ia menjelaskan bahwa kegiatan serupa sebelumnya juga telah dilaksanakan pada tahun 2025 dan kembali digelar tahun ini sebagai upaya membantu masyarakat menghadapi kebutuhan menjelang Idul Fitri. Menurutnya, kegiatan ini juga dilaksanakan secara masif bersama berbagai pihak, termasuk TNI dan kementerian terkait, guna mengantisipasi potensi panic buying di masyarakat. “Tujuannya tidak lain untuk mengantisipasi panic buying di masyarakat,” ujarnya.

 

Dirut Bulog juga memastikan bahwa kondisi stok beras nasional saat ini berada pada level yang sangat aman. “Kami melaporkan bahwa stok beras nasional sampai hari ini mencapai sekitar 3,9 juta ton. Ini merupakan stok tertinggi di bulan Maret sepanjang sejarah Indonesia merdeka,” ungkapnya. Ia memperkirakan pada akhir Maret 2026 stok beras nasional dapat mencapai sekitar 4,2 hingga 4,3 juta ton. Dengan target serapan Bulog sebesar 4 juta ton pada tahun ini, total stok beras nasional diproyeksikan bisa melampaui 5 juta ton pada akhir tahun. Dengan kondisi tersebut, pemerintah bersama Bulog dan Polri optimistis stabilitas pangan nasional dapat terjaga hingga akhir tahun 2026 serta memastikan masyarakat dapat menyambut Idul Fitri dengan aman dan tenang tanpa ke khawatiran terhadap ketersediaan bahan pokok.” Tegasnya,.

 

Tim (Red)

Berita Terkait

Buka Bersama Penghobi Biliard Rhinos : Merajut Silaturahmi di Atas Meja Hijau
Pelantikan Pengurus BEM UNUKASE Periode 2025/2026
𝗠𝗲𝗻𝗮𝗻𝘁𝗶 𝗛𝗮𝗿𝗮𝗽𝗮𝗻 𝗱𝗶 𝗨𝗷𝘂𝗻𝗴 𝗠𝗲𝗷𝗮 𝗕𝗲𝗹𝗮𝗷𝗮𝗿: 𝗝𝗲𝗿𝗶𝘁𝗮𝗻 𝗦𝗲𝗻𝘆𝗮𝗽 𝗦𝗶𝘀𝘄𝗮 𝗨𝗣𝗧 𝗦𝗗𝗡 𝟬𝟭𝟬 𝗦𝗶𝗯𝗶𝗿𝘂𝗮𝗻𝗴 𝗔𝗸𝗮𝗻 𝗣𝗿𝗼𝗴𝗿𝗮𝗺 𝗠𝗕𝗚.
Distribusi Makanan Bergizi Gratis di Sukaresmi Terlambat, Pengelola Dapur SPPG Perdana Diminta Klarifikasi
Operasi Ketupat Jaya 2026 Digelar, Polisi Siapkan Posko dan Titip Kendaraan Gratis di Polres Metro Tangerang Kota
Gema Wahyu dan Alunan Azan Cahaya Spiritual di Aula Karumuntiang SMAN 1 Sentajo Raya
PT Batamas Indah Permai di Laporkan atas Dugaan Perusakan Kawasan Hutan Lindung di Wilayah Punggur.
Polres HST Gelar Gerakan Pangan Murah, Bantu Masyarakat Dapatkan Sembako Terjangkau di Bulan Ramadhan
Tag :
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:00

Wali Kota Lantik 33 Kepala Sekolah dan 67 Pejabat Pengawas

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:54

Silaturahmi Tiga Pilar Kewilayahan, Farhan: Sinergi Jaga Stabilitas Kota

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:50

Potensi Zakat Fitrah 1447 Hijriah Kota Bandung Diprediksi Meningkat

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:45

Cegah Risiko Rumah Kosong, Warga Diimbau Koordinasi dengan RW Sebelum Mudik

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:48

Kodim 0615/Kuningan Gelar Bazar Ramadan dan Penyerahan Sembako Jelang Idul Fitri 1447 H

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:56

Hari Pertama Operasi Ketupat Lodaya 2026, Arus Lalu Lintas di Jalur Kadungora Masih Landai

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:54

Pembacok Usep di Padarincang Diduga Masih Berkeliaran, Keluarga Soroti Penanganan Aparat

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:48

Warga Desak Pemprov Perbaiki Jalan Berlubang di Jl. Raya Cikeusik – Munjul

Berita Terbaru

Uncategorized

Wali Kota Lantik 33 Kepala Sekolah dan 67 Pejabat Pengawas

Jumat, 13 Mar 2026 - 15:00

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x