Wali Murid Penerima MBG Kecam Oknum Pengelola Dapur SPPG di Desa Cibungur – Sukaresmi, Menu Dinilai Tak Sebanding dengan Besaran Anggaran

- Reporter

Senin, 9 Maret 2026 - 06:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTEN //propamnewstv.id/ — Di sebuah desa yang sunyinya biasa diisi oleh doa dan harapan orang tua untuk masa depan anak-anaknya, kegelisahan kini tumbuh seperti awan yang menggantung berat di langit. Walimurid penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Cibungur, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, menyuarakan kecaman terhadap oknum mitra pengelola program yang dinilai tidak menjalankan amanah sebagaimana mestinya, Senin (9/03/2026).

Program MBG yang dirancang sebagai ikhtiar negara untuk memastikan terpenuhinya gizi anak-anak, pada hakikatnya adalah pertemuan antara kebijakan dan nurani. Ia bukan sekadar soal nasi di atas piring, melainkan janji tentang masa depan yang lebih sehat bagi generasi yang akan mewarisi negeri ini.

Namun bagi sebagian walimurid di Cibungur, janji itu terasa seperti gema yang memudar. Seorang walimurid, Kasman, mengungkapkan bahwa menu makanan yang disajikan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikelola mitra program di desa tersebut diduga keras tidak sebanding dengan besaran anggaran yang semestinya dialokasikan.

“Setelah kami hitung, menu yang diberikan tidak mencapai Rp10 ribu per porsi,” ujarnya dengan nada yang mencerminkan kegelisahan. SPPG sendiri merupakan unit layanan yang bertugas mengelola penyediaan makanan bergizi dalam program MBG, termasuk pengadaan bahan pangan dari pemasok lokal. Dalam konsepnya, sistem ini dirancang agar rantai distribusi gizi berjalan transparan sekaligus memberdayakan ekonomi lokal.

Namun di lapangan, realitas sering kali menjadi cermin yang lebih jujur daripada dokumen perencanaan. Bagi para orang tua, persoalan ini bukan sekadar hitung-hitungan rupiah. Ia menyentuh sesuatu yang lebih dalam kepercayaan. Sebab setiap rupiah yang dialokasikan untuk makanan anak-anak sejatinya adalah titipan publik—titipan nurani bangsa.

Dalam tradisi moral yang panjang, amanah selalu dipandang sebagai ujian bagi manusia. Kekuasaan, sekecil apa pun bentuknya, selalu mengandung pertanyaan yang sama: apakah ia dijalankan untuk kebaikan bersama, atau justru tergelincir oleh godaan kepentingan sesaat. Seorang filsuf pernah mengatakan bahwa korupsi yang paling menyedihkan bukanlah ketika uang negara hilang, melainkan ketika rasa malu juga ikut menghilang.

Makanan anak-anak adalah simbol paling sederhana dari keadilan sosial. Ketika piring mereka terisi dengan layak, negara hadir sebagai penjaga masa depan. Namun ketika isi piring itu dipertanyakan, masyarakat pun bertanya: di mana nurani para pengelola amanah?

“Walimurid berharap pihak terkait melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan program MBG di Desa Cibungur. Transparansi anggaran, kualitas menu, serta pengawasan terhadap mitra pelaksana menjadi tuntutan yang disuarakan agar tujuan program tidak melenceng dari semangat awalnya”.

Bagi masyarakat desa, harapan itu sederhana anak-anak mereka makan dengan layak, tumbuh dengan sehat, dan para pengelola amanah mengingat bahwa di balik setiap kebijakan selalu ada mata yang tak terlihat—mata sejarah, dan bagi yang beriman, juga mata Tuhan. Sebab pada akhirnya, setiap perbuatan manusia mungkin bisa disembunyikan dari laporan administrasi. Namun tidak pernah benar-benar tersembunyi dari suara hati.

Tim (Red)

Berita Terkait

Pokdakamtibmas Polres Tangsel Gelar Lomba PBB ,Tingkatkan Disiplin dan Kekompakan Warga
Polri Mutasi 1.121 Personel, Perkuat Organisasi Hingga Daerah
Sinergi Pusat dan Daerah, KPP Pratama Sampit dan Bapenda Seruyan Perkuat
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Demak Gelar Ziarah Makam Pahlawan dan Tabur Bunga
Penguatan Organisasi di Tubuh Polri, 6 Pejabat Utama dan 5 Kapolres di Jajaran Polda Kalteng Alami Pergantian
PT Mitra Pelabuhan Mandiri Tempuh Jalur PTUN Terkait Kebijakan Bupati Aceh Barat
Pimpinan Media Propam News TV Ajak Seluruh Kaperwil Miliki Kepemimpinan Berkualitas
*Kapolri Mutasi Besar-besaran di Polda Kalsel: Sejumlah PJU dan Kapolres Berganti Posisi*
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:40

Pokdakamtibmas Polres Tangsel Gelar Lomba PBB ,Tingkatkan Disiplin dan Kekompakan Warga

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:33

Polri Mutasi 1.121 Personel, Perkuat Organisasi Hingga Daerah

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:27

Sinergi Pusat dan Daerah, KPP Pratama Sampit dan Bapenda Seruyan Perkuat

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:04

Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Demak Gelar Ziarah Makam Pahlawan dan Tabur Bunga

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:57

Penguatan Organisasi di Tubuh Polri, 6 Pejabat Utama dan 5 Kapolres di Jajaran Polda Kalteng Alami Pergantian

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:16

Pimpinan Media Propam News TV Ajak Seluruh Kaperwil Miliki Kepemimpinan Berkualitas

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:11

*Kapolri Mutasi Besar-besaran di Polda Kalsel: Sejumlah PJU dan Kapolres Berganti Posisi*

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:04

Survei Litbang Kompas: Masyarakat Nilai Pelayanan Polri Semakin Profesional dan Berkualitas

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x