Cegah Lonjakan Harga, Pemerhati Kebijakan Minta Satgas Pangan Pandeglang Aktif Sidak Pasar

- Reporter

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTEN //propamnewstv.id/  – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Pemerhati Kebijakan Pemerintah Panji Nugraha mengingatkan pemerintah daerah melalui Satgas Pangan Kabupaten Pandeglang agar bekerja lebih serius dalam mengawasi peredaran bahan pokok di pasaran. Peringatan tersebut disampaikan Panji karena setiap memasuki bulan Ramadhan hingga mendekati Idul Fitri, harga sejumlah kebutuhan pokok kerap mengalami lonjakan signifikan. Bahkan dalam beberapa kasus, harga komoditas tertentu dapat meningkat jauh di atas harga normal. Selasa 10-03-2026 Pandeglang Banten.

Menurut Panji, kondisi tersebut hampir selalu terjadi setiap tahun. Selain kenaikan harga, masyarakat juga sering dihadapkan pada persoalan kelangkaan barang kebutuhan pokok yang kemudian dijadikan alasan kenaikan harga yang sulit dikendalikan di pasaran.“Fenomena ini hampir selalu terjadi setiap tahun. Ketika Ramadhan dan menjelang Idul Fitri, harga bahan pokok melonjak dan kadang barang menjadi langka. Kondisi seperti ini tidak boleh dibiarkan terus berulang,” ujar Panji.

Ia menegaskan bahwa Satgas Pangan Kabupaten Pandeglang harus bekerja secara nyata di lapangan, bukan hanya sebatas mengeluarkan imbauan atau surat edaran.“Satgas pangan jangan hanya mengeluarkan imbauan. Harus ada langkah konkret seperti turun langsung ke pasar, melakukan pemantauan harga, hingga sidak untuk memastikan distribusi barang berjalan normal,” tegasnya.

Selain itu, Panji juga menyoroti sejumlah komoditas yang telah memiliki Harga Eceran Tertinggi (HET) dari pemerintah namun di lapangan sering ditemukan dijual melebihi harga tersebut. Beberapa di antaranya adalah gas LPG 3 kilogram yang secara resmi memiliki harga HET sekitar Rp16.000 hingga Rp19.000 per tabung (tergantung kebijakan daerah), serta minyak goreng kemasan sederhana merek Minyakita yang ditetapkan pemerintah dengan HET sekitar Rp15.700 per liter.

Tak hanya itu, Panji juga menyinggung harga komoditas pangan lain seperti beras medium yang HET-nya berkisar Rp10.900 hingga Rp11.800 per kilogram sesuai zonasi, serta gula konsumsi yang ditetapkan sekitar Rp14.500 per kilogram. Menurutnya, komoditas-komoditas tersebut seharusnya tetap dijual sesuai ketentuan karena sebagian telah mendapatkan pengaturan bahkan dukungan dari pemerintah.“Barang-barang itu sudah ada ketentuan HET-nya dari pemerintah. Kalau di lapangan dijual jauh di atas harga tersebut, berarti ada yang tidak beres dalam pengawasan distribusinya,” katanya.

Panji juga mengingatkan agar pemerintah daerah tidak memberi ruang bagi oknum yang mencoba mengambil keuntungan dengan memainkan harga pasar, terlebih pada momentum Ramadhan dan Idul Fitri yang kebutuhan masyarakat meningkat tajam.“Kita tidak ingin ada mafia-mafia pangan di Kabupaten Pandeglang yang memanfaatkan situasi ini. Jangan sampai ada penimbunan atau permainan harga yang akhirnya merugikan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap Satgas Pangan Kabupaten Pandeglang benar-benar aktif melakukan pengawasan di pasar-pasar tradisional maupun jalur distribusi bahan pokok, sehingga stabilitas harga dapat terjaga dan kebutuhan masyarakat menjelang hari raya tetap terpenuhi.“Kalau pengawasan dilakukan secara serius dan konsisten, harga bisa tetap stabil dan masyarakat bisa menjalani Ramadhan serta merayakan Idul Fitri dengan lebih tenang,” pungkasnya.

Sumber : panji

Dedi (Red)

Berita Terkait

*Polda Kalsel Gelar Sosialisasi Dan Edukasi Anti Judi Daring dan Penipuan Digital di SMAN 5 Banjarbaru*
Habiburokhman Apresiasi Kapolri Gas Pol Berantas Narkoba di Sumut dan Aceh
PERSATUAN WARTAWAN DUTA-PENA INDONESIA (PWDPI) PROVINSI BANTEN MENYAMPAIKAN DUKA CITA MENDALAM ATAS WAFATNYA DRS. H. FATHAN SUBCHI, M.A.P.
Baznas Buka Posko Dapur Air di Lokasi Karhutla Gunung Ciremai, Dukung Kebutuhan Relawan  
Polda Kalsel Gelar Sosialisasi Dan Edukasi Anti Judi Daring dan Penipuan Digital di SMAN 5 Banjarbaru
Peringati Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Polres Tabalong Gelar Bakti Sosial Bersihkan Mushola
Polisi Peduli Pendidikan, Kapolres Tabalong Sambangi SMAN 1 Tabalong, Edukasi Pelajar tentang Bahaya Judi Daring dan Penipuan Digital
Polres Barito Kuala dan BNN Perkuat Sinergi, KRYD Digelar untuk Tekan Peredaran Gelap Narkoba
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 02:35

Satlantas Polres Kuningan Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Penegakan Hukum ETLE Diaktifkan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:40

TNI dan Warga Gotong Royong Percepat Pembangunan Jembatan Garuda

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:42

Polres Balangan Gelar Operasi Zebra Intan 2026, Kapolres Tekankan Keselamatan dan Disiplin Pengendara

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:15

Polda Kalsel Terima 100 Personel BKO untuk Perkuat Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:51

Polda Kalsel Gelar Operasi Patuh Intan 2026: Utamakan Tindakan Preemtif dan Preventif

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:45

Polres Demak Libatkan TNI dan Instansi Lain Dalam Operasi Patuh Candi 2026 untuk Menekan Angka Kecelakaan

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:40

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar Resmi Lepas Kontingen Daerah Menuju PORPROV XV Jawa Barat 2026, 440 Personel Siap Tampil di 32 Cabang Olahraga  

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:35

Kebakaran Rumah Milik Pemkab Batola di Marabahan, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta

Berita Terbaru

Uncategorized

TNI dan Warga Gotong Royong Percepat Pembangunan Jembatan Garuda

Selasa, 27 Okt 2026 - 01:40

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x