PANDEGLANG /// Propamnewstv.id — Anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana dalam Dana BOS SD sering kali dipertanyakan publik karena dugaan ketidaksesuaian antara dana yang fantastis dengan kondisi fisik sekolah yang tetap kumuh.
Seperti halnya SDN Munjul 1, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Kondisi ini tentunya menjadi pertanyaan banyak kalangan publik terkait penggunaan realisasi keuangan Dana BOS yang telah diperoleh.
Tampak plafon bagian belakang dan toilet terkesan tidak diperhatikan sama sekali oleh pihak sekolah. Hal itu diketahui saat tim media ini melakukan pemantauan dilapangan pada minggu, (8/3/2026).
Sementara diduga dalam laporan realisasi anggaran Dana BOS biaya untuk pemeliharaan sarana dan prasarana di sekolah tersebut mencapai puluhan juta rupiah pada Tahun Angaran 2025.
Temuan ini menunjukkan indikasi adanya dugaan laporan fiktif, minimnya transparansi, serta toilet atau gedung yang tidak terawat, maka pihak berwenang seperti Dinas Pendidikan dan inspektorat diharapkan melakukan audit secara menyeluruh untuk mencegah kerugian negara lebih lanjut.
Sementara itu, Kepala sekolah SDN Munjul 1 Ade Suhanda saat dikonfirmasi melalaui pesan whatsapp kepada media menyampaikan senin, (9/3/2026).
“Masya Allah lihat ke sekolah pemeliharaan meja tulis sudah kami laksanakan.terus sanitasi air sudah. kami pembuatan gerasi motor sudah kami laksanakan dengan jumlah uang yang di gunakan 21 jt yang kami kelola tahun kemarin.” Ujarnya
Ade pun nyampaikan. “Tahun kemarin itu yang di utamakan depan dulu pak dan tahun ini insyaallah semua pemeliharaan sudah Kami anggarkan baik taman buat gelar karya siswa, terus WC dan belakang insyaallah rampung di tahun ini 2026 anggaran semester 2.” Kata Kepsek
Menimbang hal tesebut di atas, Ketua komunitas Aktivis Ikatan Rakyat Reformasi (IKRAR) Kabupaten Pandeglang, M. Jihad, S.H mengatakan akan menindaklanjuti hal dugaan temuan tesebut.
โDari informasi di atas. Fasilitas sekolah tak terawat kita dapat menduga kemungkinan besar pengelolaan keuangan Dana BOS di sekolah tersebut ada yang tidak beres, dan dalam waktu dekat ini kami akan segera melayangkan surat permohonan Audensi ke dinas pendidikan kabupaten pandeglang. “Tegasnya
Sementara itu, awak media masih berupaya meminta konfirmasi Dinas terkait hingga berita ini pun di tayangkan.
Tim/red





