Kabupaten Tangerang, // PropamNewstv.id – Beredarnya foto karangan bunga ucapan Dirgahayu ke-8 Kodim 0510 Tigaraksa yang dikirim oleh Puskesmas Jayanti dan Camat Jayanti menjadi sorotan dan perbincangan hangat di WhatsApp Group (WAG) warga Jayanti. Sejumlah warga dan aktivis mempertanyakan penggunaan anggaran untuk pengiriman karangan bunga tersebut. Selasa (10/02/2026).
Sorotan ini mencuat lantaran sebelumnya Puskesmas Jayanti disebut menolak permohonan bantuan anggaran untuk kegiatan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Isra Mi’raj yang diselenggarakan oleh Masjid Al-Jihad Jayanti dengan alasan tidak tersedianya anggaran.
“Sangat bertolak belakang. Saat kami memohon bantuan untuk acara PHBI Isra Mi’raj, pihak Puskesmas menyampaikan tidak ada anggaran. Namun untuk mengirim karangan bunga ucapan yang nilainya sekitar Rp650 ribu justru bisa tersedia,” ujar salah seorang warga Jayanti yang enggan disebutkan namanya.
Ia menambahkan, kegiatan PHBI yang diajukan merupakan bentuk penghormatan kepada Rasulullah SAW serta memiliki nilai keagamaan dan sosial yang penting bagi umat Islam di lingkungan tersebut.
Menurutnya, proposal permohonan bantuan tersebut telah disampaikan secara resmi oleh Ketua RT setempat langsung ke Puskesmas Jayanti yang berada di wilayahnya.
“Yang menghadap membawa proposal adalah Ketua RT setempat langsung ke Puskesmas Jayanti. Tapi tetap ditolak dengan alasan tidak ada anggaran,” tuturnya dengan nada kecewa.
Komentar senada juga disampaikan oleh Media Center Jayanti (MCJ) di dalam WAG warga Jayanti. MCJ menyinggung adanya kerja sama iklan yang hingga kini belum direalisasikan pembayarannya dengan alasan serupa.
“Iklan sudah sebulan belum ada pembayaran dengan alasan belum ada anggaran, tapi bisa kirim karangan bunga,” tulis MCJ dalam komentarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Puskesmas Jayanti maupun Camat Jayanti belum memberikan klarifikasi atau tanggapan resmi terkait polemik tersebut. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi sesuai dengan Undang-Undang Pers yang berlaku.//red//tim
Sumber: Ketua Bonai








