Jumling Bupati Bandung di Masjid Al Jumhuriah, Kang DS Sampaikan Program BESTI

- Reporter

Jumat, 6 Maret 2026 - 08:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. BANDUNG –//propamnewstv.id/-Bupati Bandung Dadang Supriatna kembali melaksanakan agenda rutin Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Al Jumhuriah, Kampung Pasar Baru RT 05/RW 03, Desa Majakerta, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan Jumling tersebut menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dengan para ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta unsur pemerintahan setempat.

Didampingi para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kang DS—sapaan akrab Dadang Supriatna—juga memberikan santunan kepada anak-anak yatim yang hadir di Masjid Al Jumhuriah.

Dalam sambutannya, Kang DS mengatakan bahwa kegiatan Jumat Keliling merupakan tradisi yang sudah ia lakukan sejak menjabat Kepala Desa Tegalluar pada tahun 1998.

“Melaksanakan silaturahmi melalui Jumling ini sudah menjadi kebiasaan saya sejak menjadi kepala desa. Saat itu saya rutin melakukan Jumat Keliling, pengajian keliling, hingga tarawih keliling,” ujar Kang DS di hadapan para jamaah.

Ia menambahkan, saat ini belum semua masjid jami di Kabupaten Bandung dapat dikunjungi dalam kegiatan Jumling, mengingat jumlah masjid yang mencapai sekitar 7.000 masjid.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bandung juga menyerahkan bantuan sebesar Rp250 juta untuk pemeliharaan Masjid Al Jumhuriah.

“Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat. Yang paling utama adalah memakmurkan masjid agar kesehatan batiniah masyarakat terjaga. Sehat tidak cukup hanya secara fisik, tetapi juga sehat batin,” katanya.

Menurut Kang DS, sekitar 90 persen penyakit berasal dari faktor pikiran, sedangkan 10 persen lainnya disebabkan kondisi fisik yang kurang stabil. Karena itu, keberadaan masjid diharapkan mampu menjadi pusat syiar sekaligus meningkatkan ketenangan batin masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kang DS juga melaporkan sejumlah capaian kinerja pemerintahannya bersama Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb pada periode kedua kepemimpinan 2025–2030.

“Setelah dilantik pada 20 Februari 2025, alhamdulillah hingga saat ini dari 57 rencana aksi yang kami canangkan sudah terealisasi sekitar 74 persen,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bandung tahun 2025 mencapai 75,58 poin.

Salah satu faktor peningkatan IPM tersebut didukung oleh berbagai program di bidang pendidikan dan keagamaan, termasuk program insentif guru ngaji yang tetap berjalan meskipun Transfer Ke Daerah (TKD) Kabupaten Bandung berkurang sekitar Rp1 triliun.

“Walaupun TKD berkurang sekitar Rp1 triliun, insentif guru ngaji tetap kami pertahankan sebesar Rp109 miliar per tahun,” jelasnya.

Program tersebut diperuntukkan bagi sekitar 17.000 kuota guru ngaji, meskipun saat ini baru terdaftar sekitar 15.800 guru ngaji yang menerima insentif sebesar Rp350.000 per bulan, yang dibayarkan setiap tiga bulan sekali.

Selain itu, para guru ngaji juga mendapatkan perlindungan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, termasuk jaminan kecelakaan kerja dan santunan kematian sebesar Rp42 juta, serta tambahan santunan hingga Rp174 juta bagi ahli waris untuk melanjutkan pendidikan apabila kepesertaan telah berjalan selama tiga tahun.

Pada bidang pendidikan, Kang DS turut memperkenalkan program BESTI (Beasiswa Ti Bupati) yang ditujukan bagi siswa berprestasi namun berasal dari keluarga kurang mampu.

“Banyak anak-anak yang cerdas, berprestasi, bahkan hafal Al-Qur’an, tetapi tidak bisa melanjutkan kuliah karena keterbatasan ekonomi. Maka program BESTI ini kami hadirkan untuk membantu mereka,” ujarnya.

Pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Bandung menyiapkan 250 kuota calon mahasiswa melalui program tersebut, dengan target peningkatan hingga 500 mahasiswa setiap tahun.

Ia juga mengajak masyarakat untuk segera mendaftarkan anak-anak berprestasi yang membutuhkan bantuan pendidikan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) atau melalui aplikasi resmi yang disediakan Pemkab Bandung.

Lebih lanjut Kang DS menjelaskan bahwa peningkatan IPM Kabupaten Bandung dipengaruhi oleh tiga indikator utama, yakni kesehatan, pendidikan, dan daya beli masyarakat.

Dari sisi kesehatan, rata-rata usia harapan hidup masyarakat Kabupaten Bandung mencapai 75,70 tahun. Sementara pada sektor pendidikan, rata-rata lama sekolah mencapai 9,40 tahun, yang turut didukung oleh program PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) yang diikuti sekitar 50.000 warga setiap tahun.

Sedangkan dari sisi daya beli masyarakat, rata-rata pengeluaran per kapita tercatat sebesar Rp11.683.000.

Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pemerintah daerah juga mendorong berbagai program strategis nasional seperti MBG (Makan Bergizi Gratis) dan KDKMP (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih).

“Melalui program-program ini kita berharap dapat memperkuat ekonomi kerakyatan dan mencerdaskan generasi bangsa menuju Indonesia Unggul 2045,” pungkasnya.

Red I Aziz Naga

Berita Terkait

Pemkab Natuna Peringati Malam Nuzulul Qur’an 1447 H di Masjid Agung Baitul Izz
Babinsa Karanggede dan Komduk Turun Malam Hari, Patroli Desa Klari Demi Jaga Keamanan Warga
Pembagian Takjil di Depan Polsek Gantar polres indramayu
Persit Kartika Chandra Kirana Cabang L Kodim 0735/Surakarta Ikuti Zoom Meeting Sosialisasi Program PERSIT BISA 2
Perkuat Profesionalisme Penyidik, Polda Jateng Gelar Seminar Hukum Bahas Implementasi KUHP dan KUHAP Baru
Wabup Tuti Buka Gebyar Ramadan 1447 H di Pesantren Terpadu Al-Mutawally
Babinsa Berjibaku dengan Lumpur dan Rasa Gatal Saat Bantu Petani Panen Padi
Perkuat Sinergi Media dan Polri, Aziz Naga Kunjungi Polres Kuningan Terkait Liputan Operasi Ketupat

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:48

Pemkab Natuna Peringati Malam Nuzulul Qur’an 1447 H di Masjid Agung Baitul Izz

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:37

Babinsa Karanggede dan Komduk Turun Malam Hari, Patroli Desa Klari Demi Jaga Keamanan Warga

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:25

Pembagian Takjil di Depan Polsek Gantar polres indramayu

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:41

Perkuat Profesionalisme Penyidik, Polda Jateng Gelar Seminar Hukum Bahas Implementasi KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:38

Wabup Tuti Buka Gebyar Ramadan 1447 H di Pesantren Terpadu Al-Mutawally

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:30

Babinsa Berjibaku dengan Lumpur dan Rasa Gatal Saat Bantu Petani Panen Padi

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:25

Perkuat Sinergi Media dan Polri, Aziz Naga Kunjungi Polres Kuningan Terkait Liputan Operasi Ketupat

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:21

Jaringan Peredaran Narkotika Tabalong Berhasil Di Ringkus, 4 Orang Terjaring

Berita Terbaru

Uncategorized

Pembagian Takjil di Depan Polsek Gantar polres indramayu

Jumat, 6 Mar 2026 - 13:25

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x