MINAHASA UTARA, // PropamNewstv.id – Semangat gotong royong membahana di sepanjang jalan poros Manado-Bitung. Koramil 1310-05/Kauditan Kodim 1310/Bitung bersama jajaran Pemerintah Kecamatan Kauditan dan masyarakat melaksanakan aksi Karya Bakti skala besar pada Jumat (13/02/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Danramil 1310-05/Kauditan, Lettu Inf Isak Mangimpis, ini melibatkan sedikitnya 300 personel gabungan. Aksi bersih-bersih ini menyisir area mulai dari Desa Tumaluntung hingga Desa Watudambo, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara.
Turut hadir di lokasi untuk memantau jalannya kegiatan, Camat Kauditan Vilma Antonie, S.H., M.M., dan Kapolsek Kauditan Ipda Romy Sumampow. Seluruh jajaran ASN kantor kecamatan, para Hukum Tua (Kepala Desa) se-Kecamatan Kauditan, perangkat desa, serta warga setempat bahu-membahu dalam aksi lingkungan ini.
Fokus utama kerja bakti ini adalah pembersihan bahu jalan dari rumput liar yang mulai merambah badan jalan. Menggunakan mesin paras, sapu, dan penggaruk, petugas membersihkan sampah organik maupun non-organik, serta menyingkirkan ranting pohon yang mengganggu pemandangan dan keamanan jalan.
Camat Kauditan, Vilma Antonie, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif TNI. Ia menyebut kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari program Presiden terkait Gerakan Indonesia Asri serta tindak lanjut instruksi Bupati Minut untuk melaksanakan kerja bakti serentak setiap hari Jumat.
“Walaupun di tengah arus lalu lintas yang ramai, TNI, Polri, dan masyarakat tetap antusias bersinergi agar jalan poros ini terlihat indah dan nyaman,” ujar Vilma.
Senada dengan itu, Danramil Lettu Inf Isak Mangimpis menegaskan bahwa pembersihan ini krusial untuk keselamatan pengguna jalan. Semak belukar yang terlalu rimbun dinilai berpotensi mempersempit badan jalan dan membahayakan pengendara.
“Kami ingin memastikan lingkungan bersih dan rapi. Namun yang lebih utama, ini adalah cara kami menjaga semangat kebersamaan dan mempererat Kemanunggalan TNI dengan Rakyat,” tegas Danramil.
Aksi ini diharapkan dapat menjadi pemicu kesadaran kolektif masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan secara mandiri, sekaligus membuktikan peran TNI sebagai motor penggerak pembangunan di tingkat desa.
Sumber : Pendim 1310/Bitung. ( Red )








