SURABAYA – //propamnewstv
Id/- Dalam rangka meningkatkan kesiapan operasional unsur laut dan udara, KRI Brawijaya-320 yang merupakan unsur Satuan Kapal Eskorta Koarmada II melaksanakan uji interoperabilitas Heli Traversing System (HTS) bersama Heli Panther AS565 MBe dari Skuadron Udara 100, Wing Udara 2 Puspenerbal. Kamis, ( 05/03/2026 )
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pembinaan Operasi dan Latihan (Binopslat) Triwulan I Tahun Anggaran 2026. Fokus utama latihan ini adalah uji coba pengoperasian Mantis RAM (Remote Aircraft Mover), komponen vital dari sistem HTS di KRI Brawijaya-320. Alat ini dirancang untuk menarik, memindahkan, dan menempatkan helikopter di geladak kapal dengan presisi tinggi dan aman, terutama saat kapal menghadapi dinamika gelombang di laut lepas.
Tujuan utama dari uji interoperabilitas ini adalah memastikan integrasi optimal antara teknologi di kapal perang dengan unsur udara TNI Angkatan Laut. Heli Panther AS565 MBe, sebagai alutsista pendukung operasi maritim, menjadi mitra krusial dalam memvalidasi sistem tersebut.
Selain menguji keandalan perangkat, latihan ini menjadi sarana bagi prajurit TNI AL untuk menyelaraskan Prosedur Tetap (SOP) dan memperkuat koordinasi antara kru kapal perang dengan kru helikopter. Hal ini diharapkan mampu menciptakan efektivitas total dalam setiap pelaksanaan tugas operasi di masa depan.
Latihan ini merupakan implementasi langsung dari instruksi Pangkoarmada II Laksda TNI I G. P. Alit Jaya, S.H., M.Si. Beliau menekankan agar setiap unsur KRI senantiasa menjaga kesiapsiagaan dan profesionalisme prajurit serta memastikan kesiapan alutsista demi menjaga kedaulatan serta keamanan wilayah laut Indonesia.
Sumber : Dispenal ( WID )






